Tembaga

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Manfaat

Untuk apa tembaga?

Tembaga adalah mineral yang banyak ditemukan dalam makanan, khususnya pada daging, seafood, kacang, biji‐bijian, sereal gandum, produk coklat, dan suplemen.

Tubuh menyimpan sebagian besar asupan tembaga di dalam tulang dan otot, sementara hati (liver) mengatur jumlah tembaga yang ada pada darah.

Tembaga bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka dan mengobati osteoarthritis dan tulang rapuh (osteoporosis). Sementara suplemen tembaga sering digunakan untuk membantu memenuhi asupan tembaga pengidap anemia dan orang yang mengalami kekurangan tembaga.

Tidak ada bukti bahwa orang yang mengonsumsi menu makan normal membutuhkan suplemen tembaga. Bahkan atlet tidak membutuhkan tembaga tambahan bila mereka memiliki asupan gizi yang baik.

Bagaimana cara kerjanya?

Tidak ada penelitian yang cukup mengenai bagaimana cara kerja suplemen mineral ini. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa tidak diperlukan suplemen tembaga tambahan karena tubuh kita hanya memerlukan sedikit tembaga dan jejak mineral dapat ditemukan pada makanan. Namun kondisi kekurangan tembaga dapat mengakibatkan kondisi hematologik/neurologik, penyakit Menkes, penyakit Wilson, dan kanker.

Dosis

Informasi yang disediakan di bawah ini bukanlah pengganti rekomendasi medis. Selalu konsultasikan dengan herbalis atau dokter Anda sebelum mengonsumsi obat ini.

Berapa dosis yang biasa digunakan untuk tembaga untuk orang dewasa?

Dosis dari suplemen ini dapat berbeda pada tiap pasien. Dosis yang Anda perlukan tergantung pada usia, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Suplemen herbal tidak selalu aman untuk dikonsumsi. Diskusikan dengan ahli herbal atau dokter untuk dosis yang cocok untuk Anda.

Dalam bentuk apa saja tembaga tersedia?

Bentuk dan sediaan tembaga adalah:

  • Tablet
  • Kapsul

Efek Samping

Apa efek samping yang dapat ditimbulkan oleh tembaga?

Tembaga dapat menyebabkan beberapa efek samping termasuk kerusakan hati dan gangguan pencernaan. Meski begitu tak semua orang mengalami efek samping ini.

Mungkin saja ada efek samping lain yang tidak dicantumkan di sini. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping tertentu, harap berkonsultasi dengan ahli herbal atau dokter Anda.

Keamanan

Apa yang harus saya ketahui sebelum mengonsumsi tembaga?

Satu hal yang harus Anda ketahui sebelum menggonsumsi suplemen tembaga adalah selalu simpan suplemen ini pada tempat yang kering, dan jauhkan dari sinar matahari langsung.

Regulasi yang mengatur penggunaan suplemen herbal tidak seketat peraturan obat‐obatan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui keamanannya. Sebelum menggunakan, pastikan manfaat penggunaan suplemen herbal lebih besar dibandingkan risikonya. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter untuk informasi lebih lanjut.

Seberapa amankah tembaga?

Tembaga sebaiknya tidak digunakan dalam dosis tinggi pada anak‐anak, wanita hamil dan menyusui, atau penderita hemodialisis serta penyakit Wilson. Juga pada orang dengan kondisi turunan tertentu, termasuk keracunan tembaga idiopatik dan anak dengan penyakit sirosis.

Interaksi

Interaksi seperti apakah yang mungkin terjadi ketika saya mengonsumsi tembaga?

Suplemen mineral ini mungkin dapat berinteraksi dengan pengobatan lain atau dengan kondisi kesehatan yang Anda miliki. Konsultasikan dengan ahli herbal atau dokter sebelum penggunaan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Obat yang Ampuh di Apotek dan di Rumah untuk Mengatasi Gusi Bengkak

Gusi senat-senut akibat gusi bengkak memang mengganggu. Namun, jangan khawatir. Coba obat untuk gusi bengkak berikut yang dapat meredakan kondisi Anda.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut 23 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit

Obat Diuretik Alami untuk Mengatasi Tubuh Bengkak Akibat Air

Duduk sepanjang hari bisa bikin bagian tubuh bengkak karena timbunan air. Jika ini terjadi, Anda bisa mengatasinya dengan obat diuretik alami berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Urologi, Ginjal 4 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

9 Manfaat Temulawak Sebagai Obat Alami

Selain dipercaya bisa meningkatkan nafsu makan, ternyata masih banyak manfaat temulawak lainnya. Apa saja manfaat temulawak bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 3 November 2020 . Waktu baca 13 menit

Pedoman Memilih Suplemen dan Obat Herbal yang Aman Dikonsumsi

Banyak produk herbal di pasaran yang mengandung bahan kimia obat dan tidak mendapat izin edar BPOM. Begini cara tahu mana obat herbal yang aman dikonsumsi.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat kayu secang

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
pilihan obat hepatitis

Pilihan Obat untuk Mengatasi Hepatitis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 7 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
daun sirih mengobati mimisan

Apakah Benar Daun Sirih Ampuh untuk Obati Mimisan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit