Sakit kepala biasanya disebabkan oleh suatu penyakit lain, misalnya flu atau demam. Sakit kepala bisa juga terjadi karena Anda kurang tidur atau telat makan. Meski begitu, ternyata ada beberapa penyebab sakit kepala lainnya yang mungkin tidak pernah Anda sadari. Apa saja? Simak di sini jawabannya.

Penyebab sakit kepala yang tidak terduga dan sering tidak disadari

Sakit kepala adalah kondisi kesehatan yang umum. Biasanya, kondisi ini merupakan gejala dari salah satu penyakit tertentu. Namun selain kemungkinan adanya penyakit tertentu, sakit kepala ternyata juga bisa disebabkan karena hal-hal sepele yang tak terduga. Berikut beberapa penyebab sakit kepala yang sering Anda tidak sadari:

1. Postur tubuh

Jangan salah, postur tubuh yang buruk bisa jadi penyebab. Membungkuk terlalu lama atau posisi duduk tertentu yang menyebabkan ketegangan di punggung bagian atas, leher, dan bahu, bisa jadi penyebab sakit kepala yang Anda alami.

2. Makanan

makanan berminyak

Makanan yang diasapi, diasamkan, dikeringkan, atau dipanaskan beberapa kali, cenderung mengandung zat sulfit yang dapat melebarkan pembuluh darah Anda. Ini bisa menjadi penyebab sakit kepala Anda, terutama yang muncul tepat setelah makan. Keju juga mengandung sulfit yang bisa jadi penyebab sakit kepala pada beberapa orang.

3. Jadwal tidur yang tidak teratur

Banyak orang yang “membalas” waktu begadang selama hari kerja dengan bangun siang selama akhir pekan. Diam-diam, ini bisa menyebabkan sakit kepala Anda sering kumat. Jadwal bangun dan pergi tidur yang tidak teratur bisa mengacaukan ritme sirkadian tubuh yang kemudian memicu sakit kepala tiba-tiba.

Sebaiknya tetap bangun di waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan. Ini cara terbaik untuk menjaga ritme sikardian Anda tetap konsisten. Jika Anda ingin lebih banyak tidur, tambahkan tidur siang di akhir pekan Anda.

4. Ada masalah yang sedang dipikirkan

menghilangkan stres saat puasa

Bertengkar dengan pasangan, masalah pekerjaan di kantor, atau memikirkan orangtua yang sedang sakit lama-lama bisa membuat Anda cemas dan stres.

Ketika Anda stres, Anda cenderung bernapas lebih dangkal dan cepat-cepat. Semakin sedikit oksigen yang diterima oleh otak, semakin banyak pembuluh darah yang menyempit. Inilah yang dapat menyebabkan sakit kepala tiba-tiba kambuh. Stres juga bisa menyebabkan ketegangan otot di belakang kepala, menyebabkan sakit kepala tegang.

5. Menatap layar gadget

Menatap layar komputer sepanjang hari dapat memberikan tekanan berlebih pada mata Anda. Begitu pula dengan layar ponsel pintar Anda. Variasi dalam cahaya dan kecerahan layar akan mengaktifkan retina dan saraf di belakang mata. Nah, hal tersebutlah yang dapat menjadi penyebab sakit kepala Anda.

6. Peka terhadap bau tertentu

Beberapa orang lebih peka terhadap bau tertentu, terutama yang beraroma menyengat seperti bensin, rokok, dan parfum. Tanpa disadari, menghirup bebauan ini dapat menjadi penyebab sakit kepala.

7. Mengikat rambut terlalu kencang

kucir rambut rontok

Penyebab sering sakit kepala lainnya ini mungkin sering tak disadari oleh wanita. Ya, beberapa wanita juga bisa megalami sakit kepala karena mengikat rambut terlalu kencang atau menata rambut sedemikian rupa sehingga membuat kulit kepala tertarik dan menyebabkan ketegangan.

8. Cahaya terang matahari

Cahaya silau sinar matahari atau bahkan melihat pantulan matahari saja pun dapat menjadi penyebab sakit kepala. Pantulan cahaya langsung ke mata dapat merangsang kerja talamus, bagian otak yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke tubuh Anda untuk menyebabkan rasa sakit.

