4 Masalah Menstruasi yang Paling Sering Dialami Wanita

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Juni 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Menstruasi sudah jadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan wanita. Namun, tak peduli sudah berapa ratus kali Anda mengalami haid, tamu bulanan ini tetap saja bisa jadi hal yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Apa saja gangguan di masa menstruasi yang paling sering dialami oleh wanita? Dan bagaimana cara mengatasinya?

Masalah menstruasi yang paling sering terjadi

1. Penggumpalan darah

Darah menstruasi yang keluar biasanya sebanyak 40 cc atau sekitar 3 sendok makan tiap harinya. Adapun keluarnya darah sendiri biasanya berdurasi 4-5 hari.

Jadwal, jumlah, dan durasi menstruasi di luar batasan normal disebut dengan perdarahan rahim abnormal. Selain itu, pada sebagian kasus, perubahan warna, kekentalan, dan adanya gumpalan, bisa jadi mengindikasikan adanya masalah menstruasi yang berkaitan dengan kesehatan Anda.

Darah menstruasi yang menggumpal adalah hal yang normal terjadi. Biasanya gumpalan darah keluar bersamaan dengan hari-hari di mana darah banyak keluar. Beberapa perempuan mungkin akan mendapati gumpalan darah berwarna merah terang atau merah pekat. Adanya beberapa gumpalan darah dapat menjadikan darah haid Anda seperti lebih pekat dan kental dari biasanya.

Sejatinya, gumpalan darah bisa dicegah dengan adanya antikoagulan yang dilepaskan tubuh secara alami. Namun, pada hari di mana darah haid keluar banyak dan cepat, antikoagulan belum sempat menyelesaikan tugasnya.

Jangan khawatir, gumpalan darah haid adalah hal yang tak perlu dikhawatirkan. Namun, jika gumpalan darah haid terlihat berlebihan hingga Anda lemas dan pucat saking banyaknya darah yang keluar, maka segera periksakan diri ke dengan dokter untuk mengetahui akar masalahnya.

2. Kram pada perut

Nyeri haid secara normal dapat dialami oleh setiap wanita, terutama pada 1-2 hari pertama menstruasi. Nyeri haid timbul akibat adanya kontraksi otot dinding rahim dalam mengeluarkan darah menstruasi.

Selain itu, pada saat menstruasi tubuh memproduksi hormon prostaglandin yang dapat memicu rasa sakit, sehingga dapat semakin memperparah nyeri haid yang timbul. Oleh karena itu, nyeri haid memang normal timbul saat menstruasi.

Asalkan nyeri haid yang timbul tidak berlebihan dan tidak menyebabkan gangguan pada aktivitas sehari-hari, kondisi ini merupakan hal yang normal dan secara medis disebut sebagai dismenore primer.

Namun apabila timbul nyeri haid yang tidak tertahankan hingga mengganggu aktivitas keseharian, atau bahkan menimbulkan gejala tertentu (seperti muntah, pingsan) maka kondisi ini merupakan hal yang tidak normal dan disebut sebagai dismenore sekunder.

Bila Anda mengalami nyeri haid dalam batas wajar maka hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena masih merupakan kondisi yang normal. Namun bila Anda mengalami nyeri haid yang berlebihan dan tidak tertahankan, maka ini adalah masalah menstruasi yang sebaiknya konsultasikan hal ini dengan dokter kandungan agar penyebabnya dapat ditelusuri lebih lanjut.

3. Suasana hati yang cenderung buruk

Suasana hati yang buruk bisa menjadi salah satu masalah menstruasi yang paling sering dialami oleh wanita. Beberapa peneliti percaya bahwa beberapa wanita lebih sensitif terhadap perubahan kadar estrogen di masa menstruasi daripada wanita lain. Kelompok wanita inilah yang paling rentan mengalami naik turunnya suasana saat haid.

Peran estrogen pada tubuh wanita adalah:

  • Memengaruhi produksi dan efek endorfin, yaitu unsur di otak yang mendatangkan rasa nyaman dan kesenangan.
  • Meningkatkan kadar serotonin yang berperan dalam regulasi nafsu makan, mood, dan pola tidur.
  • Melindungi saraf dari kerusakan serta menstimulasi pertumbuhan saraf.

Selain memengaruhi suasana hati, fluktuasi hormon juga dapat memengaruhi berat badan, nafsu makan, dan hasrat untuk berhubungan seksual. Berada dalam kondisi stres, cemas, depresi, atau sedang diet adalah beberapa faktor yang dapat memengaruhi fluktuasi hormon estrogen.

4. Vagina gatal

Vagina gatal saat menstruasi memang menyebabkan rasa tidak nyaman dan bisa mengganggu aktivitas Anda. Vagina gatal bisa disebabkan karena iritasi akibat penggunaan bahan kimia seperti sabun, tisu, kondom, pembalut atau karena infeksi jamur, virus dan bakteri.

Ada kemungkinan juga Anda mengalami vagina gatal akibat ketidakstabilan hormon menjelang menstruasi, ataupun karena iritasi akibat pembalut. Gatal di daerah kewanitaan pada saat haid juga bisa disebabkan karena vagina yang lembap dan kebersihannya kurang terjaga.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah dan mengatasinya adalah:

  • Memperhatikan jenis pembalut dan kandungan parfum pada pembalut. Cobalah mengganti pembalut saat ini dengan merek pembalut yang lain. Jika masih gatal, maka kemungkinan penyebab gatalnya bukan dari pembalut, namun karena kebersihan vagina yang kurang baik. Gantilah pembalut minimal tiga kali sehari.
  • Jaga kebersihan vagina Anda, namun jangan membersihkan secara berlebihan, cukup bersihkan dengan air hangat dan hanya bagian luarnya saja. Jika ingin membersihkan menggunakan pembersih kewanitaan, pilihlah pembersih kewanitaan yang mengandung povidone iodine.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sebelum Melakukannya, Perhatikan 3 Risiko Berhubungan Seks Saat Haid

Tahukah Anda berhubungan seks saat haid dapat berisiko menularkan infeksi? Kenali dulu sederet manfaat dan risiko sebelum melakukannya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Seksual, Tips Seks 11 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Dalam Sebulan, Berapa Hari Normalnya Menstruasi Berlangsung?

Lama menstruasi tiap wanita berbeda-beda. Ada yang hanya 5 hari, tapi ada juga yang lebih dari seminggu. Memang, berapa hari normalnya haid berlangsung?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Wanita, Menstruasi 11 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Pantangan dan Anjuran Bagi Ibu yang Baru Menjalani Aborsi

Setelah aborsi dengan prosedur medis yang aman di dokter ahli kandungan. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan lagi. Agar tidak terjadi komplikasi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Persalinan, Melahirkan, Kehamilan 10 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Haid Hanya Berlangsung 2 Hari, Normal Apa Tidak?

Pernahkah Anda haid hanya 2 hari? Anda mungkin jadi cemas. Nah, daripada bingung dan takut, simak penjelasannya di sini, yuk.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Menstruasi 8 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat infeksi jamur vagina

Jangan Digaruk! Ini 2 Jenis Obat Infeksi Jamur Vagina untuk Meredakan Gejala

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
ciri hamil bercak darah seperti haid

Muncul Flek Darah Saat Tidak Menstruasi: Haruskah Khawatir?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
cara mengatasi menstruasi berlebihan

Berbagai Cara Mengatasi Mentruasi yang Berlebihan Agar Tak Mengganggu Aktivitas

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
sakit perut setelah melahirkan

Penyebab dan Cara Mudah Mengatasi Kram Perut Setelah Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit