Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Aktivitas mencuci tangan, mandi, sikat gigi dan lainnya adalah hal yang sering Anda lakukan. Anda juga pasti tahu bahwa hal tersebut dilakukan untuk menjaga kebersihan diri. Sayangnya, tidak semua orang tahu tentang cara menjaga kebersihan diri dengan benar, termasuk alasan kenapa mereka harus menjaga kebersihan diri selain memang sudah menjadi rutinitas.

Mengapa kita perlu menjaga kebersihan diri?

menjaga kebersihan kelamin

Kebersihan diri atau personal hygiene adalah tindakan untuk memelihara kebersihan dan kesehatan seseorang untuk memperoleh kesejahteraan fisik dan psikis yang optimal.

Menjaga kebersihan tubuh perlu dilakukan karena tiga alasan, yaitu:

1. Alasan sosial

Menjaga kebersihan diri dapat membantu Anda menghindari citra tubuh yang negatif.

Lagipula, siapa yang suka dibicarakan oleh orang lain, terutama ketika yang dibicarakan adalah karena bau badan, bau ketiak, bau mulut, gigi kuning, atau hal yang berkaitan dengan tubuh Anda?

2. Alasan kesehatan

Kebersihan diri yang buruk bisa meningkatkan risiko Anda terkena penyakit, seperti diare atau infeksi lainnya.

Berikut adalah berbagai penyakit yang bisa menyerang jika kebersihan diri tidak dijaga dengan baik:

  • Demam
  • Infeksi kulit
  • Keracunan makanan
  • Tifus
  • Cacingan
  • Hepatitis
  • Infeksi saluran kemih
  • Gigi berlubang

Dengan menjaga kebersihan diri, Anda bisa mencegah terkena penyakit-penyakit di atas.

3. Alasan psikologis

Kebersihan diri yang baik bisa meningkatkan rasa percaya diri Anda, terutama dalam situasi sosial.

Panduan menjaga kebersihan diri

Bila selama ini Anda telah melakukan berbagai aktivitas untuk menjaga kebersihan diri berikut ini, berarti Anda termasuk orang yang bersih.

Bila Anda belum melakukan lima hal penting di bawah, Anda bisa mulai dari sekarang.

1. Cuci tangan pakai sabun

mencegah hepatitis

Sebagian besar infeksi bisa terjadi karena Anda menyentuh makanan atau mulut Anda dengan kondisi tangan yang kotor.

Oleh karena itu, mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu cara menjaga kebersihan diri yang bisa Anda lakukan untuk menghindari infeksi penyakit.

Anda dianjurkan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama pada saat:

  • Usai menggunakan toilet.
  • Sebelum dan sesudah makan.
  • Sebelum memasak atau menyiapkan makanan.
  • Setelah memegang hewan.
  • Berada di sekitar seseorang yang batuk atau pilek.

Pilih hand wash dengan kandungan aloe vera yang memiliki fungsi tambahan untuk melembutkan kulit.

Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, pilih hand wash yang mengandung allergen-free fragrance. Dengan begitu, Anda bisa tetap menjaga kebersihan serta kelembutan kulit tangan sekaligus.

Namun, jika Anda tidak memiliki akses terhaap air mengalir, Anda bisa menggunakan sabun dan air yang tersedia.

Jika Anda tidak memiliki akses air atau sabun, Anda bisa menggunakan pembersih tangan berbasis alkohol seperti hand sanitizer yang mengandung setidaknya 60 persen alkohol untuk membersihkan tangan.

2. Sikat gigi pagi dan malam hari

mencegah gigi berlubang

Gigi dan mulut juga merupakan aspek penting yang tak boleh Anda lewatkan ketika membicarakan soal kebersihan diri.

Untuk mencegah terjadinya bau mulut, plak pada gigi, dan infeksi pada gigi lainnya, maka Anda perlu secara rutin sikat gigi setidaknya dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari.

Di pagi hari, biasanya Anda akan mengalami bau mulut karena air liur tidak dibuat saat Anda sedang tidur. Dan di malam hari, produksi air liur berkurang dan bakteri perusak gigi lebih aktif pada malam hari.

Untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut secara optimal, maka Anda perlu sikat gigi minimal dua kali sehari dengan lembut, mengganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali atau saat sikat gigi mulai usang, dan pastikan Anda menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida.

3. Jaga kebersihan kuku

cara membersihkan gunting kuku

Kuku yang dibiarkan panjang dan kotor bisa menjadi penyebab infeksi penyakit.

