home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Manfaat Melatih Otot Inti Selain Bikin Perut Sixpack

5 Manfaat Melatih Otot Inti Selain Bikin Perut Sixpack

Otot inti merupakan serangkaian otot kompleks yang membentang mulai dari otot dada bawah, perut, punggung, hingga otot pada bagian sekitar panggul. Otot inti berperan menstabilkan dan melindungi tulang belakang dan tergabung dalam hampir setiap gerakan tubuh manusia.

Anggap saja otot inti sebagai penghubung utama antara tubuh bagian atas dan bawah. Baik saat Anda sedang memukul bola tenis atau mengepel lantai, gerakan ini berasal dari otot inti tubuh Anda atau bergerak melaluinya.

Banyak orang berpendapat bahwa latihan otot inti identik dengan program membentuk perut sixpack. Padahal, ada segudang manfaat melatih otot inti yang lebih dari sekedar latihan untuk membentuk otot perut. Apa sajakah itu? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Berbagai manfaat melatih otot inti bagi kesehatan tubuh

Selain gerakan push up dan sit up sesekali, latihan otot ini mungkin sering Anda abaikan. Melatih otot ini akan sangat bermanfaat untuk mencapai kebugaran tubuh yang optimal, terlebih apabila Anda memadukannya dengan olahraga kardio rutin.

Nah, berikut adalah ulasan mengenai sejumlah manfaat latihan otot inti bagi kesehatan tubuh yang sayang untuk Anda lewatkan.

1. Mencegah risiko cedera

kram perut saat olahraga

Otot inti yang lemah bisa menyebabkan kelelahan, ketahanan tubuh berkurang, dan rentan cedera. Daripada berpikiran memperoleh perut sixpack, Marta Purdy, fisioterapis dan instruktur pilates dari Halifax Health Centre seperti dikutip dari Best Health Magazine menyarankan Anda untuk membangun stabilitas otot inti terlebih dahulu, baru kekuatan intinya.

Pasalnya, meskipun Anda rajin berolahraga belum tentu bisa memiliki perut sixpack. Apabila Anda memiliki otot inti yang kuat, hal ini bisa menstabilkan koordinasi tubuh Anda dan bekerja seperti penahan benturan alami untuk sendi. Sehingga bisa membantu mengurangi rasa sakit akibat cedera, mencegah jatuh, dan cedera selama olahraga ataupun kegiatan fisik lainnya.

Latihan otot inti tidak selamanya melibatkan gerakan yang sulit untuk pemula lakukan. Pada tahap awal, Anda bisa melakukan gerakan plank atau senam Kegel yang cukup efektif untuk meningkatkan stabilitas otot inti.

2. Mempermudah aktivitas sehari-hari

Perlu Anda sadari bahwa berbagai kegiatan, misalnya membungkuk untuk memakai sepatu, mengangkat boks berat, menoleh ke belakang, duduk di kursi, mengemudi, atau berdiri diam merupakan beberapa dari banyak rutinitas harian yang sangat mengandalkan otot inti.

Anda mungkin tidak menyadarinya sampai tubuh mungkin terasa kaku atau sakit. Terlalu lama duduk dan kurang olahraga bisa melemahkan otot-otot bagian tengah tubuh Anda. Kurang olahraga juga bisa menunjukkan tanda-tanda lain, seperti kelelahan, badan pegal-pegal, gangguan pencernaan, hingga berat badan yang mudah naik

Selain itu, otot inti yang lemah dan tidak fleksibel bisa mengganggu fungsi lengan dan kaki. Hal ini bisa menguras tenaga dari setiap gerakan yang Anda lakukan. Melatih otot inti dengan teknik yang benar dapat menggenjot kekuatannya. Mengembangkan torso tubuh yang kuat berarti membangun stabilitas dan kekuatan otot inti.

3. Memperbaiki postur tubuh

Otot inti lemah berkontribusi pada kebiasaan membungkuk. Latihan otot inti ini bermanfaat dalam melatih otot-otot pada bagian punggung bawah, pinggul, perut, dan panggul sebagai pusat gravitasi Anda sebenarnya, sehingga bisa bekerja secara harmonis.

Ketika Anda memperkuat punggung bagian atas dan bahu, otot-otot akan tertarik ke belakang dan turun sehingga menghapus jejak tubuh yang bungkuk. Hal ini bisa memberikan tubuh Anda postur yang stabil dan lebih baik. Postur tubuh yang baik membuat Anda tampak lebih tinggi dan ramping, yang bisa menggenjot kepercayaan diri Anda secara keseluruhan.