10. Memendam amarah

Ketika Anda marah, otot-otot di belakang leher dan kulit kepala akan menegang. Hal itu akan menyebabkan sensasi seperti memakai ikatan kepala yang sangat ketat. Ini adalah tanda sakit kepala saat otot menegang.

11. Mengunyah permen karet

mengunyah permen karet

Gerakan mengunyah yang berulang dapat menyebabkan sakit kepala. Namun, yang lebih mengejutkan, bahan utama permen karet, seperti aspartam, dapat menyebabkan sakit kepala mendadak.

Pemanis buatan ini banyak ditemukan dalam permen karet populer yang bebas gula. Bahan ini juga dapat memicu berbagai masalah kesehatan yang serius. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati dalam memilih permen karet.

12.  Berhubungan seksual

Banyak pria dan wanita mengalami sakit kepala saat berada pada puncak gairah. Dokter berpikir bahwa sakit kepala seksual disebabkan oleh adanya tekanan pada kepala dan otot leher. Sakit kepala seksual dapat terjadi selama foreplay atau sesaat dan sebelum orgasme. Hal tersebut dapat berlangsung selama beberpa menit hingga 1 jam.

13. Berolahraga tanpa pemanasan

Pemanasan sebelum berolahraga tidak hanya membantu melindungi otot Anda, namun juga memberikan kesempatan pada otak untuk menyesuaikan diri terhadap meningkatnya adrenalin. Menghindari sakit kepala dengan meregangkan tubuh selama 5-10 menit dapat menjadi solusi yang tepat.

14. Terkena cuaca buruk

Jika Anda rentan untuk mendapatkan sakit kepala, maka kelembapan tinggi, peningkatan suhu, dan hujan deras serta badai juga dapat menyebabkan Anda sakit kepala.

Perubahan tekanan yang menyebabkan perubahan cuaca diduga memicu perubahan senyawa kimia dan senyawa elektrik di dalam otak, dan dapat mengganggu saraf yang mengarah ke sakit kepala.

15. Berbicara di telepon dengan cara yang salah

Menahan telepon di antara telinga dan bahu untuk percakapan yang berlangsung lama dapat memberikan ketegangan pada leher Anda yang mengakibatkan sakit kepala. Gunakan headset atau earphone bila memungkinkan.

16. Memiliki berat badan berlebih

Para peneliti dari Johns Hopkins University School of Medicine menemukan bahwa seseorang yang memiliki obesitas mengalami sakit kepala 2 kali lebih banyak dari orang yang memiliki berat badan yang sehat.

17. Makan es krim

es krim sehat diabetes

Siapa sangka makan es krim ternyata  juga bisa jadi penyebab sakit kepala yang Anda alami, lho. Jika Anda pernah merasakan rasa sakit yang menusuk pada dahi Anda ketika memakan es krim, maka Anda sensitif terhadap makanan dingin.

Sakit kepala dapat terjadi karena bahan dingin yang bergerak di langit-langit mulut dan belakang tenggorokan Anda. Selain es krim, makanan dan minuman dingin lainnya dapat menyebabkan efek yang sama.

18. Pakai tas yang terlalu berat

Jika berat tas yang Anda pikul melebihi 4 kg, ini dapat meningkatkan ketegangan pada leher dan menyebabkan sakit kepala. Meringankan beban dalam tas atau membagi dua beban akan menjadi solusi yang efektif.

Bagaimana cara mengatasi sakit kepala?

Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sakit kepala akibat berbagai kebiasaan yang sudah disebutkan di atas:

1. Relaksasi

cara meditasi

Jika Anda biasa bermeditasi, Anda bisa menggunakan teknik meditasi untuk meredakan sakit kepala Anda. Pejamkan mata, atur napas Anda. Usahakan untuk mengambil napas dalam-dalam di hitungan ke empat, tahan napas selama 5-7 detik, lalu hembuskan. Ulangi beberapa kali.

