Bisakah Kita Mengendalikan Mimpi?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Juni 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mengendalikan mimpi mungkin terdengar seperti hal yang cuma terjadi di film, seperti yang digambarkan dalam film sci-fi yang dibintangi Leonardo DiCaprio, Inception. Menariknya, ada sebuah studi dari Harvard yang membuktikan bahwa mengendalikan mimpi bukanlah sesuatu yang mustahil.

Adalah Deirdre Barrett, asisten profesor klinis psikologi di Harvard Medical School yang mengungkap fakta tersebut dalam bukunya The Committee of Sleep: How Artists, Scientists and Athletes Use Dreams for Creative Problem Solving – and How You Can Too.

Dilansir Independent, Barrett mengatakan kita bisa mengendalikan mimpi kita dengan teknik yang disebut ‘inkubasi mimpi’.

“Jika Anda ingin mimpi tentang subjek tertentu, fokuslah tepat saat Anda mau tidur. Ketika Anda mulai bermimpi, tahan atau fokuslah pada gambaran mimpi yang berhubungan dengan subjek yang Anda fokuskan sebelum Anda tidur tadi,” jelas Barrett.

Cara lain yang bisa membuat Anda memilih “menu” mimpi Anda, yaitu dengan menempatkan foto atau objek yang menggambarkan apa yang ingin Anda impikan di samping kasur. Tapi ingat, bila Anda mengalami gangguan saat tidur, seperti terjatuh dari kasur atau hal lain yang menyebabkan Anda terbangun, maka mimpi Anda juga akan terganggu.

“Kalau Anda tidak segera mengingat dan memanggil lagi mimpi Anda sebelumnya, tetaplah berbaring dan cobalah tidur lagi sambil tetap fokus pada mimpi sebelumnya. Siapa tahu bisa kembali lagi. Kadang-kadang mimpi yang hilang tadi akan kembali lagi secara keseluruhan,” tambah Barrett.

Alat pengendali mimpi sudah ada, tapi…

Anda juga bisa mengendalikan mimpi Anda dengan alat berupa penutup mata untuk tidur bernama Remee. Penutup mata yang ramai diperbincangkan media luar negeri ini mengklaim bisa membuat kita mengendalikan apa yang kita lihat dan lakukan saat kita bermimpi, tepatnya ketika memasuki lucid dreaming, tahap tumpang tindih antara tidur dan sadar.

Penutup mata ini memiliki enam lampu LED yang menurut pembuatnya akan membantu pengguna untuk mengubah isi mimpi dan mengendalikan jalan cerita dalam mimpi mereka. Duncan Fraizer, pengembang Remee, seperti dikutip Express, mengatakan penutup mata ini dibuat untuk memperbanyak mimpi penggunanya, memiliki mimpi yang lebih baik, serta membuat mimpi terasa lebih hidup.

Meskipun penutup mata ini belum mendapatkan persetujuan dari dunia medis, tapi para pengembangnya mengklaim Remee bisa membantu penggunanya mengerti dan mengendalikan mimpi mereka sebaik membicarakan masalah pribadi. Selain itu, penutup mata ini juga disinyalir dapat membantu orang melupakan mimpi buruk.

Menanggapi kemampuan Remee dan klaim yang disebutkan pengembangnya, ahli tidur Dr. Daniel Erichsen, menyebut bahwa penutup mata ini sebenarnya tidak berbahaya.

“Penutup mata ini tidak berbahaya, tapi tidak ada bukti penutup mata ini bekerja,” tegas Dr. Daniel.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

5 Penyebab Telinga Gatal dan Cara Mengobatinya

Jika telinga Anda gatal, jangan digaruk atau dicungkil dengan jari. Ketahui dulu, penyebab telinga gatal, baru Anda akan tahu bagaimana cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Fakta Unik 7 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

6 Efek Samping Aromaterapi yang Harus Diwaspadai

Terlepas manfaatnya bagi tubuh, romaterapi ternyata menyimpan efek buruk yang dapat merugikan kesehatan. Simak efek samping aromaterapi berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 6 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

7 Komplikasi Asam Urat yang Berbahaya untuk Kesehatan dan Perlu Diwaspadai

Asam urat Anda sering kambuh? Yuk, segera obati. Jika tidak, hal ini bisa memicu komplikasi akibat asam urat yang bahaya bagi tubuh. Apa saja itu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Jangan Salah, Kenali Perbedaan antara Rematik dan Asam Urat

Rematik dan asam urat adalah dua penyakit beda, yang sama-sama bikin nyeri sendi. Apa saja perbedaan asam urat dan rematik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Arthritis (Radang Sendi), Kesehatan Muskuloskeletal 6 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

alergi bawang putih

Kenapa Ada Orang yang Mengalami Alergi Bawang Putih dan Bisakah Diobati?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
apa itu intuisi

Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
bra kawat

Mana yang Lebih Sehat Buat Payudara: Bra Biasa Atau Berkawat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
eksim kering dan eksim basah

Apa Bedanya Eksim Basah dan Eksim Kering?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit