home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenali Hiperplasia Endometrium, Penebalan Dinding Rahim yang Tidak Normal

Pengertian penebalan dinding rahim|Jenis hiperplasia endometrium|Tanda dan gejala penebalan dinding rahim|Penyebab penebalan dinding rahim|Pengobatan hiperplasia endometrium|Pencegahan hiperplasia endometrium
Kenali Hiperplasia Endometrium, Penebalan Dinding Rahim yang Tidak Normal
Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Pengertian penebalan dinding rahim

Penebalan dinding rahim atau hiperplasia endometrium adalah gangguan yang ditandai dengan penambahan lapisan dinding rahim (endometrium) karena kelebihan pertumbuhan sel.

Peningkatan lapisan rahim serta pertumbuhan sel inilah yang juga mengakibatkan perdarahan hebat atau tidak normal.

Selama periode pertama siklus haid, indung telur akan menghasilkan estrogen untuk membantu endometrium menebal guna mempersiapkan rahim untuk kehamilan.

Hiperplasia endometrium paling sering terjadi karena kelebihan estrogen, bukan kekurangan progesteron. Apabila ovulasi tidak terjadi, lapisan tidak meluruh serta tubuh tidak menghasilan progesteron.

Mengutip dari The American College of Obstetricians and Gynecologists, endometrium dapat terus berkembang sebagai respons terhadap estrogen.

Sel yang menghasilkan lapisan tersebut dapat bergabung dan berubah menjadi abnormal.

Seberapa umum kondisi ini?

Dalam laman Cleveland Clinic, ini merupakan kondisi atau masalah kesehatan wanita yang cukup jarang terjadi.

Biasanya, hiperplasia endometrium menyerang sekitar 133 dari jumlah 100.000 wanita.

Jenis hiperplasia endometrium

Dokter menggolongkan jenis dari kondisi ini berdasarkan perubahan sel pada lapisan endometrium. Berikut adalah dua jenis hiperplasia endometrium, yaitu:

  • Hiperplasia endometrium simpel, sel yang tampak normal dan kemungkinan kecil berubah menjadi kanker.
  • Hiperplasia endometrium kompleks, pertumbuhan berlebih dari sel abnormal bisa menyebabkan kondisi pra-kanker.

Kondisi pra-kanker berarti ada kemungkinan kanker yang dapat berubah menjadi kanker rahim jika Anda tidak melakukan penanganan.

Mengetahui jenis hiperplasia endometrium yang Anda alami membantu menentukan perawatan yang tepat dan risiko kanker.

Tanda dan gejala penebalan dinding rahim

Tanda atau gejala dari penebalan rahim yang paling umum yaitu sebagai berikut.

  • Perdarahan abnormal pada area rahim.
  • Mengalami periode menstruasi yang tidak normal (siklus pendek, sangat lama, hingga terlewati).
  • Perdarahan selama periode menstruasi yang lebih hebat atau lebih lama dari biasanya.
  • Setelah menopause tetap mengalami perdarahan apa pun.

Kapan Anda harus ke dokter?

Selain tanda atau gejala penebalan dinding rahim di atas, sebaiknya Anda segera menemui dokter ketika mengalami hal-hal di bawah ini, seperti:

  • perdarahan abnormal,
  • kram perut yang menyakitkan (dismenore),
  • buang air kecil juga menyakitkan,
  • terasa sakit saat berhubungan seksual,
  • nyeri panggul, dan
  • keputihan yang tidak biasa.

Kemungkinan ada tanda atau gejala lainnya yang tidak disebutkan. Apabila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, segera konsultasikan dengan dokter.

Penyebab penebalan dinding rahim

Penyebab terjadinya penebalan dinding rahim paling sering terjadi karena adnya peningkatan hormon estrogen yang berlebihan tanpa hormon progesteron.

Endometrium dapat terus tumbuh sebagai respons terhadap estrogen. Sel-sel yang membentuk lapisan mungkin berkumpul bersama dan tidak menjadi normal.

Oleh karenanya, penebalan rahim atau hiperplasia endometrium ini dapat mengakibatkan kanker.

Hiperplasia endometrium biasanya terjadi setelah menopause, yaitu ketika ovulasi berhenti dan progesteron tidak terbentuk lagi.

Kondisi ini juga dapat terjadi selama perimenopause, yaitu ketika ovulasi tidak terjadi secara teratur.

Apa saja faktor risiko penebalan dinding rahim?

Berikut adalah faktor-faktor lainnya yang kemungkinan dapat meningkatkan risiko Anda mengalami hiperplasia endometrium, seperti:

  • usia di atas 35 tahun,
  • mengalami masalah kesuburan,
  • menstruasi pada usia yang sangat muda,
  • masalah berat badan seperti obesitas, serta
  • penyakit lainnya yaitu PCOS, diabetes, serta tiroid.

Pengobatan hiperplasia endometrium

Pada sebagian besar kasus, obat penebalan dinding rahim adalah dengan memberikan progestin.

Ini merupakan obat yang tersedia dalam bentuk alak kontrasepsi IUD, obat minum, suntikan, hingga krim vagina.

Perlu Anda ketahui bahwa cara mengobati penebalan dinding rahim dengan progestin dapat mengakibatkan perdarahan vagina seperti menstruasi.

Apabila Anda berisiko tinggi mengalami kanker karena jenis hiperplasia endometrium atipikal, mungkin dokter akan merekomendasikan histerektomi untuk mengangkat rahim.

Konsultasikan dengan dokter mengenai penanganan yang tepat untuk Anda. Pastikan Anda mengetahui kekurangan dan kelebihan dari penanganan sebelum memutuskan.

Pencegahan hiperplasia endometrium

Berikut adalah langkah tertentu yang dapat membantu Anda mengurangi risiko penebalan dinding rahim atau hiperplasia endometrium, di antaranya adalah:

  • melakukan perawatan hormon estrogen dan progestin setelah menopause,
  • menurunkan berat badan, serta
  • perawatan agar menstruasi teratur.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Endometrial Hyperplasia: Causes, Symptoms & Treatment. (2021). Retrieved 30 March 2021, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/16569-atypical-endometrial-hyperplasia#management-and-treatment

Endometrial Hyperplasia. (2021). Retrieved 30 March 2021, from https://www.acog.org/womens-health/faqs/endometrial-hyperplasia

Management of Endometrial Hyperplasia. (2021). Retrieved 30 March 2021, from https://www.rcog.org.uk/globalassets/documents/guidelines/green-top-guidelines/gtg_67_endometrial_hyperplasia.pdf

jswords, f. (2019). Endometrial Hyperplasia – Symptoms and Treatment | familydoctor.org. Retrieved 30 March 2021, from https://familydoctor.org/condition/endometrial-hyperplasia/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 3 hari lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x