Bayangkan Anda sedang berada di tempat favorit Anda yang nyaman dan sakit kepala Anda berangsur-angsur menghilang.  Jika Anda sedang merasa cemas dan banyak pikiran, tetap atur pernapasan Anda seperti biasa.

2. Lakukan pijatan ringan di kepala

menumbuhkan rambut

Jika Anda merasakan sakit kepala belakang, Anda bisa coba memijit bagian yang sakit menggunakan jari telunjuk dan atau ibu jari Anda. Berikan pijatan ringan dengan konstan selama 7-15 detik, lalu lepaskan. Ulangi lagi sampai Anda merasa sakit berkurang.

Cobalah minta bantuan orang lain untuk memijit area kepala, leher, dan pundak Anda. Mintalah untuk memijat dengan tekanan yang pas, karena jika terlalu pelan maka tidak akan mengendurkan otot-otot yang tegang, tetapi jika terlalu keras akan menambah sakit kepala Anda.

3. Peregangan

gerakan peregangan untuk nyeri leher

Sakit kepala Anda mungkin disebabkan oleh tegangnya otot-otot di bagian pundak dan leher. Ketegangan ini dapat diakibatkan karena posisi duduk yang sama untuk waktu yang terlalu lama.

Jika hal ini merupakan penyebab sakit kepala Anda, hindari duduk atau berdiri lama dengan posisi yang sama dalam waktu lama. Duduk tegak bisa dukung tulang belakang Anda tetap stabil sehingga tidak menerima banyak tekanan. Sesekali, bangkit dari duduk dan berjalan kaki untuk meringankan otot-otot yang tegang.

Sementara jika penyebab sakit kepala Anda karena kelelahan atau stres, Anda bisa melakukan peregangan sederhana. Caranya mudah, pertama-tama tekuk kepala Anda ke satu sisi kemudian putar perlahan ke arah bawah membentuk gerakan setengah lingkaran. Kemudian, biarkan dagu Anda menyentuh dada. Anda bisa ulangi kembali ke sisi yang berlawanan.

4. Kompres

kompres es dingin

Anda bisa melakukan teknik kompres dingin dan kompres panas. Cobalah mengompres bagian kening dan belakang leher Anda menggunakan lap hangat, ini akan membantu melancarkan peredaran darah dan mengendurkan otot-otot yang kaku.

Setelah itu, lanjutkan dengan mengompres bagian tersebut dengan kompres dingin. Anda bisa menggunakan beberapa es batu yang dibalut dengan sapu tangan. Efek dingin ini akan mengecilkan pembuluh darah. Ketika pembuluh darah mengecil, tekanan terhadap saraf-saraf sensitif yang terdapat di kepala akan berkurang.

5. Istirahat di ruangan gelap

istirahat santai

Jika sakit kepala belakang muncul ketika Anda sedang beraktivitas, segeralah mencari tempat untuk berbaring atau untuk sekadar duduk. Usahakan Anda berisitirahat di ruangan yang tenang dan agak gelap. Hindari kebisingan yang berasal dari lingkungan sekitar. Tenangkan diri Anda dan cobalah melemaskan bagian kepala serta pundak Anda.

6. Banyak minum air

air putih obat infeksi saluran kencing alami

Salah satu tanda dehidrasi adalah sakit kepala belakang yang jarang-jarang, cobalah untuk minum segelas air. Setelah kondisi Anda membaik, cobalah untuk mencari tahu apa penyebabnya.

Anda mungkin telat makan, kurang minum, stres, atau Anda terlalu lama duduk dalam posisi yang kurang nyaman. Hal-hal tersebut biasanya merupakan penyebab dari tension headache. Dengan mengetahui penyebab kondisi ini, Anda dapat menghindari serangan sakit di kepala di kemudian hari.

7. Makan

makan sayur cara efektif menurunkan berat badan

Jika penyebab sakit kepala adalah karena faktor makanan yang Anda konsumsi, maka catatlah makanan apa saja yang setiap kali Anda makan bisa membuat sakit kepala. Setelah Anda mempersempitnya, cobalah untuk menghindari makanan tersebut sampai Anda bebas dari sakit kepala.

