home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Cara Menjaga Kebersihan Makanan agar Terhindar dari Penyakit

5 Cara Menjaga Kebersihan Makanan agar Terhindar dari Penyakit

Memasak merupakan aktivitas yang menyenangkan, mulai dari proses memasak hingga memakannya. Namun, tahukah Anda jika dapur bisa menjadi tempat penyebaran penyakit? Penasaran dengan cara menjaga kebersihan makanan yang benar?

Bagaimana cara menjaga kebersihan makanan?

Penyakit yang berhubungan dengan makanan atau biasa disebut dengan food borne disease dan kerap berhubungan dengan sistem pencernaan.

Hal tersebut dapat timbul jika makanan yang Anda olah Anda tercemar bakteri, virus, atau parasit. Akibatnya, Anda bisa mengalami keracunan makanan yang ditandai dengan diare, muntah, atau demam.

Maka dari itu, penting untuk menjaga kebersihan makanan dan dapur Anda. Berikut tips-tips dalam menjaga kebersihan di dapur saat memasak yang bisa Anda contek.

1. Cuci tangan dengan sabun

Sebelum Anda menyentuh makanan atau bahan makanan, Anda perlu mencuci tangan dengan sabun, terutama setelah menyentuh makanan mentah, tempat sampah, hewan peliharaan, dan pergi ke toilet.

Hal tersebut penting dilakukan untuk memastikan bahwa tangan Anda bebas dari kuman sebelum memasak atau makan. Bakteri berbahaya bisa menyebar dengan sangat mudah dari tangan ke makanan dan peralatan masak.

Selain cuci tangan untuk menjamin kebersihan tangan, Anda bisa menggunakan sarung tangan plastik saat memasak. Terutama kalau Anda sedang sakit flu atau diare.

Saat Anda bersin atau batuk tiba-tiba saat memasak, Anda perlu menutup mulut dan hidung Anda. Jika Anda menutupnya dengan tangan, Anda perlu mencuci tangan Anda kembali dengan sabun.

Jika Anda memang sedang flu, Anda perlu memakai masker saat memasak untuk menghindari penyebaran virus penyebab batuk dan pilek pada makanan yang Anda siapkan.

2. Mencuci buah dan sayuran

Mencuci buah dan sayuran dengan air dingin sebelum Anda mengolahnya, termasuk mengupas buah dan sayuran, bisa membantu menghilangkan kotoran yang ada pada makanan tersebut.

Cuci buah dan sayur dengan air bersih yang mengalir selama beberapa menit sebelum diolah atau dihidangkan.

3. Pisahkan makanan yang mudah tercemar bakteri atau virus

Bahan makanan seperti daging mentah termasuk unggas bisa mengandung bakteri berbahaya menyebar dengan mudah pada apa pun yang disentuhnya. Apalagi makanan dan perlatan memasak seperti pisau, papan potong, dan lainnya.

Oleh karena itu, Anda perlu memisahkan bahan makanan mentah, terutama daging mentah dengan makanan yang siap saji untuk menghindari kontaminasi silang.

Tips:

  • Jika memungkinkan, gunakan talenan atau papan potong secara terpisah untuk daging mentah dan bahan makanan lainnya.
  • Cuci talenan, piring, dan peralatan masak dengan air dan sabun setelah bersentuhan dengan daging mentah, unggas, atau makanan laut.
  • Jangan pernah menempatkan makanan yang dimasak di atas piring yang baru saja digunakan untuk menggunakan daging mentah, unggas, atau makanan laut.

4. Masak dengan suhu yang tepat

Untuk menjamin kebersihan makanan, beberapa jenis bahan masakan perlu dimasak pada suhu yang tepat agar bisa membunuh bakteri yang berbahaya. Di bawah ini beberapa aturan suhu untuk memasak makanan menurut situs kesehatan WebMD.

  • Daging panggang dan bakar paling sedikit 62 derajat Celsius.
  • Seluruh unggas (ayam, kalkun, bebek) harus dimasak sampai 73 derajat Celsius.
  • Masak daging sapi sampai setidaknya 71 derajat Celsius.
  • Masak telur sampai kuning telur dan putih matang.

5. Simpan makanan dalam kulkas

Menyimpan makanan di dalam kulkas bisa mencegah bakteri tumbuh dan berkembang dalam makanan. Atur suhu kulkas Anda agar tidak lebih hangat dari 4 derajat Celsius dan freezer tidak lebih hangat dari -17 derajat Celsius.

Tips:

  • Dinginkan atau bekukan makanan yang mudah rusak, makanan siap saji, dan sisa makanan.
  • Jangan pernah mencairkan makanan yang dingin atau beku pada suhu kamar. Jika Anda ingin melakukannya, Anda bisa merendam makanan tersebut dengan air di dalam kulkas, di bawah udara dingin, atau di microwave.
  • Jaga agar kulkas tidak terlalu penuh, untuk memastikan udara dingin kulkas menyebar secara optimal.

Membuang makanan yang tepat untuk tetap menjaga kebersihan

Anda boleh membuang makanan yang ingin Anda masak jika Anda tidak yakin sudah berapa lama makanan disimpan, makanan sudah bau, atau terlihat berbeda dari yang seharusnya.

Buang juga makanan kemasan yang sudah lewat dari tanggal kedaluwarsa produknya.

Begitu juga kalau makanan matang telah tercampur dengan makanan mentah. Hal ini dilakukan untuk menjaga kebersihan makanan sekaligus menghindari terjadinya infeksi bakteri penyebab penyakit.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

http://www.nhs.uk/livewell/homehygiene/pages/foodhygiene.aspx diakses pada 23/07/2017 pukul 15.00 WIB.

http://www.webmd.com/food-recipes/guide/food-safety-tips#1 diakses pada 23/07/2017 pukul 15.02 WIB.

https://www.foodsafety.gov/keep/basics/cook/index.html diakses pada 23/07/2017 pukul 15.05 WIB.

Foto Penulis
Ditulis oleh Novi Sulistia Wati Diperbarui 04/02/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x