Sudah mengurangi porsi makan tapi tak kunjung kurus? Mungkin Anda masih kurang olahraga. Olahraga dapat membantu membakar kalori tubuh, dengan begitu kalori yang keluar akan lebih banyak dibandingkan kalori yang masuk sehingga penurunan berat badan akan tercapai. Kebanyakan orang suka malas berolahraga karena tidak mau capek, takut kepanasan, malas gerak, dan lain sebagainya. Tapi, Anda mungkin bisa coba berenang, siapa tahu berat badan bisa turun dengan berenang. Bagaimana berenang menurunkan berat badan?

Apakah berenang menurunkan berat badan?

Bagi Anda yang kelebihan berat badan dan ingin kurus, berenang mungkin bisa menjadi salah satu cara untuk membantu Anda menurunkan berat badan. Saat berenang, tubuh dapat membakar kalori cukup banyak. Berenang selama 60 menit dapat membakar sekitar 500 kalori untuk menghasilkan energi, bahkan bisa mencapai sekitar 700 kalori.

Semakin berat tubuh Anda, semakin banyak kalori yang bisa dibakar saat berenang. Berapa banyak kalori yang dibakar saat berenang juga ditentukan oleh gaya berenang yang Anda pakai.

Gaya kupu-kupu bisa Anda pakai jika Anda ingin membakar kalori secara maksimal. Dalam 10 menit, berenang gaya kupu-kupu bisa membakar kalori hingga 150 kalori pada orang dewasa dengan berat 72,5 kg. Selain gaya kupu-kupu, gaya bebas juga bisa Anda gunakan untuk membakar kalori lebih banyak. Setelah itu, gaya dada dan gaya punggung, yang pembakaran kalorinya setara dengan jalan cepat atau jogging.

Jika ingin berat badan cepat turun, sebaiknya berenang setidaknya 30 menit per hari. Hal ini karena pada menit-menit awal berenang, tubuh akan membakar karbohidrat terlebih dulu dan setelah itu baru membakar lemak. Pembakaran lemak biasanya terjadi setelah sekitar 20 menit Anda berenang. Sebaiknya mulailah berenang dengan durasi 10 menit terlebih dahulu, jika Anda baru mulai berenang, dan kemudian bisa Anda tingkatkan durasinya secara bertahap.

Menurut American Heart Association, berenang selama 30-60 menit dalam 4-6 hari seminggu dapat membantu Anda menurunkan berat badan dan mengurangi risiko kesehatan, seperti stroke, diabetes, dan penyakit jantung, dilansir dari Fitday.

berenang saat puasa

Bagaimana berenang bisa membakar banyak kalori?

Berenang menurunkan berat badan karena semua otot tubuh digunakan saat berenang, termasuk otot di tubuh bagian bawah, tubuh bagian atas, otot inti, dan otot punggung. Selain itu, berenang juga membuat organ jantung dan paru bekerja lebih berat untuk menyediakan oksigen yang dibutuhkan tubuh. Sehingga, banyak kalori yang dibakar oleh tubuh untuk menyediakan energi saat Anda berenang.

Penggunaan otot saat berenang juga dapat melatih otot lebih kuat dan meningkatkan massa otot. Hal ini kemudian dapat membuat tingkat metabolisme meningkat sehingga tubuh bisa membakar kalori lebih banyak, walaupun sedang tidak berenang.

Anda mungkin tidak menyadari bahwa Anda sudah mengeluarkan banyak usaha saat berenang dan tidak merasa sangat lelah saat berenang. Tapi jangan salah, sebenarnya tubuh Anda banyak bergerak dan kehilangan banyak energi saat berenang. Namun, karena gerakannya di air, jadi Anda tidak merasa berat saat melakukan gerakan. Pada dasarnya, air dapat menetralisasi gravitasi, membuat Anda kurang berbobot, sehingga tubuh akan lebih mudah bergerak tanpa usaha yang banyak.

Berenang juga merupakan olahraga dengan risiko cedera yang sangat rendah. Anda bisa berenang hampir tiap hari tanpa harus khawatir akan cedera. Ini tentu menjadi sebuah keunggulan olahraga renang dibandingkan olahraga lainnya, seperti lari, untuk menurunkan berat badan.

mengatasi rasa sedih

Setelah berenang, jangan makan terlalu banyak

Akan percuma jadinya jika Anda makan banyak setelah mengeluarkan banyak kalori saat berenang, ini berlaku untuk semua jenis olahraga. Hal ini tentu bisa membuat berat badan sulit turun walaupun Anda sudah olahraga.

Nafsu makan Anda mungkin meningkat setelah berenang karena terpapar suhu air yang dingin. Namun, sebaiknya tetap jaga nafsu makan Anda. Makan untuk menghangatkan kembali tubuh Anda boleh Anda lakukan, tapi perhatikan porsinya.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca