Apa Bedanya Rokok Elektrik dan Vape?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mungkin sebagian besar dari Anda sudah tidak asing lagi dengan rokok elektrik. Beberapa menyebutnya vape. Namun adakah bedanya rokok elektrik dan vape?

Apa itu rokok elektrik?

Rokok elektrik adalah sejenis alat seperti rokok yang menghasilkan nikotin dalam bentuk uap, yang kemudian dihisap para penggunanya. Organisasi kesehatan dunia (WHO) menyebutnya dengan Electronic Nicotine Delivery System (ENDS).

Sejak kapan rokok elektrik mulai digunakan?

Percaya tidak percaya, rokok elektrik telah ada sejak tahun 1963. Rokok elektrik ditemukan oleh Herbert A Gilbert, namun baru benar-benar diproduksi secara modern oleh seorang warga kebangsaan Tiongkok, Hon Lik, pada tahun 2003, dan disebarkan ke seluruh dunia pada tahun 2006an dengan berbagai merk.

Bagaimana perkembangan rokok elektrik di Indonesia?

Meskipun baru diedarkan ke seluruh dunia pada tahun 2003, namun kini telah terdapat 466 variasi merk rokok elektrik di Indonesia per tahun 2014. Angka ini bahkan telah berhasil menghabiskan aset dana hingga mencapai 3 miliar! Hal ini dikarenakan semakin maraknya penjual rokok elektrik di Indonesia dan semakin mudah mendapatkannya dengan harga yang bervariasi, baik di kios maupun lewat online.

Adakah bedanya rokok elektrik dan vape?

Rokok elektrik terdiri dari 3 elemen utama yakni pemanas logam, baterai, dan katrid berisi cairan zat kimia. Pemanas logam inilah yang dikenal dengan vaporizer alis vape. Pada sebagian besar rokok elektrik, menghirup rokok elektrik akan mengaktifkan baterai hingga akhirnya memanaskan cairan dalam katrid dan menghasilkan uap aerosol atau yang dikenal dengan vapor. Dengan kata lain, vape hanyalah sebutan dalam penggunaan rokok elektrik.

Apa saja yang terkandung dalam rokok elektrik atau vape?

Terdapat perbedaan pada cairan rokok elektrik pada tiap macam. Namun secara umum, rokok elektrik terdiri dari 4 jenis larutan, yakni:

  • Nikotin. Sering kali kadar yang terkandung pada kemasan rokok elektrik tidak sesuai dengan kadar yang tercantum pada kemasannya.
  • Propilen glikol. Zat dalam kepulan asap yang biasa digunakan sebagai fog machine bagi acara-acara teatrikal.
  • Dan zat-zat lain seperti logam, silika, dll.

Apakah benar rokok elektrik dapat membantu berhenti merokok?

Awalnya rokok elektrik memang digunakan sebagai terapi untuk berhenti merokok, namun karena dampaknya yang tidak aman bagi kesehatan, sejak tahun 2010 WHO tak lagi merekomendasikan terapi tersebut.

Apa efek dari rokok elektrik?

  • Menyebabkan ketagihan. Terutama karena adanya kandungan nikotin di dalamnya.
  • Dapat disalahgunakan untuk memasukkan hal-hal berbahaya seperti mariyuana, heroin.
  • Mantan perokok banyak yang kembali merokok karena banyaknya pendapat yang mengatakan bahwa vape aman.
  • Dampak kesehatannya yang lain yang masih membutuhkan banyak penelitian lebih lanjut.

Jadi, bagaimana? Masih tertarik mencoba?

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Peneliti Dorong Pengurangan Dampak Buruk Tembakau Melalui Produk HPTL

Peneliti farmasi Universitas Brawijaya mencari tahu potensi untuk mengurangi dampak buruk tembakau melalui produk HPTL. Bagaimana hasilnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 9 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Emfisema

Emfisema adalah salah satu jenis penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) paling umum. Kondisi ini terjadi karena kerusakan kantung udara di paru-paru.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Emfisema 8 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Stroke Mata, Ketahui Mulai dari Gejala, Penyebab dan Pengobatannya

Selama ini Anda sudah tahu stroke bisa menyerang otak. Namun, ternyata Anda juga bisa kena serangan stroke mata. Apa itu stroke mata dan apa penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 2 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit

10 Penyebab Maag, dari Penyakit Hingga Kebiasaan Sehari-hari

Maag adalah masalah pencernaan yang dialami siapa saja. Selain pola makan yang buruk, apa lagi yang biasa jadi penyebab maag?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis dan Maag 26 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
cara berhenti merokok

12 Cara Berhenti Merokok yang Terbukti Ampuh dan Bebas Risiko “Sakau”

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit
bahaya vape rokok elektrik

Macam-Macam Jenis Vape (Rokok Elektrik) Plus Risiko Bahayanya yang Perlu Anda Tahu

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
wajah tidak simetris

8 Sebab Mengapa Seseorang Memiliki Wajah yang Tidak Simetris

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 11 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit