Orang Indonesia pasti sudah sangat familiar dengan bayam yang berwarna hijau. Namun, tahukah Anda bahwa bayam juga ada yang merah? Bayam berdaun merah memang tidak sepopuler yang hijau. Namun,Anda tidak boleh menyepelekan beragam manfaat baiknya buat tubuh, lho!Yuk, simak ulasan tentang manfaat bayam merah berikut ini.

Manfaat bayam merah untuk kesehatan

Bayam merah masuk ke dalam varietas Amaranthus tricolor dan memiliki nama ilmiah Blitum rubrum. Sama halnya dengan bayam hijau, bayam ini juga menawarkan berbagai manfaat kesehatan yang tak kalah baik.

Beberapa manfaat bayam merah sudah ada yang terbukti oleh banyak penelitian. Namun, ada pula yang membutuhkan penelitian lanjutan guna memastikan manfaatnya.

Secara umum, berikut berbagai manfaat bayam merah untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui:

1. Meningkatkan kadar hemoglobin

Hemoglobin adalah protein kaya zat besi yang memberikan warnah merah pada darah. Protein ini berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, terutama paru-paru. Orang dengan penyakit anemia biasanya tidak memiliki kadar hemoglobin yang cukup dalam tubuh. Akibatnya, mereka cenderung lebih sering merasa lelah atau lemah.

Kabar baiknya, rutin mengonsumsi bayam jeni ini bisa membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal e-Biomedik (eBM) pada tahun 2014. Meminum perasan daun bayam berwarna merah dilaporkan dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah.

Sayangnya, penelitian ini dilakukan dalam skala kecil dan hanya diuji coba pada hewan tikus saja. Oleh sebab itu, dibutuhkan banyak penelitian lanjutan guna memastikan penelitian satu ini.

2. Mengendalikan kolesterol dan gula darah

Salah satu tantangan terbesar pasien diabetes adalah mempertahankan kadar gula darah normal. Sedikit saja orang dengan diabetes abai dalam urusan makanan, maka kadar gula dalam darahnya bisa naik dan turun secara drastis.

Untungnya, bayam berwarna merah merupakan asupan makanan yang baik untuk diabetesi.

Studi saat ini menunjukkan bahwa bayam yang berwarna merah memiliki potensi alami sebagai antidiabetes, antihiperlipidemik, dan antioksidan berkat kandungan tanin serta polifenol yang ada di dalamnya. Selain mengurangi kadar gula darah, serat yang terkandung di dalam bayam ini juga membantu mengontrol kadar kolesterol dan trigliserida.

Penelitian ini belum teruji secara klinis pada manusia. Masih dibutuhkan banyak penelitian lanjutan untuk memastikan manfaat bayam merah ini bagi tubuh.

3. Kaya antioksidan

Penelitian menujukkan bahwa bayam ini memiliki kandungan antioksidan polifenol yang tinggi. Asupan antioksidan dalam tubuh diyakini dapat membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, pembuluh darah, dan kanker.

Akan tetapi, manfaat satu ini memerlukan studi lanjutan dengan cakupan yang lebih luas. Penelitian tentang kandungan oksidan dalam bayam merah yang ada hanya sebatas penelitian laboratorium saja.

Tips mengolah bayam merah yang sehat nan lezat

Ada satu hal penting yang harus Anda pahami ketika ingin memasak bayam. Agar manfaat bayam merah bisa Anda rasakan secara optimal, Anda harus hati-hati ketika mengolahnya. Hindari menggunakan banyak minyak karena tekstur sayuran ini mirip seperti spons.

Ini artinya, bayam dapat menyerap sebagian besar minyak. Alih-alih ingin sehat, bayam justru bisa menumpuk kalori apabila Anda tidak mengolahnya dengan cara yang benar. Jadi, sebaiknya Anda mengolah bayam merah dengan cara direbus, dikukus, atau ditumis.

Selain itu, pastikan Anda mencuci bayam merah terlebih dahulu dengan air yang mengalir sampai benar-benar bersih, ya! Hal ini dilakukan agar sisa-sisa tanah yang menempel di daun maupun akarnya bisa hilang.

Inspirasi resep lauk dari bayam merah

Sumber: Plateful

Berikut resep tumis bayam merah yang sehat dan lezat:

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 1 ikat daun bayam merah segar
  • 1 kotak tahu cina, potong dadu
  • 1 buah jagung manis ukuran sedang, diserut
  • 3 siung bawang putih, dicincang halus
  • 1/2 buah bawang bombai, dicincang halus
  • 2 buah cabai merah keriting, dicincang kasar
  • 1 sdm minyak zaitun
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Air secukupnya

Cara membuat:

  • Panaskan minyak zaitun, lalu masak tahu cina yang sudah dipotong dadu sampai kecoklatan. Setelah itu, angkat dan tiriskan.
  • Di wajan yang sama, tumis bawang putih dan bawang bombai sampai aromanya keluar dan layu.
  • Masukkan tahu yang sudah dimasak tadi, biji jagung, dan bayam ke dalam wajan.
  • Tambahkan garam dan merica secukupnya. Aduk-aduk agar semua bahan tercampur merata.
  •  Tambahkan air sedikit saja dan masak dengan suhu rendah selama beberapa menit.
  • Aduk-aduk sampai bayam sedikit layu dan koreksi rasa.
  • Tumis bayam siap dihidangkan.

Anda bisa menghidangkan menu ini dengan sepiring nasi merah agar lebih sehat.

Sebelum makan bayam…

Bayam merah pada dasarnya sudah didukung oleh nilai nutrisi yang baik. Namun, Anda bisa mengombinasikan bayam merah dengan sayuran lainnya agar asupan nutrisi dalam tubuh Anda lebih beragam.

Satu yang perlu diingat: Bijaklah dalam menakar porsi bayam yang Anda makan. Asupan zat besi yang berlebihan dari bayam dapat memengaruhi sel darah putih (leukosit) dalam tubuh.

Benarkah bayam ini tidak boleh dipanaskan?

Sebenarnya, Anda boleh-boleh saja memanaskan bayam merah. Akan tetapi, pastikan Anda memanaskan dengan cara yang benar. Jangan terlalu lama dan jangan dipanaskan dengan suhu yang sangat tinggi. Tujuannya agar kandungan nutrisi dari bayam tidak hilang saat dipanaskan.

Ya, banyak zat gizi, seperti vitamin dan mineral, dalam sayuran tidak tahan dengan panas. Akibatnya, berbagai zat gizi tersebut bisa saja hilang jika terus terkena panas.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca