backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

7 Manfaat Tidur Pakai Guling dan Tips Memilih dengan Benar

Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H. · General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 05/12/2023

7 Manfaat Tidur Pakai Guling dan Tips Memilih dengan Benar

Guling kerap kali dipandang sebatas pendamping bantal dan selimut agar Anda bisa tidur lebih nyenyak. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa guling menyimpan berbagai fungsi penting dalam menjaga kesehatan tubuh? Yuk, ketahui selengkapnya di bawah ini!

Ragam fungsi guling yang perlu diketahui

Tidur miring dianggap sebagai posisi tidur terbaik bagi sebagian pengidap gangguan kesehatan.

Nah, memakai guling dapat membantu mempertahankan postur tubuh ketika tidur miring. Hal ini dilakukan dengan melingkarkan tangan dan menjepit bantal di antara kedua kaki.

Selain untuk mendukung postur tubuh saat tidur, bantal dan guling juga mempunyai beberapa fungsi lain untuk kesehatan seperti berikut ini.

1. Membantu meredakan heartburn dan GERD

tidur peluk guling

Tidur miring ke kiri menggunakan guling membantu meredakan gangguan akibat asam lambung naik, seperti heartburn dan penyakit refluks asam lambung (gastroesophageal reflux disease/GERD).

Posisi ini membantu menempatkan otot sfingter esofagus bagian bawah menjadi lebih tinggi daripada lambung. Otot ini berfungsi mencegah asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

Selain itu, posisi tidur miring ke kiri juga baik untuk orang yang kerap mengalami perut kembung, sembelit, dan gangguan pencernaan lainnya.

2. Mengurangi dengkuran saat tidur

Kebanyakan orang mungkin mengawali tidur mereka dengan posisi telentang, padahal Anda akan lebih sering ngorok atau mendengkur ketika tidur dengan posisi ini.

Pasalnya, posisi tidur ini membuat uvula (bagian dalam tenggorokan yang menggantung di tengah langit-langit mulut) bergerak ke belakang tenggorokan sehingga bisa menyumbat saluran napas.

Guling berfungsi menjaga supaya tubuh Anda tetap berbaring menyamping. Ketika Anda tidur miring sambil peluk guling, saluran napas akan tetap terbuka sehingga Anda bisa bernapas lega.

Tahukah Anda?

Tersumbatnya saluran napas oleh otot-otot tenggorokan juga dapat menyebabkan obstructive sleep apnea (OSA). Kondisi ini bisa membuat napas berhenti selama 10–20 detik hingga lebih dari 30 kali dalam satu jam selama seseorang tidur.

3. Menurunkan risiko nyeri leher dan punggung

Penggunaan guling yang tepat membantu memberikan dukungan yang diperlukan oleh leher dan punggung selama Anda tidur dalam posisi miring.

Pasalnya, tidur dalam posisi tengkurap berisiko meningkatkan tekanan pada tulang belakang. Hal inilah yang bisa menimbulkan nyeri leher dan punggung setelah bangun tidur.

4. Menjaga kehamilan tetap sehat

Bantal hamil dengan tipe full length pillow membantu menopang bagian depan tubuh ibu hamil, termasuk lengan, perut, dan kaki. Bentuk bantal hamil ini menyerupai guling.

Umumnya, dokter menyarankan untuk tidur miring ke kiri selama kehamilan. Posisi tidur ini bisa mengurangi tekanan sehingga aliran darah ke rahim, usus, dan ginjal lebih lancar.

Tidur miring ke kiri juga dianggap lebih aman. Dikutip dari Cleveland Clinic, tidur telentang sepanjang malam dikaitkan dengan meningkatnya risiko bayi lahir mati (stillbirth).

5. Melindungi bayi saat tidur

bantal tidur untuk bayi

Setelah bayi lahir, guling memiliki fungsi untuk menopang bayi supaya tidak berguling saat tidur.

Tidur telentang adalah posisi tidur terbaik untuk bayi sampai usia enam bulan. Posisi tidur ini bisa menurunkan risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) sebanyak 50 persen.

Anda bisa meletakkan guling di bawah ketiak bayi untuk memastikan ia tetap dalam posisi tidur yang aman. Guling akan menjaga posisi tubuhnya tetap telentang selama tidur.

6. Membantu mengurangi rasa sakit

Anda mungkin merasa lebih nyaman bila tidur sambil peluk guling saat demam. Dikutip dari Harvard Health, efek ini berhubungan dengan pelepasan endorfin dalam tubuh.

Memeluk guling bisa jadi menghasilkan efek yang sama seperti saat Anda memeluk pasangan.

Aktivitas ini membantu melepaskan hormon endorfin sebagai penghilang rasa sakit alami. Tak hanya itu, hormon ini juga meningkatkan rasa bahagia secara keseluruhan.

7. Mendukung aktivitas yoga

Yoga tidak selamanya harus dilakukan di atas matras yoga. Anda juga bisa melakukan latihan relaksasi ini di tempat tidur, baik sebelum maupun setelah tidur malam.

Guling memiliki fungsi sebagai penyangga tambahan bagi tubuh, terutama pada punggung dan perut, serta meningkatkan kenyamanan selama latihan yoga.

Hal ini dapat mengurangi ketegangan otot, membuat tubuh lebih rileks, dan menopang postur tubuh yang benar.

Tips memilih guling yang baik untuk kesehatan

Berikut ini hal-hal yang harus Anda perhatikan saat memilih guling yang baik untuk kesehatan.

  • Ukuran guling. Pilih ukuran guling sesuai kebutuhan, seperti guling yang lebih panjang untuk menopang ibu hamil atau guling yang kecil dan pendek untuk bayi.
  • Material pengisi guling. Bobot dan seberapa empuk guling dipengaruhi oleh bahan pengisinya, seperti kapas, memory foam, lateks, atau bulu angsa.
  • Sarung guling. Ada baiknya gunakan sarung bantal dan guling dari katun yang halus, lembut, dan nyaman pada permukaan kulit.

Dengan memahami fungsi guling untuk kesehatan dan cara tepat dalam memilihnya, Anda bisa meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Jika Anda memiliki gangguan kesehatan tertentu, seperti nyeri leher atau punggung kronis, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan spesialis terkait.

Mereka bisa memberikan saran mengenai jenis kasur, bantal, dan guling yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kesimpulan

  • Fungsi guling adalah membantu menjaga posisi tubuh agar tetap miring selama tidur.
  • Guling memiliki fungsi untuk meredakan heartburn dan GERD, mengurangi dengkuran, hingga mencegah nyeri leher dan punggung.
  • Dalam memilih guling yang tepat untuk meningkatkan kualitas tidur, beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan yaitu ukuran, material pengisi, dan sarung guling.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

General Practitioner · Medicine Sans Frontières (MSF)


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 05/12/2023

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan