home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Cara Mudah Buat Hand Sanitizer Sendiri di Rumah

Cara Mudah Buat Hand Sanitizer Sendiri di Rumah

Anda pasti sudah tahu bahwa cuci tangan sangat berguna untuk melindungi tubuh dari berbagai kuman dan penyakit. Namun, ada juga saat-saat di mana Anda mungkin kesulitan menemukan air dan sabun untuk cuci tangan. Salah satu solusi yang bisa Anda pilih adalah hand sanitizer. Selain praktis dan tidak membutuhkan air, komposisi hand sanitizer juga sebenarnya cukup sederhana, bahkan Anda bisa meracik hand sanitizer sendiri di rumah. Simak cara membuat hand sanitizer selengkapnya di bawah ini.

Mengapa harus membuat hand sanitizer sendiri?

Sebelum memahami cara bikin hand sanitizer, Anda perlu tahu kenapa sebaiknya hand sanitizer dibuat sendiri di rumah.

Produk-produk pembersih tangan yang dijual di pasaran mengandung berbagai bahan kimia tambahan yang sebenarnya tidak perlu.

Bahan-bahan tersebut antara lain adalah agen antibakteri bernama triklosan dan triklokarban. Penelitian yang dirilis oleh FDA (badan pengawas obat dan makanan) di Amerika Serikat pada 2013 membuktikan bahwa agen antibakteri tersebut ternyata tidak bisa mengincar kuman dan bakteri penyebab penyakit seperti flu dan batuk.

Lebih jauh, FDA melaporkan bahwa penggunaan produk antibakteri yang mengandung triklosan atau triclokarban tidak lebih ampuh dalam membersihkan tangan dibandingkan dengan produk yang bersifat alami tanpa tambahan zat kimia tertentu.

Dampak dari hand sanitizer yang mengandung triklosan atau triklokarban memang tidak akan langsung terasa. Biasanya penggunaan rutin dalam jangka waktu tiga sampai lima tahun baru akan mengakibatkan kulit kering dan sensitif.

Komposisi dan bahan hand sanitizer

Untuk membuat hand sanitizer sendiri di rumah, ada 2 cara dengan jenis alkohol yang berbeda sesuai dengan standar WHO. Anda bebas memilih satu dari 2 formula tersebut.

Berikut bahan-bahan yang perlu Anda persiapkan untuk membuat 10 liter hand sanitizer:

Formula 1

  • Alkohol etanol 96%: 8,33 liter
  • Hidrogen peroksida 3%: 417 ml
  • Gliserol 98%: 145 ml
  • Air distilasi (suling), atau air matang yang sudah dibiarkan hingga dingin

Formula 2

  • Alkohol isopropil 99,8%: 7,51 liter
  • Hidrogen peroksida 3%: 417 ml
  • Gliserol 98%: 145 ml
  • Air distilasi (suling), atau air matang yang sudah dibiarkan hingga dingin

Alat-alat yang dibutuhkan

Selain bahan-bahan di atas, Anda juga memerlukan alat-alat berikut:

  • Gelas atau botol plastik ukuran 10 liter dengan tutup penyumbat
  • Jerigen plastik ukuran 50 liter (lebih baik terbuat dari plastik polypropylene atau polyethylene) dengan warna tembus pandang untuk melihat tingkat cairan
  • Tangki stainless steel ukuran 80-100 liter
  • Pengaduk dari kayu, plastik, atau logam
  • Tabung pengukur
  • Gelas takar, corong plastik, atau logam
  • Beberapa botol plastik dengan tutup penyumbat (anti bocor) ukuran 100 ml, atau
  • Beberapa botol kaca atau plastik ukuran 500 ml dengan tutup penyumbat (anti bocor)
  • Alkoholmeter, dengan pengukur skala suhu di bagian bawah dan konsentrasi (persentase) etanol di bagian atas

Cara membuat hand sanitizer

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu Anda ikuti dalam membuat hand sanitizer:

  1. Persiapkan bahan-bahan dengan formula yang Anda pilih.
  2. Masukkan alkohol terlebih dahulu ke dalam jerigen.
  3. Tambahkan hidrogen peroksida ke dalam jerigen.
  4. Masukkan gliserol ke dalam jerigen.
  5. Tambahkan 1 liter air yang sudah didistilasi.
  6. Aduk hingga tercampur dengan rata.
  7. Bagi isi jerigen tadi ke dalam botol ukuran 100 atau 500 ml. Simpan terlebih dahulu selama 72 jam sebelum digunakan. Jauhkan dari paparan sinar matahari.
  8. Pembersih tangan siap untuk dibawa ke mana pun Anda dan keluarga bepergian.

Penting untuk Anda ingat bahwa hand sanitizer hanya berperan sebagai pembersih alternatif apabila Anda kesulitan mencari air dan sabun.

Selain itu, hand sanitizer mungkin tidak akan bekerja dengan baik pada tangan yang terlihat sangat kotor atau berminyak. Hal ini biasa terjadi setelah Anda makan, berkebun, atau melakukan aktivitas olahraga.

Air dan sabun juga jauh lebih efektif dalam membunuh beberapa jenis kuman, seperti Cryptosporidium, norovirus, dan Clostridium difficile.

Meski pembersih tangan apa pun dengan kandungan alkohol dapat membunuh kuman, ada kemungkinan beberapa orang tidak menggunakan cukup banyak hand sanitizer atau mengelap tangan sebelum sanitizer benar-benar kering.

Ditambah lagi, pemakaian pembersih tangan berbahan dasar alkohol secara berkepanjangan berisiko membuat kulit menjadi lebih kering dan sensitif.

Maka dari itu, cara paling utama dan efektif dalam menjaga kebersihan diri adalah dengan cuci tangan pakai air dan sabun.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Guide to Local Production: WHO-recommended Handrub Formulations – WHO. (2010). Retrieved March 2, 2021, from https://www.who.int/gpsc/5may/Guide_to_Local_Production.pdf 

Hand Sanitizer Use Out and About – CDC. (n.d.). Retrieved March 2, 2021, from https://www.cdc.gov/handwashing/pdf/HandSanitizer-p.pdf 

When & How to Use Hand Sanitizer – CDC. (2020). Retrieved March 2, 2021, from https://www.cdc.gov/handwashing/show-me-the-science-hand-sanitizer.html 

Antibacterial Soap? You Can Skip It, Use Plain Soap and Water – FDA. (2019). Retrieved March 2, 2021, from https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/antibacterial-soap-you-can-skip-it-use-plain-soap-and-water

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh Shylma Na'imah
Tanggal diperbarui 07/11/2016
x