6 Langkah Membentuk Perut Six Pack

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

Memiliki perut six pack merupakan idaman setiap orang. Selain menandakan kebugaran, perut six pack baik pada pria maupun wanita juga membuat seseorang lebih atraktif. Untuk memiliki perut six pack, Anda harus fokus kepada pembakaran lemak tubuh, bukan pada penurunan berat badan. Di bawah ini terdapat cara membentuk perut six pack yang baik dan benar, yaitu:

1. Makan cukup protein

Protein dapat membentuk otot dan membakar lemak pada tubuh. Dari seluruh makronutrien (protein, kerbohidrat, dan lemak), protein memiliki efek termogenik tertinggi, yaitu efek yang memproduksi panas untuk mengurangi kelelahan pada tubuh. Itulah yang menyebabkan protein disebut sebagai makronutrien yang paling berharga dari semuanya.

Hal tersebut juga menjadi alasan para atlet profesional dan binaragawan untuk makan makanan yang banyak mengandung protein. Ini berlaku bukan hanya untuk pria, tetapi wanita juga. Pada dasarnya, semua manusia memiliki DNA dan jaringan tubuh yang sama, sehingga kita semua butuh protein untuk tetap hidup sekaligus membakar lemak.

2. Makan karbohidrat setelah berolahraga

Banyak orang yang keliru dan percaya bahwa karbohidrat adalah makronutrien yang buruk dan dapat menyebabkan gemuk. Namun, gandum alami atau karbohidrat tepung seperti ubi, beras merah, dan oatmeal sebenarnya cukup bermanfaat untuk misi Anda membentuk perut six pack, terutama jika dikonsumsi setelah berolahraga. Ketika Anda makan karbohidrat setelah berolahraga, karbohidrat hanya memiliki sedikit kemungkinan untuk berubah menjadi lemak tubuh.

Cobalah untuk makan karbohidrat dalam jumlah sedang, disertai 1-2 mangkuk sayuran setiap Anda makan. Hal ini akan memastikan tubuh Anda mendapatkan vitamin, mineral, antioksidan, dan serat yang dibutuhkan untuk menjalankan seluruh fungsi tubuh dan juga menjaga agar tubuh tetap sehat.

3. Makan lemak sehat

Pastikan Anda juga manyertakan lemak sehat pada makanan Anda terutama lemak tak jenuh ganda dan lemak tak jenuh tunggal seperti kacang-kacangan mentah, selai kacang, minyak ikan, dan minyak zaitun. Lemak makanan dari sumber-sumber tersebut akan menjaga tingkat insulin stabil, yang penting untuk menurunkan lemak perut dan membentuk perut six pack.

Namun, bukan berarti Anda harus mengonsumsi satu kantong kacang. Ini artinya Anda tidak perlu takut untuk mengonsumsi lemak sehat dalam makanan Anda. Dengan menggabungkan protein dengan sejumlah sayuran hijau, karbohidrat yang seimbang, dan lemak sehat, Anda akan meningkatkan metabolisme dan mengubah tubuh Anda menjadi mesin pembakar lemak selama 24 jam dalam sehari.

Bagian yang terbaik adalah Anda dapat melakukan pembentukan perut six pack tanpa suplemen, peralatan latihan perut, ataupun ratusan crunch.

4. Berhenti melakukan crunch

Mike Wunsch, C.S.C.S, pendiri Men’s Health, mengatakan bahwa gerakan otot perut klasik seperti sit-up dan crunch akan bekerja hanya pada otot-otot yang berfungsi untuk melenturkan tubuh, yaitu pada tulang belakang bagian bawah. Namun gerakan multi sendi, seperti angkat beban, akan menghasilkan jauh lebih besar penurunan lemak total dan pembentukan otot daripada crunch dan sit-up. Angkat beban dapat membangun otot dan stamina tubuh. Hal ini akan mempertahankan massa otot Anda sambil membakar lemak tubuh.

Anda juga dapat menggabungkan angkat beban dan latihan lainnya untuk hasil yang lebih baik. Lakukanlah latihan gabungan pada program latihan Anda seperti:

Barbell squat

3861_1 3861_2

Dumbbell lunges

32_1 32_2

Barbell deadlift

3831_1 3831_2

Seated barbell military press

382_1 382_2

Dips-chest version

145_1 145_2

Close-grip barbell bench press

23_1 23_2

Pullups

46_1 46_2

Barbell bench press medium grip

360_1 360_2

Pushups

70_1 70_2

5. Berhenti menghabiskan waktu Anda di treadmill

Jika Anda hanya memiliki waktu sekitar 30-40 menit untuk olahraga, maka setiap detiknya harus dimanfaatkan dengan baik. Studi di University of Southern Maine menemukan bahwa satu set latihan angkat beban membakar kalori dengan jumlah yang sama banyak ketika kita berlari dengan waktu 6 menit per 1,6 km. Jadi, setiap detik Anda mengangkat beban, Anda akan menghasilkan lebih banyak energi.

Studi di University of North Dakota juga menyatakan bahwa angkat beban melalui berbagai gerakan dapat meningkatkan fleksibilitas Anda daripada berlari.

6. Melakukan latihan inti secukupnya

Wunsch mengatakan bahwa melatih otot inti ketika otot-otot Anda masih segar dapat mencapai keuntungan dalam meningkatkan stamina tubuh. Jika Anda fokus ke penguatan inti otot, Anda bisa mengangkat beban yang lebih berat dalam latihan angkat berat, sehingga tubuh akan membakar kalori lebih banyak dan otot yang bekerja juga akan lebih banyak.

BACA JUGA:

Yang juga perlu Anda baca