Menstabilkan otot inti tubuh juga bermanfaat dalam mengurangi keausan tulang belakang. Hal ini memungkinkan untuk bernapas lebih dalam dan mengasah keterampilan motorik halus Anda. Keterampilan motorik yang tajam membuat Anda dapat bereaksi dengan cepat dan tetap seimbang pada permukaan yang tidak stabil, misalnya saat menyeberang jalanan licin.

Selain itu juga, postur tubuh yang baik juga meningkatkan kemampuan Anda untuk melakukan aktivitas fisik yang lebih intens. Beberapa di antaranya seperti berlari, berenang, panjat tebing, atau pilates.

4. Menunda proses penuaan dini

latihan otot inti wanita

Berolahraga yang bisa menjaga tubuh Anda tetap bugar juga mampu melindungi sistem-sistem penting di bawah permukaan kulit. Inti tubuh tidak hanya ada di mana organ-organ dan sistem saraf pusat memusatkan energi, melainkan juga di mana pembuluh darah dan arteri terbesar pada tubuh Anda berada.

Sekitar 10 persen dari lemak tubuh mengendap antara dinding perut dan organ-organ Anda, seperti hati dan usus. Hal-hal inilah yang menjadi lemak berbahaya, sehingga kelebihan lemak pada area ini dapat menyebabkan masalah-masalah kesehatan lain, mulai dari penyakit hati, demensia, hingga kanker payudara.

Manfaat melatih otot inti juga bisa meremajakan sistem tubuh yang membantu mengoptimalkan proses pengiriman sinyal ke otak, metabolisme, pembersihan racun, penyerapan gizi, serta pengaturan keseimbangan hormon. Alhasil, semua hal tersebut berperan dalam menunda proses penuaan dini yang bisa membuat Anda tampak dan merasa sehat serta bugar.

5. Mengoptimalkan program kebugaran

Sebuah program kebugaran secara umum melibatkan olahraga kardio dan latihan kekuatan otot. Untuk mengoptimalkan manfaat dan mempercepat Anda mencapai tujuan berolahraga, pertimbangkanlah untuk memasukkan latihan otot ini ke dalam program kebugaran.

American College of Sports Medicine (ACSM) merekomendasikan Anda untuk melakukan latihan kekuatan otot yang efektif, termasuk latihan otot inti tubuh, selama 2 hari per minggu. Dalam satu hari latihan, Anda setidaknya bisa melakukan 1-3 set latihan dengan setiap set terdiri dari 8-12 kali pengulangan.

Selain itu, pastikan Anda sudah cukup melakukan olahraga kardio. ACSM merekomendasikan orang dewasa setidaknya melakukan 30 menit latihan aerobik intensitas sedang selama 5 hari per minggu, atau 20 menit latihan intensitas tinggi selama 3 hari per minggu.

Sebuah program kebugaran belum tentu sesuai dengan semua orang, lebih baik konsultasikan ke dokter mengenai kondisi ini terlebih apabila mengalami masalah kesehatan yang bisa memengaruhi performa latihan Anda.

health-tool-icon

Kalkulator BMI (IMT)

Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Orlov, A. (2017). Hate Crunches? 6 Better Core Exercises for Beginners. Life by Daily Burn. Retrieved 9 January 2017, from http://dailyburn.com/life/db/beginner-core-exercises-for-ab-workouts/

Top 5 Reasons to Strengthen Your Core. Best Health Magazine Canada. (2017). Retrieved 9 January 2017, from https://www.besthealthmag.ca/article/5-reasons-to-strengthen-your-core/

The real-world benefits of strengthening your core. Harvard Health. (2012). Retrieved 9 January 2017, from https://www.health.harvard.edu/healthbeat/the-real-world-benefits-of-strengthening-your-core

Why your core muscles matter. Mayo Clinic. (2020). Retrieved 14 June 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/fitness/in-depth/core-exercises/art-20044751

Physical Activity Guidelines Resources. American College of Sports Medicine. (2019). Retrieved 14 June 2021, from https://www.acsm.org/read-research/trending-topics-resource-pages/physical-activity-guidelines

ACSM Guidelines for Strength Training. American College of Sports Medicine. (2019). Retrieved 14 June 2021, from https://www.acsm.org/blog-detail/acsm-certified-blog/2019/07/31/acsm-guidelines-for-strength-training-featured-download

Bae, W., Ok, J., Lim, D., Shin, S., & Lee, K. (2018). Comparison of the Effects of Plank and Kegel Exercises on Core Muscle Thickness. Journal Of The Korean Society Of Integrative Medicine, 6(1), 91-98. https://doi.org/10.15268/ksim.2018.6.1.091

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Ajeng Quamila Diperbarui 22/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x