home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Makanan yang Baik dan Buruk untuk Menyembuhkan Luka

Makanan yang Baik dan Buruk untuk Menyembuhkan Luka

Terkadang, sebuah luka akan cepat mengering dan sembuh dalam waktu cepat. Namun tak jarang juga luka tak kunjung sembuh meski sudah berhari-hari. Banyak orang tidak menyadari bahwa makanan yang kita makan saat di tubuh sedang terdapat luka, ternyata malah dapat menyebabkan luka tidak kunjung sembuh. Apakah ada pantangan dan anjuran makanan saat kita sedang memiliki luka? Tentu ada. Mari simak makan untuk menyembuhkan luka, yang harus dimakan dan harus dihindari.

Makanan untuk menyembuhkan luka

1. Kedelai

Makanan untuk menyembuhkan luka yang satu ini dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Mengapa kedelai bagus untuk penyembuhan luka? Kedelai mengandung berbagai macam vitamin, termasuk vitamin A, C, D, E dan K, yang meningkatkan fungsi pencernaan yang baik, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan kesehatan kulit, khusunya kulit yang mengalami peradangan dan luka. Kedelai juga mengandung tinggi protein untuk membentuk jaringan baru pada sel-sel pada kulit.

2. Cokelat

Buat Anda yang suka cokelat, kalau sedang terdapat luka pada tubuh Anda, Anda boleh bersenang hati. Pasalnya, kandungan pada cokelat baik dan bermanfaat untuk kesehatan secara keseluruhan.

Menurut Contemporary Reviews in Cardiovascular Medicine,cokelat hitam dapat membantu menjaga tingkat tekanan darah yang sehat. Hal tersebut berdampak untuk kemampuan tubuh, khususnya kulit, untuk memberikan oksigen, nutrisi, dan vitamin bagi kulit yang mengalami luka. Cokelat juga memiliki sifat antioksidan yang kuat, yang dapat bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh untuk membantu mencegah infeksi berlebih di kulit Anda.

3. Brokoli

Sayuran yang satu ini, selain lezat nyatanya menjadi salah satu makanan untuk menyembuhkan luka yang baik jika Anda konsumsi. Mengapa brokoli baik untuk penyembuhan luka?

Brokoli adalah sayuran silang yang tinggi kaya akan xat fitonutrien. Menurut National Institutes of Health, brokoli merupakan sumber antioksidan yang membantu mengelola peradangan dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Keuntungan lainnya, brokoli juga mengandung vitamin C, guna memelihara perbaikan dan pertumbuhan segala bentuk jaringan, dari pembuluh darah hingga ke lapisan kulit bagian atas.

Makanan yang harus dihindari jika Anda sedang dalam penyembuhan luka

1. Makanan yang mengandung rempah

Rempah aditif seperti jahe dan kunyit memang memiliki porsi dalam racikan ramuan masakan tradisional. Tapi sayangnya, rempah-rempah tersebut telah terbukti tidak baik bagi luka terbuka pada tubuh. Menurut John Hopkins Medical School, rempah rempah seperti jahe dan kunyit, telah terbukti tidak baik untuk penyembuhan luka.

Pada luka luar yang masih basah, sangat dibutuhkan penggumpalan darah agar cepat mengering, tetapi rempah-rempah justru bersifat sebaliknya, yaitu mengurangi risiko penggumpalan. Pembekuan darah sangat penting untuk penyembuhan luka. Setelah cedera terjadi, darah mulai mengumpul, menciptakan gumpalan yang menutup luka dan mencegah perdarahan lebih lanjut.

2. Gula

Sajian yang mengandung gula merupakan salah satu makanan yang harus dijauhi saat Anda sedang berusaha menyembuhkan luka, karena gula mempengaruhi tingkat kolagen di kulit Anda. Kolagen adalah komponen penting dari penyembuhan luka. Nah, tetapi gula juga sangat merusak kekebalan karena mengganggu kemampuan sel darah putih untuk menghancurkan bakteri, sehingga penyembuhan luka jadi memakan waktu lebih lama.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

5 Superwoods to Promote Wound Healing https://www.advancedtissue.com/5-superfoods-to-promote-wound-healing/ Diakses pada 23 Februari 2017

The Best Foods to Eat To Help Stitches Heal http://www.livestrong.com/article/485523-the-best-foods-to-eat-to-help-stitches-heal/ Diakses pada 23 Februari 2017

6 Nutrition Tips To Promote Wound Healing http://www.eatright.org/resource/health/wellness/preventing-illness/6-nutrition-tips-to-promote-wound-healing Diakses pada 23 Februari 2017

Foto Penulis
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 27/02/2017
x