Pertolongan Pertama Pada Cedera Mata

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Cedera mata tentu memerlukan perawatan profesional, namun jika keadaan sangat darurat, pertolongan pertama penting dilakukan untuk mencegah cedera semakin parah. Cedera mata yang paling umum memerlukan pertolongan pertama adalah ketika masuknya suatu partikel ke dalam mata, seperti debu, serpihan kayu, kaca, logam, beton, atau zat keras lainnya. Selain itu, partikel kimia, uap dan energi radiasi juga dapat menyebabkan cedera pada mata.

Dorongan alami untuk menggosok mata pasti akan muncul saat itu, tapi jangan sesekali melakukannya jika Anda tidak ingin cedera mata semakin parah. Menggosok mata menyebabkan partikel tajam merusak jaringan halus yang melapisi bagian dalam dari mata. Berikut adalah panduan pertolongan pertama pada cedera mata oleh American Red Cross.

Hal yang tidak boleh dilakukan pada cedera mata

Berikut ini adalah beberapa hal yang harus dihindari ketika terjadi cedera mata:

  • Jangan pernah menyentuh mata untuk memeriksa benda asing di dalamnya sebelum Anda mencuci tangan terlebih dahulu. Jika tidak, kotoran mungkin akan masuk ke mata dan menyebabkan cedera parah.
  • Jangan pernah bertindak dengan kasar, ini mungkin akan memperburuk cedera bola mata.
  • Jangan pernah melepaskan benda asing dengan tusuk gigi, batang korek, pisau, magnet, atau benda yang lain.
  • Jangan mencabut benda yang tertancap di mata. Ingatlah untuk membawa pasien ke dokter jika objek asing tertancap di dalam mata.

Cara mengambil objek asing yang tidak menancap di mata

Berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan untuk mengambil partikel yang masuk ke mata, namun tidak menancap di mata:

  1. Tarik ke bawah kelopak mata bawah dan lihat apakah ada objek yang terletak pada permukaan membran selaput tutupnya. Jika ya, objek itu harus diangkat secara lembut dengan kapas atau aplikator lainnya yang sudah dibasahi dengan air (jangan gunakan kapas kering di sekitar mata).
  2. Pegang bulu mata kelopak atas dengan lembut antara ibu jari dan telunjuk, sarankan pasien untuk melihat ke atas, dan tarik kelopak mata tersebut ke depan dan belakang hingga melalui kelopak bawah. Objek asing yang terdapat pada membran selaput kelopak atas sering kali dapat terlepas dan menghilang oleh air mata.
  3. Siram mata dengan air bersih. Hal ini dapat dilakukan dengan semprotan kecil atau dengan tetes mata. Jangan pernah melumasi alat apapun pada pengobatan pertolongan pertama dalam keadaan apapun.
  4. Jika benda asing masih hadir atau tertanam pada mata segera hubungi dokter. Benda asing yang tertahan dapat menyebabkan perubahan jaringan dan mengembangkan bekas luka. Dalam beberapa kasus, hal ini dapat menyebablan kehilangan penglihatan. Ingat, peradangan selaput mata mungkin akan menyebabkan peradangan simpatik yang lain.
  5. Dalam kasus cedera serius, terapkan pad kain kasa steril atau pad mata oval. Tutup kedua mata pasien ketika ia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
  6. Jika pasien dalam keadaan syok berat atau koma, tutuplah kelopak mata untuk mencegah kerusakan visual yang mungkin timbul akibat pengeringan bola mata. Jika kelopak mata gagal tertutup, mereka harus ditutup dengan kasa atau mencegahnya terbuka dengan pita perekat atau plester.

Apa yang harus dilakukan pada kasus cedera mata lain?

Saran terbaik adalah untuk mengantarkan korban ke dokter sesegera mungkin. Kerusakan pada kelopak bisa disebabkan oleh perawatan non-ahli. Satu-satunya pengobatan pertolongan pertama yang direkomendasikan adalah aplikasi kasa steril atau pad kasa yang dibalut dengan kuat.

Apa yang harus dilakukan jika terjadi luka bakar pada mata?

Panas, bahan kimia, gas atau partikel kimia dapat menyebabkan luka bakar pada mata. Biasanya jika bahan berbahaya mendekati mata, kelopak akan secara refleks menutup, sehingga hanya permukaan kelopak yang terkena luka bakar. Luka bakar pada kelopak mata bagaimanapun dapat menjadi serius, karena bisa merusak saluran air mata dan menyebabkan jaringan parut. Bahan kimia seperi asam, alkali, anhidrida, atau deterjen mungkin menyembur ke dalam mata sebelum Anda sempat menutup mata, sehingga dapat menyebabkan cedera mata yang parah. Jika itu terjadi, segeralah mencuci mata oleh air bersih dalam jumlah yang banyak.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

    Mungkin Anda kaget saat tahu kalau kelopak mata bengkak tiba-tiba. Ada banyak hal yang bisa bikin kelopak mata Anda bengkak. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit

    Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

    Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

    Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

    Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

    Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    kode wadah plastik pada makanan atau minuman

    Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    botol plastik hangat

    Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
    manfaat bersepeda

    Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
    penyebab cantengan; kuku cantengan

    Mengapa Kuku Bisa Cantengan dan Bagaimana Mengobatinya?

    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 5 menit