Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Rasanya tidak lengkap kalau makan asinan atau rujak tanpa kehadiran bengkoang. Bengkoang atau bengkuang adalah salah satu jenis umbi jalar yang banyak ditemukan di Asia dan Amerika Selatan. Selain sebagai pelengkap bahan sajian makanan, apa saja manfaat bengkoang untuk kesehatan tubuh?

Kandungan gizi dan manfaat bengkoang untuk tubuh

Di dalam bengkoang terdapat beberapa kandungan gizi penting antara lain mineral, fitonutrien, dan senyawa organik lainnya. Terdapat pula serat makanan, vitamin C, vitamin E, asam folat, vitamin B6, asam pantotenat, kalium, magnesium, mangan, tembaga, zat besi, dan sejumlah kecil protein nabati. Berikut ini merupakan manfaat penting pada bengkoang yang berguna baik untuk kesehatan tubuh:

1. Mengatasi masalah pencernaan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, salah satu kandungan pada bengkoang yaitu mengandung serat makanan. Serat makanan nyatanya baik untuk membantu proses pencernaan tubuh. Dengan adanya serat pada kandungan bengkoang, serat tersebut berdampak baik untuk mengatasi sembelit, perut kembung, diare, hingga gangguan pencernaan lainnya.

2. Meningkatkan sistem imun tubuh

Pada jumlah 100 gram buah bengkoang, sudah terkandung 40% kebutuhan dosis vitamin C harian di dalam tubuh. Asupan vitamin C dalam tubuh memainkan peran penting dalam menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Jika kekebalan tubuh meningkat, tubuh jadi tidak akan mudah terserang bakteri, virus, ataupun jamur yang dapat menyebabkan penyakit.

Selain itu, vitamin C yang terdapat pada manfaat bengkoang mengandung zat antioksidan alami yang mampu memerangi radikal bebas hasil polusi. Pasalnya, radikal bebas di tubuh dapat menyebabkan bahaya kesehatan yang mengkhawatirkan. Bahaya tersebut erat kaitannya dengan penyakit jantung, kerusakan otak, bahkan hingga kanker.

3. Meningkatkan kepadatan tulang

Salah satu kandungan manfaat bengkoang adalah kaya akan mineral penting untuk tubuh. Mineral tersebut meliputi kandungan magnesium, zat tembaga, dan zat besi. Mineral tidak hanya berguna untuk meningkatkan kepadatan tulang tubuh saja, namun juga bermanfaat untuk menyembuhkan dan memicu pertumbuhan tulang baru yang rusak.

4. Mengandung kadar glukosa rendah yang baik untuk diet diabetes

Selain kandungan seratnya tinggi, bengkoang juga mengandung kadar glukosa rendah yang baik untuk diet penderita diabetes. Kadar oligofruktosa inulin dalam bengkoang adalah sejenis karbohidrat yang sulit dicerna tubuh. Jadi, Anda tidak perlu khawatir tentang kadar gula darah dalam tubuh yang naik saat mengonsumsi bengkoang dalam jumlah banyak.

5. Mendukung kesehatan otak

Vitamin B6 atau piridoksin yang terkandung pada bengkoang, memiliki khasiat untuk mengembangkan kemampuan kognitif dan fungsi otak lainnya. Selain baik untuk fungsi otak, vitamin B6 juga berperan baik untuk mengubah asam protein menjadi asam amino yang digunakan tubuh untuk membantu memperbaiki proses metabolisme dan kerja organ tubuh.

6. Menjaga kesehatan kulit

Salah satu vitamin yang banyak terkandung dalam bengkoang adalah vitamin C. Karena kandungan vitamin C-nya yang tinggi ini, bengkoang sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit.

Vitamin C ditemukan dalam lapisan luar (epidermis) dan dalam (dermis) kulit Anda. Vitamin C merupakan antioksidan yang dapat membantu memproduksi kolagen agar kulit tetap sehat. Vitamin C dapat menghilangkan tanda-tanda penuaan karena berperan dalam sintesis kolagen dalam tubuh. Vitamin C juga dapat membantu memperbaiki dan mencegah kulit kering, serta melindungi kulit dari sinar matahari.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

Tak hanya membuat kita lupa waktu, bermain smartphone terlalu lama juga bisa memicu berbagai jenis gangguan kesehatan. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Psikologi 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Siku Kering? Ini 6 Cara Efektif untuk Mengatasinya

Siku kering hingga berwarna putih bukan hanya merusak penampilan, tapi juga kadang membuat tidak nyaman. Begini cara mengatasinya.

Ditulis oleh: Priscila Stevanni
Hidup Sehat, Tips Sehat 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

Banyak orang menilai gigi gingsul membuat senyuman pemiliknya bertambah manis. Berikut serba-serbi kesehatan gigi gingsul yang perlu Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novita Joseph
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit

5 Cara Diet Tanpa Sayur yang Aman untuk Tubuh

Di semua anjuran makanan sehat, selalu saja ada sayur di dalamnya. Bagaimana jika Anda tak suka makan sayur? Berikut ini diet tanpa sayur tapi tetap sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat, Tips Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab bau mulut

Wajib Tahu 15 Penyebab Bau Mulut yang Mengganggu!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 9 menit
penyebab mulut kering

7 Penyebab Mulut Kering Selain Dehidrasi yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 6 menit
kedutan mata kiri atas

9 Cara Alami Memanjangkan Bulu Mata Supaya Lebih Lentik

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Penyebab Serangan Jantung Pada Anak Muda

Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 5 menit