home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Curiga Berteman dengan Orang yang Narsis? Coba Cek Ciri-Cirinya di Sini!

Curiga Berteman dengan Orang yang Narsis? Coba Cek Ciri-Cirinya di Sini!

Narsis adalah istilah populer di kalangan anak muda Indonesia yang biasanya digunakan untuk mendeskripsikan orang-orang yang terlalu percaya diri dan hobi pamer selfie. Meski begitu, arti istilah ini meleset dari definisi yang dibuat oleh psikolog ternama, Sigmund Freud. Ia mendefinisikan narsisme sebagai gangguan kepribadian narsistik (narcissistic personality disorder). Hanya 1% dari jumlah penduduk dunia yang memiliki narcissistic personality disorder. Lalu, seperti apa ciri orang narsis? Simak penjelasannya berikut ini, ya.

Berbagai ciri-ciri orang narsis yang perlu diwaspadai

Secara umum, orang yang suka membanggakan diri sendiri secara berlebihan, arogan, manipulatif, dan senang menuntut sesuatu dari orang lain adalah deskripsi yang tepat untuk orang narsis.

Mereka juga terobsesi pada diri sendiri serta merasa sangat yakin bahwa mereka harus dan berhak mendapatkan perlakuan khusus dari orang di sekitarnya. Selain itu, berikut ciri orang narsis yang paling umum:

1. Merasa dirinya spesial dibandingkan dengan orang lain

Tidak hanya sekedar arogan atau sombong, ciri orang narsis adalah merasa dirinya jauh lebih penting dibandingkan orang lain. Orang narsis merasa dirinya sangat unik dan spesial. Maka itu, mereka merasa hanya bisa dimengerti oleh orang spesial lainnya.

Dengan pemikiran tersebut, orang narsis juga merasa bahwa dirinya tidak pantas jika hanya mendapatkan atau merasakan hal yang biasa-biasa saja. Baginya, hal-hal sederhana sangat tidak sepadan dengan dirinya yang luar biasa dan spesial.

Tak hanya itu, ciri orang narsis yang satu ini membuatnya merasa selalu memiliki kontribusi dan pengorbanan yang lebih daripada orang lain dalam melakukan sesuatu. Tak ayal, orang narsis menganggap bahwa orang lain sangat beruntung bisa berkenalan, dekat, dan menjalin hubungan dengannya.

2. Hidup dalam dunianya sendiri

Ciri orang narsis berikutnya adalah suka menciptakan dunia sendiri di dalam pikirannya. Artinya, saat dunia yang sesungguhnya tidak mendukung pola pikir betapa spesial diri mereka, maka orang narsis akan membentuk dunia fantasi yang sesuai dengan pemikirannya.

Di dalam dunia imajinasi tersebut, orang narsis berpikiran seolah dirinya adalah yang paling sukses, kuat, brilian, menarik, dan sempurna. Dunia fantasi itu sebenarnya dibuat untuk membuatnya terhindar dari perasaan kosong dan malu yang dimiliki jauh di dalam lubuk hatinya.

Ciri orang narsis yang satu ini membuatnya menjadi lebih defensif terhadap orang lain yang tidak setuju dengan pemikiran bahwa dirinya sempurna. Bahkan, tak jarang orang narsis membenci mereka yang tidak sependapat dengan dirinya.

3. Butuh diberi pujian terus-menerus

Ternyata, orang narsis juga memiliki ciri butuh diberi pujian terus-menerus. Bahkan, jika perlu, orang lain harus memberinya pujian setiap hari meski ia sedang tidak melakukan apapun yang luar biasa. Pasalnya, orang narsis merasa bahwa pemikiran tentang dirinya yang spesial dan sempurna itu butuh divalidasi oleh orang lain.

Maka itu, saat Anda berkenalan atau memiliki hubungan dengan orang narsis, biasanya hubungan yang dimiliki cenderung hubungan sepihak saja. Artinya, memiliki hubungan dengan orang narsis biasanya terpusat pada orang tersebut. Segala sesuatunya akan tentang dirinya, dan bukan tentang Anda.

4. Merasa berhak mendapatkan segalanya

Orang narsis berpikir ia berhak mendapatkan segala sesuatu yang diinginkan, karena merasa dirinya begitu spesial. Hal ini membuat orang narsis memiliki standar tertentu mengenai perlakuan orang lain terhadapnya. Orang narsis akan merasa bahwa dirinya harus diperlakukan dengan sangat baik oleh siapapun.

Oleh sebab itu, jika orang lain tidak bisa memberikan apa yang diinginkannya, orang narsis akan menganggap orang tersebut tidak berguna. Apalagi jika Anda meminta “imbalan” atau perlakuan yang sama dari mereka, sikap Anda akan ditanggapi dengan sikap dingin.

5. Tidak pernah memikirkan perasaan orang lain

Orang narsis memiliki ciri tidak peka terhadap perasaan orang lain. Pasalnya, orang narsis tidak bisa menempatkan dirinya jika berada di posisi orang lain, atau bisa dibilang tidak memiliki empati. Sering kali, orang narsis menganggap orang lain sebagai objek semata.

Artinya, keberadaan orang lain hanyalah untuk memenuhi kebutuhannya. Maka itu, orang narsis tidak perlu berpikir dua kali untuk mengambil keuntungan dari orang lain. Khususnya jika orang tersebut dapat membantunya memenuhi atau mencapai target dan tujuannya.

Masalahnya, orang yang memiliki gangguan mental ini sering kali tidak menyadari perlakuan buruknya terhadap orang lain. Hal ini disebabkan orang narsis memang tidak memikirkan apa dampak yang mungkin terjadi dari sikap dan perilakunya.

6. Gemar mengintimidasi orang lain

Seperti yang telah disebutkan oleh Mayo Clinic, narcissistic personality disorder (NPD) dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan orang yang mengalaminya. Salah satunya adalah dalam menjalin hubungan dengan orang lain, baik hubungan percintaan, pertemanan, atau dalam dunia kerja.

Mengapa demikian? Orang narsis memiliki ciri suka mengintimidasi, merundung, atau mengecilkan nilai orang lain. Apalagi jika orang lain tersebut memiliki sesuatu yang tidak dimilikinya, ia pasti akan merasa terancam. Ya, orang narsis benci melihat orang lain bahagia jika ia tidak bisa merasakannya juga.

Oleh karena itu, bagi orang narsis salah satu cara melindungi harga dirinya adalah dengan mengintimidasi orang lain. Hal ini biasanya dilakukan dengan menghina, merundung, atau mengecilkan nilai diri orang tersebut. Cara ini dilakukan untuk meyakinkan diri mereka dan orang lain bahwa tidak ada yang bisa lebih baik dari dirinya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Narcissistic personality disorder. Retrieved 27 January 2021, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/narcissistic-personality-disorder/symptoms-causes/syc-20366662

Narcissistic personality disorder. Retrieved 27 Januayr 2021, from https://www.helpguide.org/articles/mental-disorders/narcissistic-personality-disorder.htm

Symptoms of narcissistic personality disorder (NPD). Retrieved 27 January 2021, from https://www.healthdirect.gov.au/symptoms-of-npd

Narcissistic personality disorder. Retrieved 27 January 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9742-narcissistic-personality-disorder

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Annisa Hapsari
Tanggal diperbarui 22/02/2021
x