Mengenal Kandungan Buah dan Sayur Berdasarkan Warnanya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/09/2019
Bagikan sekarang

Warna pada makanan ternyata bukan hanya untuk hiasan semata. Fitonutrien, atau sering juga disebut fitokimia adalah suatu komponen yang bertanggung jawab memberi warna, rasa, dan aroma dari suatu jenis makanan. Fitonutrien (phytonutrient) berasal dari bahasa Yunani, phyto berarti tanaman.Fitonutrien hanya ditemukan pada makanan yang berasal dari tumbuhan terutama sayur, buah, kacang-kacangan, dan teh.

Berbeda dengan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, fitonutrien sebenarnya bukanlah zat gizi esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Meskipun begitu, fitonutrien bisa membantu mengurangi risiko penyakit dan membantu tubuh bekerja secara maksimal. Lebih dari 25. 000 fitonutrien ditemukan di makanan. Anda disarankan untuk mengonsumsi jenis makanan yang beraneka ragam, terutama sayur buah yang memiliki bermacam-macam warna, untuk mendapat manfaat dari masing-masing fitonutrien yang ada pada makanan tersebut. Secara garis besar, fitonutrien dapat membantu mencegah penyakit dengan cara:

  • Berfungsi sebagai antioksidan
  • Memaksimalkan kerja sistem imun
  • Membantu memenuhi kebutuhan vitamin (terutama vitamin A)
  • Memicu kematian sel kanker,
  • Memperbaiki struktur DNA yang rusak karena radikal bebas
  • Mendetoksifikasi senyawa karsinogen dari tubuh

Berikut ini beberapa jenis fitonutrien yang perlu Anda ketahui.

Karotenoid

Ada lebih dari 600 jenis fitonutrien yang termasuk dalam karotenoid. Mayoritas karotenoid memberi warna kuning, oranye, dan merah pada sayur buah. Fitonutrien jenis karotenoid bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh Anda. Antioksidan berfungsi untuk menangkal efek dari radikal bebas yang biasanya dapat merusak sel-sel serta jaringan tubuh sehingga menyebabkan penyakit. Jenis karotenoid yang paling Anda kenal bisa jadi adalah beta karoten, banyak terdapat pada wortel dan bagus untuk kesehatan mata. Tetapi tidak hanya beta karoten saja, jenis karotenoid lain seperti alfa karoten dan beta-cryptoxanthin juga membantu memenuhi kebutuhan vitamin A Anda.

Alfa karoten, beta karoten, dan beta-cryptoxanthin merupakan jenis karotenoid yang tergolong prekursor vitamin A, yang berarti ketika masuk ke dalam tubuh kemudian dapat diubah menjadi vitamin A. Vitamin A membantu kerja sistem imun dan tentunya membantu menjaga kesehatan mata Anda. Wortel, labu, pepaya merupakan beberapa jenis sayur buah yang kaya akan beta karoten serta alfa karoten.

Jenis lain dari karotenoid adalah likopen. Banyak terdapat pada semangka dan tomat, phytonutrient ini memberi warna merah pada sayur dan buah. Likopen bersifat antioksidan serta mampu melindungi Anda dari risiko penyakit jantung dan kanker prostat.

Lutein dan zeaxanthin juga termasuk bagian dari jenis karotenoid. Meskipun lebih banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau (seperti kale dan bayam), telur, dan jenis buah sitrus (jeruk, lemon) dua jenis karotenoid ini dapat melindungi Anda dari penyakit pada mata seperti katarak misalnya, karena lutein dan zeaxanthin dapat menyerap cahaya kebiruan yang masuk ke mata dan berbahaya bagi mata.

Flavonoid

Dapat ditemukan pada beragam jenis bahan makanan yang berasal dari tumbuhan, flavonoid biasanya tidak memberikan pigmen warna. Fungsinya sebagai antioksidan dan menjaga kesehatan Anda secara menyeluruh. Beberapa jenis flavonoid yaitu:

  • Katekin: biasa ditemukan pada teh hijau, katekin dalam teh memiliki komponen yang disebut EGCg dan merupakan salah satu jenis antioksidan terkuat yang mampu menghambat efek buruk radikal bebas.
  • Hesperidin: terdapat pada jenis buah sitrus, tipe phytonutrient ini bekerja dengan cara mengurangi inflamasi dalam tubuh sehingga dapat menghambat penyakit degeneratif.
  • Flavanol: banyak terdapat pada apel, kale, bawang bombay, dan cokelat, flavanol dapat membantu mengurangi risiko asma dan penyakit jantung koroner.

Glucosinolates

Banyak ditemukan pada jenis sayuran yang termasuk jenis cruciferous (kol, kale, brokoli), tipe fitonutrien ini adalah yang paling sering dihubungkan dengan pencegahan penyakit kanker. Memberi warna dan aroma yang khas pada sayuran, glucosinolates bekerja dengan cara mengaktivasi enzim yang berfungsi untuk mendetoksifikasi karsinogen (senyawa yang dapat menyebabkan kanker) dari tubuh.

Saat sel pada tumbuhan terluka (baik karena dimasak atau dikunyah), enzim yang disebut myrosinase akan memecah glucosinolates menjadi isothiocynates. Senyawa inilah yang berfungsi menangkal efek senyawa karsinogenik dalam tubuh dengan mengurangi tingkat keganasan dan mendetoksifikasi senyawa karsinogenik tersebut. Baru-baru ini, sebuah studi menunjukkan bahwa isothiocynates menunjukkan sifat anti-tumor dengan cara menghambat sel tumor berkembang biak.

Betalain

Ada dua jenis betalain yaitu betaxanthin dan betacyanin. Betalain berperan dalam memberi warna kuning hingga merah keunguan. Sesuai dengan namanya, betalain (terutama betacyanin) banyak terdapat pada buah bit. Jenis phytonutrient ini bersifat antioksidan, anti inflamasi, dan membantu proses detoksifikasi dalam tubuh. Berdasarkan hasil penelitian, pigmen yang ditemukan pada bit dapat mengurangi pertumbuhan sel tumor. Tipe sel tumor yang diteliti yaitu tumor usus besar, tumor perut, tumor paru-paru, tumor payudara, dan tumor prostat.

BACA JUGA:

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

    Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Nutrisi, Hidup Sehat 28/05/2020

    10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

    Apakah Anda sedang dalam program menurunkan berat badan? Adakah cara menurunkan berat badan tanpa olahraga? Cara ini menarik untuk disimak!

    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi

    Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

    Mau punya berat badan ideal? Diet sehat jawabannya. Namun, agar diet yang Anda lakukan tidak sia-sia, simak dulu panduan lengkap berikut ini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari

    Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

    Tahukah Anda jika cara makan sayuran dan penyajiannya tidak tepat, membuat sayur jadi sulit dicerna tubuh. Simak tips berikut untuk mengatasinya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Direkomendasikan untuk Anda

    turun berat badan naik setelah diet

    3 Penyebab Berat Badan Naik Lagi Setelah Diet

    Ditulis oleh: Kemal Al Fajar
    Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020

    Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
    karbohidrat untuk diet

    7 Sumber Karbohidrat Terbaik untuk Anda yang Sedang Diet

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
    resep membuat bakwan

    4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020