Berbagai Penyebab Nyeri di Dada Selain Tanda Serangan Jantung

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/09/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Ketika Anda merasa nyeri di dada untuk pertama kalinya, Anda mungkin gelagapan panik bahwa ini adalah serangan jantung. Padahal, tidak semua nyeri dada berhubungan dengan jantung. Nyeri di dada juga bisa disebabkan oleh masalah tertentu yang berasal dari organ tubuh lain, seperti paru-paru atau otot.

Beberapa penyebab nyeri di dada yang perlu Anda ketahui

Nyeri di dada karena masalah pada jantung

Penyakit jantung koroner

Nyeri dada yang mungkin pernah atau sering Anda alami disebut dengan angina. Angina terjadi ketika otot jantung Anda tidak mendapatkan pasokan darah yang cukup oksigen. Akibatnya, Anda akan merasakan tekanan pada dada Anda. Rasa nyeri juga dapat terjadi pada bahu, lengan, leher,  atau rahang Anda. Biasanya, angina dapat terjadi karena luapan emosi yang berlebihan atau berolahraga terlalu berat.

Salah satu penyakit jantung yang ditandai dengan nyeri dada adalah penyakit arteri koroner (arteriosklerosis). Penyakit ini terjadi karena adanya penyumbatan aliran darah ke jantung. Hal ini dapat mengakibatkan penggumpalan darah yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Serangan jantung

Serangan jantung dapat terjadi karena kematian sel-sel otot jantung akibat penurunan aliran darah melalui pembuluh darah jantung. Rasa nyeri dada akibat serangan jantung akan terasa lebih parah dan tidak mereda setelah beristirahat. Bahkan, rasa nyeri dada biasanya juga disertai dengan rasa mual, sesak napas, atau badan terasa lemah.

Perikarditis

Perikarditis merupakan suatu peradangan pada perikardium yang berbentuk seperti kantung mengelilingi organ jantung. Perikarditis sering disertai dengan rasa nyeri dada. Bahkan terkadang, rasa nyeri dapat bertambah buruk ketika bernapas, menelan makanan, atau berbaring telentang.

Nyeri di dada karena masalah pada pencernaan

Asam lambung naik

Asam lambung baik, alias heartburn, adalah sensasi terbakar di dada yang sering terjadi dengan rasa pahit di tenggorokan atau mulut. Heartburn biasanya terjadi ketika isi perut kembali ke kerongkongan. Hal tersebut wajar jika terjadi sesekali. Namun, jika hal tersebut terjadi dua kali seminggu atau lebih, Anda mungkin memiliki penyakit asam lambung (GERD). Faktor pemicu GERD antara lain obesitas, merokok, kehamilan, dan konsumsi makanan pedas atau berlemak. Nyeri dada GERD bisa menyerupai gejala serangan jantung.

Pankreatitis

Pankreatitis akut adalah peradangan pada pankreas yang ditandai dengan rasa nyeri pada perut yang dapat merambat ke dada dan punggung. Rasa nyeri dapat muncul secara tiba-tiba. Gejala lain yang timbul dapat berupa rasa mual, muntah, demam, dan denyut nadi bergerak cepat.

Nyeri di dada karena masalah pada paru-paru

Pleuritis

Pleuritis adalah radang pada pleura –yang merupakan lapisan tipis pembungkus paru-paru. Pleuritis ditandai dengan rasa nyeri dada, terutama saat menarik napas panjang ataupun batuk. Biasanya, pleuritis disebabkan oleh infeksi bakteri, tuberculosis, kanker, atau kondisi lainnya.

Pneumonia

Pneumonia merupakan infeksi pada paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamurm atau parasite. Gejala utama yang sering ditemui adalah batuk berdahak maupun tidak berdahak, demam, sesak napas, dan nyeri pada bagian dada/perut.

Nyeri di dada karena masalah pada otot

Otot tegang

Tanpa Anda sadari, olahraga berlebihan dapat menyebabkan otot dada Anda menegang. Dan, jika Anda merasakan nyeri saat menekan dinding dada Anda, mungkin hal tersebut disebabkan oleh cedera muskuloskeletal, bukan disebabkan oleh jantung.

Kostokondritis

Kostokondritis adalah peradangan tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk ke tulang dada. Akibatnya, Anda akan merasakan rasa nyeri pada dada yang hampir mirip dengan serangan jantung atau gangguan jantung lainya.

Sebenarnya nyeri dada bukanlah penyakit. Nyeri dada adalah pertanda bahwa ada sesuatu yang salah pada diri Anda. Oleh karena itu, jika Anda memiliki nyeri dada yang tidak dapat dijelaskan, Anda harus segera konsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya agar Anda segera mendapatkan pengobatan yang tepat. Karena meskipun terkesan sepele, namun nyeri di dada tidak boleh Anda abaikan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Saat harus tampil di depan umum atau mau kencan pertama, tiba-tiba perut jadi sangat mual karena gugup. Mengapa bisa begitu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 21/06/2020 . 6 menit baca

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20/06/2020 . 5 menit baca

Sering Mual Setelah Minum Kopi? Ini Penyebab dan Tips Mengatasinya

Salah satu efek yang paling sering dikeluhkan setelah minum kopi adalah rasa mual. Ini berbagai penyebab dan tips mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 20/06/2020 . 5 menit baca

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Benarkah frozen yogurt memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dari es krim? Cari tahu di sini untuk memastikan apakah frozen yogurt memang lebih sehat.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 17/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 10 menit baca
endokarditis adalah

Endokarditis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 1 menit baca
Serangan jantung bersepeda

Hati-hati Serangan Jantung Saat Bersepeda Terutama untuk Pemula

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 24/06/2020 . 4 menit baca