Bisakah Prebiotik Membantu Anda Tidur Lebih Nyenyak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 16 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Seperti yang sudah banyak diketahui, stres membuat Anda jadi lebih susah tidur. Saat sedang stres, tubuh mengeluarkan hormon kortisol, adrenalin, dan noradrenalin yang membuat otot tubuh menegang dan sulit ditenangkan, sehingga membuat Anda terus terjaga. Untungnya, sebuah penelitian menemukan bahwa konsumsi makanan yang mengandung prebiotik mungkin dapat membantu Anda saat susah tidur karena stres.

Apa itu prebiotik?

prebiotik
Sumber: Irena Macri

Prebiotik merupakan serat khusus yang bertindak seperti pupuk yang merangsang pertumbuhan bakteri sehat dalam usus. Prebiotik biasanya ditemukan pada buah-buahan dan sayuran, terutama yang mengandung karbohidrat kompleks.

Nantinya, prebiotik yang tidak bisa dihancurkan oleh sistem pencernaan akan menjadi makanan bagi bakteri dan mikroba yang baik dalam tubuh. Bakteri ini akan mengubah prebiotik yang telah dimakannya menjadi nutrisi yang membuat mereka tumbuh.

Prebiotik memiliki banyak manfaat bagi tubuh, terutama untuk kesehatan pencernaan. Prebiotik membantu meningkatkan jumlah organisme baik dalam usus besar yang dapat mencegah gastroenteritis atau peradangan.

Makanan yang kaya prebiotik dapat mengurangi gejala diare berdarah dan cedera mukosa yang biasanya dialami oleh para pasien dengan penyakit irritable bowel syndrome (IBS). Prebiotik juga bisa mencegah kanker dengan mengurangi pembentukan enzim genotoxic yang dapat memicu penyakit tersebut.

Makanan dengan prebiotik bisa ringankan gangguan tidur?

ubi jalar

Nyatanya, prebiotik tidak hanya membantu atasi masalah pencernaan, zat ini juga dapat membantu Anda untuk lebih mudah tidur ketika sedang didera banyak tekanan.

Hal ini dibuktikan dalam penelitian yang dilakukan oleh sekelompok peneliti dari Universitas Colorado Boulder. Makanan berprebiotik ternyata dapat mengurangi tingkat stres dan membantu Anda terlelap.

Pada penelitian ini, mereka melakukan percobaan pada sekelompok tikus jantan berusia tiga minggu. Tikus itu dibagi menjadi dua kelompok, satu yang diberi makan dengan banyak kandungan prebiotik, dan satu yang lain diberi makanan biasa.

Peneliti juga mengawasi tikus dengan memperhatikan faktor lain seperti suhu tubuh, kadar bakteri dalam usus, dan siklus bangun tidur menggunakan pengujian aktivitas otak.

Hasilnya, tikus-tikus yang diberi makanan berprebiotik memiliki durasi fase tidur NREM (non-rapid eye movement) yang lebih panjang dibandingkan kelompok tikus lainnya. NREM merupakan fase tidur di mana tubuh dalam keadaan terlelap dengan nyenyak tanpa mendapatkan mimpi.

Bahkan setelah dipaparkan dengan faktor penyumbang stres, tikus yang makan makanan tinggi prebiotik juga memiliki durasi fase REM (rapid eye movement) lebih panjang. Hal ini sekaligus memperlihatkan bahwa makanan prebiotik juga dapat bantu mengurangi tingkat stres.

Seseorang akan terdorong untuk lebih cepat pulih dari stres jika tubuh sudah mencapai fase REM. Penelitian lainnya juga memperlihatkan bahwa orang-orang yang telah tidur sampai fase REM memiliki risiko lebih kecil terhadap PTSD.

Makanan berprebiotik dapat membantu mengatur pola tidur

penyebab tidur berlebihan

Sepintas, adanya bakteri baik pada usus dan cara kerja otak terlihat tidak saling berhubungan. Namun, keduanya berhubungan dengan erat. Ada beberapa penghubung jalur yang menunjukkan interaksi antara mikroba dan otak.

Yang pertama adalah jalur sistem kekebalan, di mana otak dan mikroba memengaruhi aktivitas sel kekebalan tubuh. Mikroba usus akan merangsang sistem imunitas untuk melawan kuman penyebab penyakit yang masuk ke dalam tubuh.

Yang edua adalah jalur sistem endokrin, pada jalur ini otak dan mikroba usus bekerja sama untuk mengatur produksi serta melepas hormon dan neurotransmitter (zat) seperti kortisol, serotonin, dan dopamin. Bakteri ini juga memengaruhi produksi neutrotrofin di otak, yaitu protein yang berperan dalam perkembangan dan fungsi saraf dalam otak.

Ketiga adalah jalur sistem saraf, di mana terdapat saraf vagus yang merupakan jalur komunikasi langsung antara otak dengan mikroba usus. Mikroba nantinya akan melakukan perjalanan melalui saraf vagus ke sistem saraf pusat di mana mereka akan memengaruhi aktivitas otak termasuk mengatur pola tidur dan respons terhadap stres.

Oleh karena itu, jika Anda mengalami susah tidur karena stres, mungkin Anda bisa mulai mencoba untuk lebih banyak mengonsumsi makanan prebiotik agar bisa membantu Anda tidur lebih nyenyak.

Beberapa makanan yang kaya prebiotik bisa ditemukan dari gandum utuh seperti barley, oats, dan gandum. Bisa juga didapatkan dari makanan lain seperti bawang bombay, asparagus, pisang, apel, dan ubi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengupas 5 Manfaat Biji Selasih yang Tak Boleh Dilewatkan

Biji selasih memiliki manfaat yang tidak kalah baik dibandingkan biji chia, biji rami, atau biji-bijian lainnya. Apa saja manfaat tersebut?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 9 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Peran Penting Prebiotik Dalam Susu Organik untuk Pencernaan Anak

Prebiotik pada susu organik memiliki beragam manfaat untuk kesehatan anak. Berikut adalah ragam manfaat yang tak boleh Anda lewatkan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Konten Bersponsor
prebiotik pada susu organik
Nutrisi, Hidup Sehat 4 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit

4 Cara Memelihara Bakteri Baik, Kunci Penting Bagi Kesehatan Si Kecil

Anak sangat rentan dengan gangguan pencernaan. Oleh karena itu, orangtua harus meningkatkan bakteri baik untuk ususnya. Bagaimana caranya? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 1 September 2018 . Waktu baca 5 menit

Alasan Penting Kenapa Anda Harus Makan Makanan Kaya Prebiotik

Prebiotik adalah jenis serat tidak mudah dicerna, yang banyak terkandung dalam makanan sehari-hari Anda. Apa saja sumber makanan tinggi prebiotik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Nutrisi, Hidup Sehat 29 Mei 2018 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
potret anak bahagia bebas dari alergi karena orangtua menjaga keseimbangan mikrobiota usus

Apa Peran Keseimbangan Mikrobiota Usus dalam Cegah Alergi Anak?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
susu untuk pencernaan anak

Mengapa PDX GOS Baik untuk Kesehatan Saluran Cerna?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 16 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
cara kerja prebiotik

Bagaimana Cara Kerja Prebiotik dalam Meningkatkan Imunitas Anak?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 16 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
prebiotik untuk anak

Fakta Seputar Prebiotik untuk Anak yang Perlu Orang Tua Tahu

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 14 April 2020 . Waktu baca 4 menit