6 Pilihan Obat Alami (Herbal) untuk Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 September 2020 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Untuk Anda yang menderita penyakit jantung memang harus diobati dengan perawatan dokter, seperti minum obat heparin atau mengikuti prosedur pemasangan ring jantung. Ternyata, tidak hanya itu saja. Ada juga pilihan minum obat alami sebagai perawatan penyakit jantung. Apa saja obat herbal yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit jantung? Lihat daftarnya berikut ini.

Pilihan obat alami (herbal) untuk penyakit jantung

Seseorang yang didiagnosis terkena penyakit jantung (kardiovaskuler), harus menjalani pengobatan secara rutin dan berkelanjutan. Tujuannya, agar gejala penyakit kardiovaskuler, seperti sesak napas, nyeri dada, atau denyut jantung tidak beraturan tidak semakin parah dan kambuh.

Selain minum obat-obatan dari dokter, tersedia juga obat alami untuk sakit jantung, di antaranya:

1. Suplemen omega 3

Harvard Heart Publishing menyebutkan bahwa American Heart Association (AHA) merekomendasikan penggunaan suplemen omega 3 pada pasien penyakit jantung koroner dapat mencegah serangan jantung.

Obat alami ini juga menunjukkan potensi menurunkan risiko kematian lebih rendah pada pasien penyakit jantung. Besarnya penurunan risiko ternyata berkaitan dengan seberapa besar dosis minyak ikan yang diminum.

Setelah diselidiki, suplemen yang dikenal dengan sebutan minyak ikan ini memberikan perlindungan pada jantung dengan beberapa cara, seperti:

  • Menstabilkan aliran darah di dalam dan sekitar jantung.
  • Mengurangi kadar trigliserida darah dalam tubuh.
  • Menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan.
  • Mencegah pembekuan darah.

Meski begitu, hingga kini studi masih mengamati efektivitas maupun kemungkinan efek samping penggunaan obat alami untuk perawatan penyakit jantung.

2. Suplemen vitamin D

Obat alami yang biasanya digunakan untuk mengobati penyakit jantung adalah suplemen vitamin D. Ini dikaitkan dengan asupan vitamin D, baik itu dari makanan maupun sinar matahari yang tidak tercukupi dengan risiko penyakit jantung yang semakin meningkat.

Vitamin D diketahui berperan sebagai pengatur kalsium dalam tubuh. Selain itu, juga menjaga kadar fosfor dalam darah. Sayangnya,  penggunaan suplemen vitamin D untuk pasien penyakit jantung masih diperdebatkan. Pasalnya, studi lain menunjukkan bahwa konsumsi suplemen obat alami ini tidak menimbulkan manfaat untuk pasien penyakit jantung.

Bahkan, konsumsi suplemen vitamin D bersamaan dengan suplemen kalsium bisa meningkatkan risiko terjadinya stroke.

3. Suplemen yang mengandung bawang putih

Obat alami untuk penyakit jantung yang bisa dijadikan pilihan adalah suplemen bawang putih. Ya, Anda tentu sudah tidak asing dengan manfaat bawang putih bagi jantung, bukan?

Bawang putih mengandung vitamin C, vitamin B6, mangan, selenium, dan antioksidan, seperti allicin yang memberikan manfaat baik bagi jantung. Semua nutrisi tersebut dapat mencegah penyakit jantung karena menjaga tekanan darah tetap stabil.

Selain tersedia dalam bentuk rempah asli, bawang juga dijadikan ekstrak yang dikemas menjadi suplemen. Guna mengetahui efektivitas suplemen bawang putih, Ravi Varshney dan rekannya melakukan penelitian, yang kemudian dimuat pada The Journal of Nutrition.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa konsumsi suplemen bawang putih mengurangi tekanan darah sebesar 7-16 mmHg (sistolik) dan 5-9 mmHg (diastolik). Selain itu, kadar kolesterol total juga berkurang sebesar 7,4-29,9 mg/dL.

Perlu Anda ketahui bahwa tekanan darah dan kadar kolesterol tinggi menjadi risiko penyakit jantung yang paling umum. Keduanya, menjadi penyebab penyakit jantung karena bisa membentuk plak yang mempersempit aliran darah di pembuluh darah arteri, memperberat kerja jantung, dan mengurangi elastisitas pembuluh darah arteri.

Penggunaan obat alami ini juga terbilang aman untuk pasien penyakit jantung. Hanya saja, kandungan bawang putih bisa memunculkan reaksi alergi pada beberapa orang.

4. Suplemen vitamin K

Selanjutnya, obat alami yang bisa dijadikan andalan untuk penyakit jantung adalah suplemen vitamin K. Studi yang diterbitkan pada jurnal Heart menunjukkan potensi vitamin K untuk menjaga kesehatan kardiovaskuler pada pasien penyakit ginjal kronis.

Hasil studinya adalah obat alami berupa suplemen vitamin K memberikan manfaat pada kesehatan jantung, yakni mengurangi kalsifikasi vaskuler.

Kalsifikasi vaskuler sendiri merupakan lintasan metabolisme yang menyebabkan senyawa kalsium pada pembuluh darah. Melekatnya kalsium pada pembuluh darah ini nantinya akan membentuk plak dan menyebabkan penyakit aterosklerosis.

Jika risiko kalsifikasi vaskuler, itu artinya pembentukan plak akan lebih rendah sehingga risiko penyakit jantung juga ikut menurun. Namun, penggunaan obat herbal untuk penyakit jantung ini tidak mengurangi kekakuan pada pembuluh darah arteri.

5. Suplemen vitamin B

Vitamin B menjadi salah satu vitamin yang memiliki manfaat baik untuk jantung. Mulai dari vitamin B1 (tiamin) dan vitamin B2 (riboflavin) yang mendukung kesehatan saraf dan otot jantung .

Oleh karena itu, periset melakukan pengamatan lebih dalam mengenai vitamin ini, salah satunya adalah penggunaan suplemen vitamin B sebagai obat alami untuk penyakit jantung. Apalagi, studi pada American Journal Of Preventive Medicine menunjukkan bahwa kekurangan vitamin B berisiko menimbulkan stroke, aterosklerosis, dan serangan jantung.

Sebagian studi menunjukkan hasil bahwa penggunaan suplemen ini dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung. Namun, hingga kini studi masih terus melakukan pengamatan lebih dalam mengenai efektivitas sekaligus keamanan suplemen vitamin B bagi kesehatan jantung.

6. Fitosterol

Terakhir, Anda juga bisa memilih suplemen yang mengandung fitosterol sebagai obat alami dalam mengatasi penyakit jantung.

Suplemen ini mengandung senyawa sterol dan ester stanol, yakni senyawa alam pada membran sel tanaman yang strukturnya mirip kolesterol dalam tubuh. Baik sterol maupun stanol, keduanya dapat ditemukan dengan mudah pada buah, sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Bia dikonsumsi, senyawa ini bersaing dengan kolesterol dalam proses penyerapan di sistem pencernaan. Alhasil, penyerapan kolesterol akan terhambat dan membuat kadar kolesterol dalam darah berkurang.

Dari manfaat tersebut, penggunaan fitosterol dapat membantu pasien penyakit jantung mengelola kadar kolesterol dalam tubuhnya. Berdasarkan laporan Cleveland Clinic, tidak ada efek kesehatan negatif dari penggunaan suplemen ini karena jaringan tubuh tidak menyimpan fitosterol sehingga penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.

Namun, sejauh ini belum ada penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas maupun efek samping penggunaan obat ini pada pasien dengan penyakit jantung.

Hal yang penting diperhatikan sebelum minum obat alami penyakit jantung

Perlu Anda ketahui obat tradisional, bukanlah pilihan utama untuk mengobati penyakit jantung. Anda tetap harus mengutamakan pengobatan yang direkomendasikan dokter spesialis jantung yang menangani kondisi Anda.

Penggunaan obat herbal untuk penyakit jantung juga perlu pengawasan dokter. Itu artinya, Anda tidak boleh menggunakan obat herbal ini bersamaan dengan obat yang diresepkan dokter secara bersamaan, maupun mengganti obat resep dokter dengan suplemen tanpa persetujuan dokter.

Pasalnya, tindakan tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi efektivitas obat atau menimbulkan efek samping mengganggu yang bisa memperparah penyakit jantung.

Jadi, konsultasikan lebih dahulu rencana Anda menggunakan obat alami untuk sakit jantung dengan dokter. Kemudian, dokter akan mempertimbangkan manfaat sekaligus efek samping yang mungkin muncul jika Anda mengandalkan suplemen sebagai cara mengobati penyakit jantung secara alami.

Selain mengonsumsi obat alami penyakit jantung, terapkan gaya hidup sehat

Penggunaan obat herbal maupun resep dokter tidak akan efektif jika gaya hidup Anda masih buruk. Mengapa? Gaya hidup yang buruk, seperti sering mengonsumsi makanan berminyak bisa meningkatkan pembentukan plak  di pembuluh darah dan ini menjadi salah satu penyebab penyakit jantung paling umum.

Berikut ini penerapan gaya hidup sehat yang bisa membantu pasien penyakit kardiovaskuler menjaga kesehatan jantungnya, meliputi:

1. Olahraga teratur

Selain minum obat alami untuk meredakan gejala penyakit jantung, pasien bisa membiasakan diri untuk olahraga.  Pasalnya, olahraga sangat memengaruhi jantung dan fungsinya karena aktivitas fisik ini dapat menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan mengendalikan berat badan.

Anda tidak perlu berolahraga berlebih. Cukup berjalan selama 30 menit 5 kali seminggu, atau memilih olahraga lain yang aman untuk pasien penyakit jantung. Bicarakan dengan dokter sebelum memulai program olahraga. Jika Anda telah mengalami serangan jantung, Anda ingin memastikan bahwa jantung Anda siap untuk berolahraga.

2. Diet jantung

Guna mendukung kerja obat alami dalam meredakan gejala penyakit jantung, Anda harus mengikuti diet jantung. Pasalnya, setiap makanan yang dikonsumsi bisa memengaruhi kadar kolesterol, tekanan darah, dan berat badan Anda. Jika pilihan makanan dan porsinya tidak sesuai, kesehatan jantung bisa memburuk.

Anda harus menjauhi pantangan makanan untuk pasien penyakit jantung, seperti makanan cepat saji dan junk food. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi makanan yang menyehatkan jantung, seperti sayur, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Lewat makanan yang sehat tersebut, Anda bisa mencukupi berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Contohnya, nutrisi yang terkandung pada obat herbal untuk penyakit jantung, mulai dari vitamin D, vitamin K, omega 3, hingga antioksidan.

3. Kontrol stres

Obat alami untuk penyakit jantung juga akan bekerja optimal jika Anda bisa mengontrol stres. Seperti yang Anda tahu bahwa stres berat menjadi penyebab penyakit jantung sekaligus memperparah kondisinya.

Salah satu cara mengurangi stres yang dihadapi adalah dengan meditasi. Kegiatan ini melatih Anda untuk mengatur pernapasan, meningkatkan konsentrasi, dan mengalihkan diri dari berbagai emosi negatif. Meditasi bisa dilakukan secara mandiri atau diterapkan bersamaan dengan jenis olahraga tertentu, seperti yoga dan taichi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Fototerapi, Terapi Cahaya untuk Penyakit Kulit dengan Sinar UV

Pengobatan penyakit kulit dapat dilakukan dengan beberapa cara. Salah satunya dengan fototerapi atau terapi cahaya. Apa itu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesehatan Kulit 9 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Ragam Penyebab Eksim Beserta Faktor Pemicu Kekambuhannya

Eksim membuat kulit memerah, kasar, pecah-pecah, terasa amat gatal, dan sangat kering. Apa sebenarnya penyebab eksim alias dermatitis atopik?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kesehatan Kulit, Dermatitis 8 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Apa Pengobatan yang Bisa Dilakukan untuk Thalasemia?

Meski tak ada obat untuk menyembuhkan thalasemia, ada beberapa pilihan pengobatan standar, seperti transfusi darah atau transplantasi sumsum tulang.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit Kelainan Darah, Thalasemia 5 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

8 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Kabar baik, berbagai masalah jantung dapat Anda cegah. Cara mencegah penyakit jantung pun beragam. Apa saja tindakan pencegahan penyakit jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bmt transplantasi sumsum tulang

Memahami Prosedur Transplantasi Sumsum Tulang Belakang (BMT)

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit
obat pereda nyeri otot

Obat Nyeri Otot: Mulai dari Obat Resep Dokter Hingga Obat Herbal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 17 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
komplikasi dermatitis

Berbagai Komplikasi yang Mungkin Muncul Akibat Penyakit Dermatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
dermatitis numularis

Dermatitis Numularis (Eksim Diskoid)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit