Berbagai Tanda dan Gejala Anda Sebentar Lagi Mau Menopause

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 05/11/2018 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Setiap wanita dewasa pada akhirnya akan menopause. Menopause mulanya ditandai dengan berhentinya menstruasi dalam 12 bulan berturut-turut. Lalu, apa lagi tanda dan gejala awal menopause?

Sebelum menopause, wanita masuk perimenopause dulu

mempersiapka gejala menopause

Sebenarnya sebelum gejala awal menopause muncul, seorang wanita akan mengalami fase perimenopause terlebih dahulu. Perimenopause adalah masa transisi dari siklus menstruasi normal hingga nantinya nihil tidak menstruasi sama sekali.

Perimenopause ditandai dengan penurunan produksi hormon estrogen mulai di usia pertengahan 30-an sampai 40 tahun. Saat Anda sudah masuk fase perimenopause, siklus haid Anda menjadi tidak teratur.

Fase perimenopause biasanya berlangsung selama sekitar 4 tahun, namun beberapa wanita ada yang hanya beberapa bulan atau bahkan hingga 10 tahun.

Dilansir dalam laman Healthline, gejala awal seorang wanita mengalami perimenopause ini umumnya sama dengan gejala awal menopause. Namun tingkat keparahannya bisa berbeda.

Apa saja gejala awal menopause?

tanda gejala menopause

Proses menopause setiap wanita itu unik dan bervariasi. Namun, gejala awal yang paling umum muncul sebelum menopause adalah:

  • Menstruasi makin jarang (makin tidak teratur).
  • Darah yang keluar saat menstruasi bisa jadi lebih sedikit atau jauh lebih banyak dari biasanya.
  • Mudah kepanasan (hot flashes).
  • Mudah berkeringat di malam hari.

Biasanya wanita mulai mengalami menopause di usia 45-55 tahun. Namun, ada beberapa hal yang bisa memicu menopause terjadi lebih cepat, seperti riwayat kanker dan gaya hidup yang termasuk merokok, stres, serta pola makan.

Gejala lain yang muncul semakin mendekati menopause

keinginan bunuh diri insomnia

Gejala lain yang umumnya akan muncul tak lama menjelang menopause adalah:

  • Insomnia
  • Vagina kering
  • Berat badan naik
  • Depresi
  • Kegelisahan
  • Lebih sulit konsentrasi
  • Masalah penurunan memori
  • Menurunnya hasrat melakukan seks
  • Kulit, mulut, dan mata kering
  • Peningkatan jumlah urin
  • Sakit kepala
  • Detak jantung yang lebih cepat
  • Terasa nyeri atau kaku di persendian
  • Payudara tidak terasa sekencang sebelumnya
  • Menurunnya massa tulang
  • Menurunnya massa otot
  • Rambut rontok semakin banyak
  • Ngompol saat batuk atau bersin (inkontinensia urine)

Menopause umumnya tidak membutuhkan pengobatan spesifik. Istirahat cukup, menjaga pola makan, olahraga, dan mungkin minum obat pereda nyeri dapat membantu meredakan gejalanya.

Namun, jika Anda merasa gejala menopause yang muncul sangat mewalahkan sampai menghambat aktivitas, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mencari penyebab dan pengobatannya yang lebih sesuai.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hadapi Gejala Menopause dengan Menghindari 5 Jenis Makanan Ini

Gejala yang dialami oleh para wanita menopause memang tidak dapat dicegah, tetapi Anda bisa menguranginya dengan menghindari jenis makanan tertentu.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Tips Sehat 18/10/2019 . 4 menit baca

Kenali Periode Perimenopause, Masa Transisi Wanita Menuju Menopause

Perimenopause adalah masa transisi menuju menopause yang dialami oleh hampir semua wanita. Apa saja gejala yang ditimbulkan dari kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 14/09/2019 . 5 menit baca

Kenapa Wanita Lansia Makin Enggan Berhubungan Intim?

Gairah seks wanita lansia bisa menurun 2-3 kali lebih cepat ketimbang pria, dan umum mulai dirasakan sedini usia 40 tahun. Apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Perawatan Lansia 29/08/2019 . 3 menit baca

6 Efek Samping yang Muncul Setelah Operasi Angkat Rahim

Operasi angkat rahim biasanya jadi solusi dari masalah sistem reproduksi wanita. Namun, sudah tahukah Anda efek samping jangka panjang dari histerektomi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/04/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

olahraga untuk wanita menopause

4 Jenis Olahraga Saat Menopause untuk Menurunkan Berat Badan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020 . 4 menit baca
seks memperlambat menopause

Rutin Berhubungan Seks Bisa Memperlambat Datangnya Menopause

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020 . 4 menit baca
olahraga untuk wanita menopause

5 Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Menopause

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 20/03/2020 . 4 menit baca
berat badan naik menopause

Berat Badan Malah Naik Setelah Menopause? Ternyata Ini Sebabnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 17/11/2019 . 3 menit baca