Pentingnya Tetap Berkomunikasi dengan Keluarga di Tanah Air Saat Ibadah HajiIni adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto

Banyak hal penting yang harus diperhatikan jemaah haji, mulai dari persiapan sampai menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Selain menjaga daya tahan tubuh, hal penting lain yang harus diperhatikan oleh jemaah adalah menjalin komunikasi, entah itu dengan sesama jemaah atau dengan keluarga, teman, dan saudara di rumah.

Sebuah penelitian menunjukkan, meskipun haji merupakan pengalaman spiritual yang memberikan kepuasan dalam beragama, tapi di sisi lain haji dapat dengan mudah membuat Anda stres dalam prosesnya. Stres saat haji dapat berdampak pada kesehatan fisik dan mental.

Oleh karena itu, penting bagi para jemaah haji untuk mendapat dukungan secara mental selama berada di Tanah Suci. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan menjaga komunikasi dengan keluarga.

Manfaat dari menjaga komunikasi dengan keluarga saat haji

Untuk menghindari stres saat ibadah haji, sesama jemaah dapat saling memberi semangat dan dukungan kepada satu sama lain. Mungkin terkadang beberapa jemaah menunaikan ibadah haji bersama keluarga sehingga lebih mudah berinteraksi. Namun, selain itu, Anda dapat melakukan komunikasi secara langsung dengan keluarga di Tanah Air.

Apa saja manfaat berkomunikasi dengan keluarga?

Membantu mengurangi stres

Orang yang lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman lebih mudah menghilangkan stres. Tentu ketika Anda sedang beribadah haji, media telepon atau pesan singkat dapat menjadi pilihan alternatif untuk tetap menjaga komunikasi.

Meningkatkan kesehatan psikologis

Dukungan emosional yang didapat melalui komunikasi dengan keluarga di rumah dapat membantu Anda lebih kuat menjalani ibadah haji. Sebuah penelitian menemukan bahwa seseorang yang mengandalkan dukungan teman atau keluarga memiliki semangat hidup yang lebih kuat.

Hal ini dapat membantu Anda dalam menjalankan ibadah haji agar lebih maksimal mengikuti segala prosesnya.

Komunikasi saat haji bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular

Stres dapat memicu peradangan pada pembuluh darah dan menyebabkan gangguan kesehatan seperti penyumbatan pembuluh darah. Jika Anda dapat mengurangi stres, hal tersebut dapat terhindarkan. Menjaga komunikasi saat haji dapat membantu mengurangi stres, sehingga risiko gangguan kesehatan yang berhubungan dengan stres pun ikut menurun.

Menurunkan risiko penyakit kronis

Komunikasi dengan keluarga dapat menghasilkan dukungan sosial selama ibadah haji dan juga berdampak positif pada kesehatan. Hubungan sosial seperti keluarga telah terbukti dapat menurunkan risiko penyakit kronis. Hal ini dapat membantu para jemaah haji yang mengidap beberapa penyakit kronis seperti:

  • Penyakit jantung
  • Diabetes
  • Kanker
  • Stroke
  • Penyakit Ginjal Kronis

Pentingnya komunikasi saat ibadah haji dengan sesama jemaah maupun keluarga di rumah berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Hal ini dikarenakan dengan mendapat dukungan secara psikologis, stres karena kendala selama beribadah haji dapat menurun sehingga risiko gangguan kesehatan pun menurun.

Apalagi mulai musim haji 2019, sistem zonasi diterapkan sehingga jemaah dapat tetap bersosialisasi untuk bertukar informasi meski terkendala bahasa daerah.

Jika Anda memiliki waktu luang, upayakan untuk berkomunikasi dengan orang rumah. Anda dapat memberi kabar mengenai kesehatan, kendala, atau sekadar bercerita agar keluarga tidak khawatir. Sebagai gantinya, keluarga atau teman di rumah kemungkinan besar akan memberikan Anda dukungan secara moral agar dapat menyelesaikan ibadah haji yang berlangsung kurang lebih selama satu bulan ini.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Maret 27, 2020 | Terakhir Diedit: April 2, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca