6 Anggapan Keliru Soal Asuransi Kesehatan yang Perlu Diluruskan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23/08/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Asuransi kesehatan adalah salah satu fasilitas jaminan kesehatan yang layak untuk dipertimbangkan setiap orang. Meski begitu, masih banyak orang ragu-ragu untuk membuatnya karena disibukkan dengan sejumlah mitos asuransi yang sebenarnya salah kaprah. Padahal, asuransi bisa jadi investasi yang baik bagi masa depan Anda.

Maka jika Anda sedang pikir-pikir untuk bikin asuransi, yuk luruskan dulu pemahaman Anda dengan baca artikel ini!

Mitos asuransi ini keliru, tapi masih dipercaya banyak orang

1. Orang sehat tidak butuh asuransi

Tidak perlu tunggu sakit untuk membuat asuransi. Kenyataannya, tidak ada yang tahu kapan dan bagaimana sakit akan menghampiri. Penyakit atau kejadian tak terduga lainnya, seperti kecelakaan lalu lintas atau kecelakaan kerja, bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja.

Tanpa dukungan asuransi, Anda bisa tenggelam dalam tagihan perawatan medis yang tidak main-main besarnya. Tagihan rumah sakit nyatanya merupakan penyebab kebangkrutan terbesar. Asuransi kesehatan bisa jadi penyelamat saat Anda benar-benar membutuhkannya.

2. Asuransi hanya untuk biaya rawat inap rumah sakit

Mitos asuransi lainnya yang masih sering beredar di masyarakat adalah layanannya hanya terbatas untuk menutupi biaya rawat inap alias opname. Padahal tidak demikian. Anda juga bisa mengklaim biaya berobat jalan dengan asuransi. Klaim penggantian biaya dari asuransi pun termasuk biaya menebus obat, serta operasi dan pemulihan setelah operasi.

Namun, bukan berarti semua biaya pengobatan akan ditanggung asuransi. Semua kembali lagi akan tergantung pada ketentuan dari perusahaan asuransi Anda serta besar premi yang sudah disetujui dan tertera pada polis Anda.

3. Asuransi kesehatan sama seperti menabung

Banyak orang mengira bahwa premi yang dibayarkan rutin setiap bulannya bisa bisa diambil sewaktu-waktu dibutuhkan, seperti menarik uang dari rekening tabungan di ATM. Ini salah besar.

Uang yang Anda “tabungkan” ke asuransi bertindak sebagai jaminan yang tidak dapat diganggu gugat, untuk berjaga-jaga siapa tahu nanti Anda akan menemui situasi atau kondisi yang tidak terduga.

Tabungan rekening Anda belum tentu bisa menanggung semua biaya pengobatan. Namun, asuransi bisa. Meski Anda baru mendaftar asuransi kemarin dan hari ini perlu berobat, biaya pengobatan langsung bisa diklaim.

4. Hemat bayar pajak dengan asuransi kesehatan

Ini adalah mitos asuransi kesehatan yang keliru karena hanya dipahami selewatan saja. Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 131 tahun 2000 memang menyatakan bahwa setiap pemegang asuransi kesehatan akan dipotong pajak penghasilan (PPh) final sebesar 15 persen. Namun ini hanya berlaku sampai tahun 2015.

Setelah 2015 sampai saat ini, PP tersebut tidak lagi berlaku pada produk asuransi. Sekarang, potongan PPh final hanya dikenakan atas bunga deposito atau tabungan yang mengendap di bank. Selisih antara bunga tabungan yang diterima dengan premi yang dibayarkan tidak lagi terpotong pajak. Pandangan inilah yang sering dianggap sebagai penghematan bayar pajak.

Tujuan utama dari asuransi kesehatan adalah untuk melindungi kesehatan Anda dan keluarga dan untuk menyiapkan keuangan di kondisi mendadak. Asuransi bukanlah produk investasi.

5. Hanya anggota keluarga berpenghasilan yang membutuhkan asuransi

Ini adalah kesalahpahaman asuransi kesehatan lainnya. banyak orang mengira bahwa asuransi kesehatan hanya diperlukan untuk anggota keluarga yang berpenghasilan.

Asuransi kesehatan perlu dimiliki oleh setiap anggota keluarga. Asuransi kesehatan bisa dalam bentuk individu maupun kelompok. Anda bisa mendaftarkan asuransi kesehatan untuk keluarga Anda.

6. Asuransi kesehatan mencakup asuransi kecelakaan

Tidak semua asuransi kesehatan mencakup asuransi kecelakaan. Karena itu, Anda harus benar-benar paham kelebihan atau kekurangan asuransi kesehatan yang akan Anda pilih.

Asuransi kesehatan berbeda dengan asuransi kecelakaan yang memberikan uang pertanggungan dalam kasus kematian dan kompensasi materi ketika terjadi kecelakaan. Sementara itu, kompensasi asuransi kesehatan akan diberikan tergantung pada jenis produk asuransi dan plafon Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental untuk Pebisnis Startup

Menekuni usaha yang sesuai passion adalah impian sejumlah orang. Namun, jangan sampai lupa waktu. Simak cara menjaga kesehatan untuk pebisnis sekarang.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
Asuransi, Hidup Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Bagaimana Bekerja sesuai Passion Bisa Bantu Kesehatanmu?

Sedang bersiap mencari nafkah sesuai kegemaran? Ini segudang manfaat kesehatan bagi Anda yang sedang bersiap merintis usaha atau bekerja sesuai passion.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
ilustrasi pemilik kedai kopi yang memilih merintis usaha atau bekerja sesuai passion
Asuransi, Hidup Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Bebas dari Cemas, Ini Tips Memilih Asuransi Perlindungan Lengkap

Ingin mencari asuransi yang terbaik untuk melindungi kesehatan? Ini dia cara tepat dalam memilih asuransi yang memberikan proteksi menyeluruh.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
cara memilih asuransi
Asuransi, Hidup Sehat 08/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apa Pentingnya Memiliki Asuransi Penyakit Kritis?

Mungkin sebagian orang belum tahu menenai asuransi penyakit kritis. Terdapat perbedaan dan keuntungan yang berbeda pula dari asuransi kesehatan umumnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
asuransi penyakit kritis
Asuransi, Hidup Sehat 17/02/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
asuransi kesehatan untuk freelancer

Tips untuk Freelancer Menjaga Kesehatan dan Memilih Asuransi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
foto orang yang merawat anggota keluarga yang terkena penyakit kronis; saat mengasuh, penting untuk tetap jaga diri saat merawat orang sakit kronis

Tips Jaga Diri Saat Merawat Orang Sakit Kronis di Masa Pandemi

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor

5 Masalah Kesehatan yang Mengintai Freelancer dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 5 menit