Oleh karena itu, Anda perlu menjaga kebersihan diri dengan memperhatikan kuku Anda. Berikut cara-caranya:

  • Tidak menggigit atau merobek kuku.
  • Potong kuku saat kuku mulai panjang. Gunakan pemotong kuku yang bersih untuk memotong kuku.
  • Jika Anda senang memelihara kuku panjang, Anda dianjurkan untuk membersihkan kuku Anda dengan air, sabun, dan sikat kuku untuk menggosok bagian bawah kuku saat Anda mencuci tangan.

4. Jaga kebersihan kaki

cara mengobati eksim di kaki

Jika Anda menggunakan kaos kaki dan sepatu sepanjang hari atau menggunakan kaos kaki dan sepatu yang sama selama berhari-hari, bakteri akan berkembang biang di kulit kaki Anda, sehingga bisa menimbulkan bau kaki tidak sedap.

Untuk menjaga kondisi kaki sebagai bagian dari kebersihan diri, berikut adalah hal yang perlu Anda lakukan :

  • Cuci kaki secara rutin dan keringkan dengan handuk.
  • Hindari menggunakan kaos kaki dan sepatu yang sama setiap hari atau menggunakan kaos kaki dan sepatu sepanjang hari.
  • Jangan menggunakan sepatu saat kaki dalam keadaan basah, karena hal tersebut membuat kondisi kaki lembab dan bakteri lebih mudah untuk berkembang.

 5. Jaga kebersihan pakaian

memilih pakaian cuaca panas

Kebersihan pada diri sendiri juga berkaitan erat dengan apa yang Anda pakai.

Pakaian yang kotor perlu Anda cuci dengan deterjen sampai bersih sebelum Anda menggunakannya lagi.

Anda juga dianjurkan untuk menggantung pakaian yang telah Anda cuci di bawah sinar matahari sampai kering karena sinar matahari bisa membunuh beberapa kuman penyakit yang bisa menyebabkan infeksi.

6. Mandi setiap hari

mandi malam bikin paru paru basah

Aktivitas yang padat terkadang membuat sebagian orang malas mandi. Padahal, menjaga kebersihan diri dengan rutin mandi di negara tropis seperti Indonesia sangatlah penting.

Mandi dengan sabun membantu Anda untuk mengangkat sel-sel kulit mati, bakteri, serta penumpukan minyak pada kulit.

Pastikan Anda membilas bagian-bagian tubuh Anda secara menyeluruh, terutama di ketiak dan area kelamin karena daerah tersebut lebih mudah berkeringat dan rentan berjamur. Idealnya, Anda sebaiknya mandi sebanyak 2 kali sehari.

7. Jaga kebersihan organ reproduksi

terkena penyakit kelamin

Dalam menjaga kebersihan diri, tentunya Anda tidak boleh melewatkan seluruh bagian tubuh, termasuk alat kelamin. Sayang, tak banyak yang menyadari pentingnya menjaga kebersihan organ kelamin.

Padahal, dengan memelihara kebersihannya, Anda dapat terhindari dari berbagai penyakit serta infeksi pada alat kelamin, mulai dari infeksi salurah kemih, vaginosis bakterialis, hingga penyakit menular seksual.

Khusus untuk area intim, hindari menggunakan sabun untuk membersihkannya. Pasalnya, sabun berisiko menyebabkan iritasi karena kulit di area kelamin Anda sangatlah sensitif.

Jika ingin memakai sabun, pilihlah produk dengan bahan yang ringan dan tidak mengandung parfum.

8. Menjaga kebersihan rambut

menjaga kebersihan diri

Rambut juga tak luput dari bagian tubuh yang harus Anda jaga kebersihannya. Dengan demikian, rambut akan terhindar dari kondisi-kondisi yang tak diinginkan, seperti rambut rontok, kering, berketombe, atau bahkan menjadi sarang kutu.

Sebaiknya, Anda tidak perlu keramas setiap hari. Keramas setiap 2 hari sekali atau 2-5 kali seminggu sudah cukup.

Saat keramas, pastikan sampo yang dipakai mengenai seluruh bagian kulit kepala. Setelah dibilas, keringkan rambut dengan handuk, namun hindari menggosok rambut terlalu kasar.

Pastikan Anda membilas rambut hingga benar-benar bersih untuk menghindari penumpukan sisa produk di kulit kepala.

9. Menjaga kebersihan hidung

tanam benang vs filler hidung untuk hidung mancung

Cara menjaga kebersihan diri lainnya adalah memperhatikan hidung Anda.

Pasalnya, hidung merupakan salah satu bagian tubuh yang menjadi garda terdepan dalam menahan bakteri serta virus, sehingga rentan mengalami alergi, iritasi, bahkan infeksi.

Anda bisa membersihkan hidung dengan cara berikut:

  • Rebus air selama 1 menit atau hingga matang, kemudian biarkan hingga dingin.
  • Bilas hidung Anda dengan air matang.
  • Tiup hidung Anda beberapa kali untuk membuang kotoran serta lendir di dalamnya.

10. Jaga kebersihan telinga

kesehatan telinga

Satu lagi bagian tubuh yang tak boleh Anda lewatkan adalah telinga. Dengan menjaga kebersihan telinga, hal ini akan menghindarkan diri Anda dari berbagai infeksi telinga.

Ada baiknya Anda menggunakan obat tetes pembersih telinga dengan kandungan hidrogen peroksida. Kandungan tersebut dapat membantu mengencerkan kotoran yang menumpuk di dalam telinga.

Hindari menggunakan cotton bud karena hal itu justru berisiko mendorong kotoran telinga semakin dalam, serta melukai gendang telinga Anda.

11. Pilih makanan yang bersih

resep olahan kecipir

Kebersihan makanan juga penting untuk menjaga diri dari berbagai penyakit, seperti keracunan makanan atau cacingan.

Anda bisa mengikuti beberapa tips dari situs Hygiene Food Safety berikut ini untuk memastikan makanan yang Anda konsumsi benar-benar terjaga kebersihannya:

  • Selalu cuci tangan sebelum masak serta makan
  • Cuci peralatan masak dan makan Anda, seperti pisau, mixer, sendok, garpu, dan sebagainya
  • Simpan daging dan produk susu di kulkas untuk mencegah perkembangan bakteri
  • Pisahkan bahan-bahan mentah dengan makanan yang sudah matang.
  • Cuci sayur dan buah sebelum dikonsumsi atau dimasak
  • Jangan gunakan pisau pemotong daging untuk memotong bahan makanan lainnya untuk mencegah perpindahan bakteri
  • Masak bahan makanan Anda dengan suhu yang sesuai
  • Jauhkan area dapur dari serangga, kecoa, atau tikus untuk menjaga kebersihannya

12. Memastikan rumah selalu bersih

Rumah yang bersih juga merupakan bagian penting dalam menjaga kebersihan diri.

Dengan rumah yang bersih, debu dan kuman tidak akan mudah menumpuk, sehingga Anda dan orang-orang di rumah dapat terhindar dari risiko terkena penyakit.

Untuk menjaga kebersihan rumah, Anda perlu memberi perhatian ekstra terhadap permukaan yang paling sering dipegang secara langsung, seperti gagang pintu, meja, kursi, saklar, remote, atau mainan anak.

Selain itu, kebersihan kamar tidur juga harus diutamakan, seperti mengganti seprai bantal, guling, dan kasur.

Kebersihan dapur pun tak boleh luput dari perhatian Anda karena hal ini juga berkaitan dengan kebersihan makanan yang Anda persiapkan di rumah. Setelah bersih-bersih, jangan lupa semprotkan cairan disinfektan di rumah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Posisi Tidur Mana yang Lebih Baik: Miring ke Kiri Atau Kanan?

Posisi tidur miring memiliki manfaat untuk kesehatan Anda, arah posisi tidur ternyata juga berpengaruh terhadap kesehatan. Arah mana yang lebih baik?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Pola Tidur Sehat, Tips Tidur 8 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

5 Cara Aman Supaya Haid Selesai Lebih Cepat

Waktu haid yang lama membuat sebagian wanita jadi kerepotan. Belum lagi jika kram perut tak kunjung usai. Yuk, intip rahasia mempercepat haid selesai disini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Wanita, Menstruasi 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Pedoman Praktis Makanan untuk Anak Usia 1-3 Tahun

Banyak ibu yang bingung memberikan anaknya makan ketika sudah memasuki usia 1 tahun. Jangan cemas, berikut pedoman praktis makanan anak 1-3 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Suka Cari Perhatian? Mungkin Ciri Kelainan Perilaku Histrionik

Hati-hati jika Anda atau orang terdekat suka cari perhatian dan bersikap dramatis. Perilaku ini bisa jadi tanda-tanda gangguan kepribadian histrionik.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gangguan Mental Lainnya 8 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kondom dipakai dua kali

Kondom Dipakai Dua Kali, Apa Saja Risiko yang Mungkin Terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
susah ambil darah

Kenapa Beberapa Orang Bisa Sulit Diambil Darahnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
lidah gatal

7 Kondisi Penyebab Lidah Anda Terasa Gatal, dari Masalah Ringan Hingga Serius

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
setelah cabut gigi

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Cabut Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit