home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Renang Dapat Menambah Tinggi Badan?

Benarkah Renang Dapat Menambah Tinggi Badan?

Mempunyai badan yang tinggi merupakan idaman setiap orang. Ya, tinggi badan yang cukup tinggi membuat penampilan seseorang terlihat lebih baik dan juga dapat menunjang aktivitasnya. Namun, untuk mencapai tinggi badan yang diidamkan mungkin tidak semudah itu. Tak heran, banyak orangtua membiasakan anaknya untuk melakukan olahraga renang sebagai salah satu upaya untuk menambah tinggi badan anak. Namun, apakah benar renang dapat menambah tinggi badan?

Renang dapat menambah tinggi badan, apa benar?

Renang menjadi salah satu olahraga yang diandalkan untuk membantu menambah tinggi badan anak. Banyak orangtua yang telah mengajarkan anaknya sedari kecil dengan harapan anak bisa tumbuh tinggi melebihi orangtuanya. Ini memang tidak salah.

Renang bisa menjadi salah satu olahraga paling baik yang dapat mendukung pertumbuhan tinggi badan anak. Tapi, perlu digarisbawahi bahwa tidak hanya olahraga renang saja. Olahraga lainnya juga dapat mendukung pertumbuhan tinggi badan anak karena saat olahraga hormon pertumbuhan dilepaskan oleh tubuh.

Bagaimana renang bisa menambah tinggi badan?

Renang dapat memicu pelepasan hormon pertumbuhan yang mendukung pertumbuhan tinggi badan. Selain itu, hampir semua otot-otot dalam tubuh terpakai (bekerja) saat berenang sehingga dapat membantu menambah tinggi badan anak. Otot, terutama otot kaki, lengan, tulang belakang, dan dada banyak diberikan penekanan saat berenang. Hal ini dapat meningkatkan fungsi otot dan juga meningkatkan pelepasan energi. Memang, menggerakkan tubuh dalam air bisa lebih sulit dibandingkan menggerakkan tubuh di udara.

Renang juga dianggap dapat membantu perpanjangan tulang belakang dan kaki, sehingga akhirnya dapat menambah tinggi badan. Tapi, jangan lupa untuk melakukan latihan peregangan sebelum berenang. Sebaiknya, perkenalkan olahraga renang kepada anak sedini mungkin. Berenang dapat menstimulasi tumbuh kembang anak dan juga membawa manfaat lainnya. Berenang memungkinkan anak untuk menghirup lebih banyak oksigen. Oksigen ini kemudian dapat membantu tubuh anak dalam memperbaiki sel-sel yang rusak.

Apa saja faktor yang memengaruhi tinggi badan seseorang?

Perlu diingat bahwa, terdapat banyak faktor yang memengaruhi tinggi badan (bukan hanya olahraga saja). Ketika semua faktor tersebut tidak didukung, maka pertumbuhan tinggi badan juga tidak dapat berjalan dengan optimal. Jadi, jika Anda mengandalkan renang saja tanpa memenuhi kebutuhan nutrisi anak, maka pertumbuhan tinggi badan anak pun akan terhambat.

Dua faktor utama yang memengaruhi tinggi badan seseorang adalah genetik dan lingkungan. Jika kedua orangtua tinggi, maka anaknya dengan mudah bisa mencapai tinggi badan yang tinggi. Sedangkan, jika kedua orangtua pendek, maka anaknya mempunyai tinggi badan yang mungkin tidak jauh dari orangtuanya. Inilah yang disebut dengan faktor genetik atau keturunan.

Namun, jangan berkecil hati, faktor genetik ini bisa dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Jadi, jika faktor lingkungan mendukung anak untuk tumbuh lebih tinggi, maka bisa saja anak lebih tinggi dari orangtuanya. Oleh karena itu, tetap perhatikan nutrisi, olahraga, dan kualitas tidur anak sebagai upaya untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

  • Nutrisi baik. Tentu, nutrisi sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama pertumbuhan tinggi badan. Jadi, usahakan untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisi anak. Berikan anak makanan yang mengandung protein tinggi. Protein dapat mendukung pertambahan tinggi badan anak.
  • Cukup tidur. Anak membutuhkan tidur setidaknya selama 10-12 jam per malam. Saat tidur, sel-sel dalam tubuh bekerja untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Tanpa tidur yang cukup, anak tidak dapat tumbuh dengan baik.
  • Olahraga rutin. Pastikan anak untuk bergerak aktif. Anak yang aktif dapat memiliki pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan anak yang hanya menghabiskan waktunya di depan televisi. Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang bisa membuat anak tetap aktif, sehingga mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Grow Taller Naturally. (2013). Can Swimming Make You Grow Taller – Grow Taller Naturally. [online] Available at: http://growtallernatural.com/swimming-grow-taller-gain-height/ [Accessed 7 Feb. 2017].

Your Body Changing. Does Swimming Make You Taller – Your Body Changing. [online] Available at: http://yourbodychanging.com/does-swimming-make-you-taller/ [Accessed 7 Feb. 2017].

Griffin, S. (2015). How to Increase Height for Kids. [online] LIVESTRONG.COM. Available at: http://www.livestrong.com/article/224696-how-to-increase-height-for-kids/ [Accessed 7 Feb. 2017].

Gavin, M. L. (2015). Growth and Your 6- to 12-Year-Old. [online] Available at: http://kidshealth.org/en/parents/growth-6-12.html# [Accessed 7 Feb. 2017].

Foto Penulis
Ditulis oleh Arinda Veratamala
Tanggal diperbarui 11/02/2017
x