Selain itu, turunnya kadar gula darah dapat menyebabkan sakit kepala belakang atau kedua sisi. Jika itu penyebabnya, cobalah makan camilan atau minum teh manis hangat terlebih dahulu. Usahakan untuk makan selalu tepat pada waktunya untuk menghindari sakit kepala yang diakibatkan oleh penurunan kadar gula darah.

8. Jauhkan gadget untuk sementara waktu

kacamata anti radiasi komputer

Jika pekerjaan Anda mengharuskan Anda menatap layar komputer lebih sering, berilah mata Anda untuk istirahat sekitar 10 menit per jam. Anda bisa berjalan-jalan, ngobrol dengan teman, dan membaca majalah atau buku.

Anda juga bisa menggunakan kacamata anti radiasi selama berada di depan layar komputer. Selain itu, perhatikan juga posisi duduk Anda. Duduklah atau berdirilah dengan posisi tegak, sehingga Anda tidak perlu membungkukkan leher untuk melihat layar handphone.

9. Hindari hal-hal yang berbau tajam

air kencing bau amis

Jika penyebab sakit kepala Anda karena mencium bau-bauan tertentu, maka hindari tempat yang mungkin memunculkan bau yang tidak Anda suka. Namun, biasanya Anda tidak dapat mengendalikan bau yang timbul di sekitar Anda.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda membawa botol kecil berisi minyak esensial seperti lavender atau peppermint. Keduanya bisa membantu mengurangi sakit kepala dan membuat Anda merasa nyaman dan tenang.

10. Longgarkan ikat rambut

sering mengikat rambut

Coba untuk melakukan model tataan rambut yang lebih bervariasi. Misalnya, hari ini dikunci kuda, besok digerai, lusa dikepang. Tapi ingat jangan mengikat rambut terlalu kuat. Anda cukup melonggarkan ikat rambut untuk mungurangi tekanan dan rasa sakitnya di kepala.

Pastikan juga untuk membiarkan rambut tergerai di malam hari. Jangan mengikat rambut saat tidur untuk membiarkan mahkota kepala Anda bernapas sejenak.

Kapan saya harus mengunjungi dokter?

Meskipun sebagian besar kondisi in bisa hilang dengan istirahat dan relaksasi, rasa nyeri di kepala sebelah kanan atau keseluruhan yang parah dapat menunjukkan masalah serius. Oleh sebab itu, perhatikan dengan baik gejala yang Anda alami. Berikut ini beberapa kondisi yang harus diperiksakan ke dokter:

1. Tidak mempan diobati

Jika obat pereda nyeri tidak juga membuat kondisi Anda membaik, maka segeralah periksakan diri Anda ke dokter. Hal ini dilakukan agar Anda segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Anda juga disarankan untuk ke dokter kalau sakit kepala belakang ataupun sebelah yang menyerang tidak mereda juga meskipun sudah lebih dari 24 jam dan Anda sudah minum obat pereda nyeri.

2. Muncul secara tiba-tiba dan terasa sangat menyakitkan

Kalau tiba-tiba Anda diserang sakit kepala belakang atau sebelah yang sangat hebat dan tak tertahankan, segera cari layanan kesehatan darurat. Apalagi kalau kondisi ini belum pernah Anda alami sebelumnya.

Menurut seorang spesialis saraf dari Hartford HealthCare Headache Center di AS, dr. Brian Grosberg, biasanya kondisi ini terasa seperti kepala Anda dipukul keras-keras dan tingkat kesakitannya bisa tambah parah hanya dalam hitungan beberapa menit.

3. Gejala tambah parah kalau berganti posisi

Perhatikan, apakah rasa sakit di kepala yang menyerang jadi makin menyiksa kalau Anda ganti posisi? Misalnya kalau Anda membungkuk, bangkit berdiri, atau duduk.

Jika kondisi Anda merasa tambah parah kalau ganti posisi, bisa jadi ini adalah salah satu gejala bocornya cairan serebrospinal dalam otak. Konsultasikan ke dokter untuk memastikan ada tidaknya gejala tersebut.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca