9 Buah dan Sayur yang Baik untuk Penderita Darah Rendah

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/10/2017
Bagikan sekarang

Penderita tekanan darah rendah atau hipotensi dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang dapat membantu meningkatkan tekanan darah, kebalikan dari penderita hipertensi (tekanan darah tinggi). Untuk meningkatkan tekanan darah, Anda bisa mengonsumsi banyak makanan yang mengandung natrium atau sodium.

Sebenarnya, makanan yang mengandung natrium bisa dengan mudah Anda temukan. Misalnya, pada makanan kemasan, makanan siap saji, atau makanan yang mengandung garam tinggi. Namun, makanan ini biasanya juga mengandung banyak lemak jenuh dan kolesterol, sehingga tidak baik untuk kesehatan Anda. Cara lain yang lebih sehat untuk meningkatkan tekanan darah adalah dengan mengonsumsi buah dan sayur.

Ya, buah dan sayur juga secara alami mengandung natrium, walaupun dalam jumlah kecil. Selain itu, buah dan sayur juga mengandung banyak air. Air juga bisa membantu Anda dalam meningkatkan tekanan darah. Tetap menjaga tubuh Anda agar terhidrasi dengan baik merupakan salah satu cara untuk mengontrol tekanan darah Anda. Dehidrasi atau kekurangan air dapat membuat tekanan darah Anda semakin menurun.

Untuk itu bagi Anda yang menderita tekanan darah rendah, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi banyak air. Konsumsi banyak air dapat meningkatkan volume darah, sehingga dapat membantu meningkatkan tekanan darah.

Berikut ini beberapa buah dan sayur yang bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan tekanan darah.

Semangka

Semangka merupakan salah satu buah dengan kandungan air tertinggi. Kandungan air dalam satu buah semangka bisa mencapai 92%. Kandungan air yang banyak ini dapat membantu tubuh dalam meningkatkan tekanan darah. Selain itu, semangka juga mengandung likopen, yaitu salah satu antioksidan yang membantu tubuh melawan radikal bebas dan mencegah kanker. Buah lain yang juga mengandung kadar air tinggi adalah jeruk sebanyak 91%, blewah dengan kandungan air sebanyak 90%, nanas dan jeruk mengandung 87% air, serta apel dan pir mengandung 84% air.

Lemon

Lemon juga menjadi salah satu buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi bagi penderita tekanan darah rendah. Buah ini kaya akan air sehingga membantu mencegah Anda dari dehidrasi yang dapat membuat tekanan darah Anda semakin rendah. Selain itu, lemon juga kaya akan vitamin C dan antioksidan, yang dapat membantu mengatur sirkulasi darah dan menjaga tekanan darah.

Buah bit

Buah yang berwarna merah ini ternyata mempunyai banyak khasiat. Buah bit dapat digunakan sebagai penambah darah, selain itu buah bit juga dapat membantu Anda dalam mengontrol tekanan darah. Dalam 100 gram buah bit mengandung natrium sebesar 36 mg dan kalium sebesar 330 mg. Anda bisa mendapatkan manfaat buah bit dengan cara membuatnya menjadi jus atau menambahkan buah bit dalam masakan Anda.

Timun

Timun dapat dengan mudah Anda temukan sebagai lalapan, acar, dalam rujak, gado-gado, dan sebagainya. Timun merupakan salah satu buah yang juga mengandung kadar air tinggi. Dalam satu buah timun bisa mengandung air sebanyak 96%. Jadi, saat ada timun di piring dalam makanan yang Anda pesan, sebaiknya dimakan jangan dibuang. Bagi Anda penderita hipotensi, timun dapat membantu mencukupi kebutuhan air Anda sehingga dapat membantu Anda mengontrol tekanan darah.

Tomat

Sama seperti timun, tomat juga bisa dengan mudah Anda temukan, sebagai hiasan dalam masakan atau sebagai lalapan. Tapi, jangan malah Anda buang dan tidak dimakan, justru tomat mengandung banyak manfaat untuk Anda, seperti untuk menghidrasi tubuh dan membantu mengontrol tekanan darah. Hal ini karena tomat mengandung banyak air, sebesar 94%.

Wortel

Saat membuat sop, salah satu bahan wajibnya adalah wortel. Tanpa diduga, ternyata wortel dapat memperkuat rasa dalam masakan sop yang Anda buat. Kandungan natrium yang cukup tinggi dalam wortel dapat membuat rasa masakan Anda lebih lezat. Wortel mengandung 70 mg natrium per 100 gram. Selain itu, wortel juga mengandung air sebesar 87%, di mana air juga dapat membantu mengontrol tekanan darah.

Seledri

Seledri biasanya ditambahkan dalam setiap masakan, untuk mempercantik tampilan masakan atau juga sebagai penambah rasa. Ya, seledri memang bisa dipakai untuk memperkuat rasa masakan. Hal ini karena seledri mengandung natrium tinggi. Daun seledri mengandung 96 mg natrium per 100 gram, sedangkan batang seledri mengandung 75 mg natrium per 100 gram. Selain itu, seledri juga mengandung air sebesar 95% dan juga mengandung folat, vitamin A, vitamin C, dan vitamin K.

Bayam

Bening bayam merupakan salah satu masakan yang tidak asing lagi bagi Anda. Dibuat sayur bening saja, bayam sudah bisa menjadi masakan yang lezat. Ternyata, bayam juga mengandung natrium sebesar 4 mg dalam 100 gram bayam, jumlah yang kecil memang. Tapi, bayam mengandung cukup banyak air, yaitu sebesar 92%. Sehingga, bayam bisa Anda manfaatkan untuk mengontrol tekanan darah. Bayam juga mengandung lutein, serat, asam folat, dan vitamin E. Vitamin E dalam bayam dapat bertindak sebagai antioksidan yang dapat membantu tubuh melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan sel.

Buah-buahan olahan

Buah-buahan yang diolah mempunyai kadar natrium yang cukup tinggi. Sehingga, Anda bisa mengonsumsi buah yang diolah untuk membantu meningkatkan tekanan darah. Beberapa contoh buah-buahan yang diolah adalah buah dalam kaleng, buah kering (seperti kismis), buah yang dibuat keripik, dan lainnya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Anak-anak mungkin mengalami tekanan darah tinggi. Orangtua dapat mengukur tekanan darah anak di rumah dengan panduan berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Bagaimana Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) Bisa Memicu Hipertensi?

Menurut penelitian di tahun 2018, keadaan post-traumatic stress disorder yang dimiliki seseorang bisa memicu naiknya risiko hipertensi.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Tidur Siang Baik untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Sebuah studi menyatakan bahwa tidur siang dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Simak selengkapnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Direkomendasikan untuk Anda

makan sayuran

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
senam hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
pantangan darah tinggi

11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
buah untuk buka puasa

5 Jenis Buah dengan Kandungan Air Tinggi untuk Buka Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020