Catat Baik-baik, Ini 7 Cara Terbaik Menjauhkan Anak dari Rokok

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika masih kecil, Anda mungkin penasaran seperti apa rasanya merokok. Anak dan remaja memang punya rasa ingin tahu yang besar dan tak ragu mencoba-coba. Namun dari mencoba-coba, bisa jadi malah ketagihan merokok. Lalu bagaimana caranya mencegah anak merokok? Ingat, larangan merokok saja belum tentu mempan. Makin dilarang anak mungkin jadi makin penasaran. Lebih baik ikuti tujuh langkah cerdas berikut ini.

1. Anda sendiri tak boleh merokok

Anak belajar mengambil keputusan dan berperilaku lewat orangtuanya. Jadi berhentilah merokok kalau tidak mau anak merokok juga. Penelitian dari University of Washington membuktikan bahwa anak-anak yang orangtuanya merokok punya kemungkinan besar mulai merokok di usia belia, yaitu 13 tahun. Percuma saja melarang anak merokok atau coba-coba jika Anda sendiri belum lepas dari kebiasaan merokok.

2. Selalu ingatkan anak sisi negatif merokok

Seperti halnya pendidikan seks bagi anak, pendidikan soal bahaya rokok harus dimulai sejak dini. Meskipun anak masih duduk di bangku taman kanak-kanak atau sekolah dasar, Anda harus terus mengingatkan anak apa saja dampak negatif merokok.

Misalnya Anda sekeluarga sedang berada di tempat umum dan ada orang yang merokok di dekat Anda. Beri tahu anak bahwa merokok itu merusak kesehatan, mengganggu orang lain, dan menghabiskan banyak uang. Supaya dampaknya bisa dibayangkan anak, beri contoh yang sederhana. Jelaskan bahwa harga sebungkus rokok sama dengan harga satu jilid komik kesukaannya.

3. Rutin berkomunikasi dengan anak

Mencegah anak merokok bukan berarti mengekang kebebasannya. Tak perlu melarang anak bergaul dengan teman sebaya yang orangtuanya perokok atau menonton film yang ada adegan merokoknya. Kuncinya justru membangun komunikasi dan kepercayaan antara Anda dengan anak.

Segala nasihat dan nilai yang ditanamkan akan terus melekat pada anak, meskipun teman sekelasnya merokok atau ia sering menonton film dengan adegan merokok. Hal ini akan sangat berguna kalau anak ditawari rokok waktu Anda tidak ada bersamanya. Mengekang anak malah akan membuatnya mencari kesempatan di belakang Anda.

4. Mengenal teman-teman anak

Selain berkomunikasi, mengenal langsung teman-teman anak bisa membantu Anda memantau pergaulannya. Ajak teman-teman si kecil main ke rumah supaya Anda bisa mengobrol juga dengan mereka. Dari situ Anda bisa menilai apakah ada kecenderungan anak mencoba rokok bersama teman-temannya.

Melihat dari luar saja memang tak bisa menjamin seratus persen anak-anak bebas dari rokok. Namun, paling tidak Anda tahu seperti apa teman bermain yang dipilih anak sehingga Anda bisa membantunya mengambil keputusan yang bijak.  

5. Ajari anak untuk menolak ajakan merokok

Walaupun anak tidak menunjukkan kecenderungan merokok di usia dini, bekali dengan kemampuan menolak ajakan dari teman-temannya. Di bawah tekanan teman sebayanya, mengatakan “Tidak,” atau “Kata orangtuaku tak boleh,” saja tidaklah cukup. Ajari anak untuk mencari alasan kuat seperti, “Aku tidak suka bau rokok,” atau “Kakekku sakit karena merokok,”.

6. Meningkatkan kepercayaan diri anak

Anak dan remaja mungkin mulai merokok karena ingin merasa diterima oleh teman-temannya. Bisa juga karena merokok membuatnya merasa seperti orang dewasa. Ini berarti anak kurang kepercayaan diri. Maka, untuk mecegah anak merokok Anda harus meningkatkan kepercayan diri anak.

Anak harus tahu bahwa merokok bukan satu-satunya cara supaya diterima dalam pergaulan. Ia juga harus percaya diri bahwa ada orang dan teman lain yang mau menerima dirinya apa adanya. Anda juga bisa memercayakan tanggung jawab penting pada anak supaya ia merasa lebih dewasa, misalnya tidur di kamar sendiri.

7. Mendorong minat dan bakat anak

Banyak anak merokok karena merasa mendapatkan sesuatu, misalnya kepuasan atau sensasi rileks dari rokok. Ini berarti hidup anak kurang produktif dan bermakna baginya. Lebih baik dorong anak untuk menekuni minat dan bakatnya sehingga ia jauh dari pengaruh negatif rokok di usia dini.

Ajak anak untuk gabung ekstrakurikuler olahraga supaya lingkungan dan pergaulannya fokus pada kebugaran tubuh, bukan pada hal-hal yang merusak kesehatan. Menekuni aktivitas positif lain juga bisa membantu anak mencari pelepasan stres yang sehat selain merokok.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Berlari tidak boleh sembarangan. Ada sejumlah kesalahan saat lari yang patut dihindari supaya waktu berolahraga Anda tak terbuang sia-sia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Olahraga Kardio, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Apa Bedanya Bercak Darah Tanda Hamil atau Menstruasi?

Apa bedanya bercak darah dari tanda hamil atau menstruasi? Pasalnya, keduanya cukup mirip. Temukan ciri dan perbedaan flek darah yang terjadi pada Anda!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit