Bagaimana Anda Bisa Terkena Infeksi Jamur Vagina?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 14 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Vagina yang terasa gatal, merah dan berbau, bisa menjadi ciri-ciri Anda terkena infeksi jamur vagina. Bukan hanya di kulit saja, ragi (yeast) atau jamur memang bisa terdapat pada alat kelamin manusia, termasuk di vagina wanita.

Anda bisa mengenali ciri-cirinya yang berawal dari muculnya rasa gatal, ada cairan warna putih yang keluar dari vagina, iritasi pada labia (bagian luar vagina), bahkan saat ketika Anda berhubungan seksual. Infeksi ini sangat umum terjadi, meskipun memang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Apa penyebab infeksi jamur vagina?

Semua wanita berisiko tinggi terkena infeksi jamur vagina. Teradang, hal ini disebabkan oleh  penggunaan obat jenis antibiotik yang membunuh bakteri sehat di bagian vagina. Bakteri vagina ini juga punya fungsi untuk melindungi vagina. Tapi, tanpa adanya bakteri, vagina Anda akan mudah untuk ditumbuhi jamur.

Faktor risiko lain yang bisa menyebabkan Anda lebih rentan terkena infeksi jamur vagina adalah jika Anda:

  • mengidap diabetes
  • sedang hamil
  • Anda sedang menggunakan pil KB
  • Anda sedang melakukan terapi steroid dalam jangka panjang
  • penyiraman vagina dengan air yang berlebihan
  • makanan kurang bergizi
  • kurang tidur
  • sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Bagaimana infeksi jamur vagina menyebar?

Umumnya, Anda bisa terkena infeksi jamur vagina melalui dua cara. Ada yang bisa tertular lewat hubungan seks, ada juga yang tertular akibat kurang menjaga kebersihan vagina. Umumnya, jamur pada vagina juga bisa menyebar melalui pasangan Anda, lho!

Ya, infeksi jamur pada vagina bisa menyebar ketika Anda melakukan seks oral. Jika salah satu dari Anda memiliki sariawan ataupun pasangan Anda memiliki penis yang terinfeksi jamur, hal itu dapat meningkatkan Anda terkena risiko infeksi jamur.

Apalagi, kalau Anda para wanita kerap bergonta-ganti pasangan seks. Hal tersebut, bisa mengakibatkan pH vagina berubah, dan akhirnya banyak jamur atau bakteri yang tertinggal di vagina.

Ujung-ujungnya, vagina Anda bisa terinfeksi jamur. Dianjurkan juga,sehabis melakukan hubungan seks, para wanita diwajibkan untuk segera buang air kecil. Nyatanya hal itu dapat membantu bakteri atau jamur lainnya tidak tertinggal di dalam vagina.

Bagaimana cara mencegah terkena infeksi jamur vagina?

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menganjurkan para wanita untuk menghindari menyemprotan air langsung ke vagina Anda. Itu dikarenakan hal tersebut dapat membunuh bakteri baik di vagina Anda, yang membantu keseimbangan ragi di vagina Anda. Sebaliknya, para wanita dianjurkan untuk membersihkan vagina dengan produk pembersih kewanitaan yang mengandung Povidone-iodine.

Selain itu, jika Anda hobi mengenakan celana dalam yang ketat, atau yang terbuat dari nilon dan polyester, hal itu dapat menahan kelembapan vagina. Alhasil, ragi atau jamur bisa tumbuh di tempat yang gelap dan lembap pada agina Anda. Maka dari itu, para ahli merekomendasikan para perempuan untuk mengenakan mengenakan celana dalam yang berbahan katun, atau paling tidak berbahan katun di area selangkangan. Bahan katun dapat membuat lebih banyak udara mengalir ke daerah genital Anda.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenali 5 Ciri Utama “Toxic People”, Racun Dalam Persahabatan Anda

Toxic people merupakan salah satu jenis orang negatif yang harus Anda jauhi. Bagaimanakah ciri-cirinya? Simak jawabannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hubungan Harmonis 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Waspadai Gejala yang Menandakan Anda Kena Tukak Lambung

Tukak lambung menandakan adanya luka pada lapisan lambung. Lantas, apa saja gejala atau ciri-ciri tukak lambung yang perlu diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 1 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit

Mengenal Jenis Beras, Mana yang Paling Sehat?

Kita mungkin setiap hari makan nasi putih, tapi ada berbagai jenis berasa lain yang tersedia. Kira-kira beras jenis apa yang lebih sehat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Waspada Bahaya Infeksi Telinga Akibat Pakai Earphone Saat Tidur

Banyak orang yang tak bisa lepas dari musik dalam hidupnya, bahkan sampai keterusan pakai earphone saat tidur. Tapi awas bahayanya bagi pendengaran Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara membasakan diri jalan kaki agar tubuh bugar

6 Trik Sederhana Agar Terbiasa Jalan Kaki Demi Tubuh yang Bugar

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
bahaya polusi udara

Jangan Remehkan Bahaya Debu Polusi! Yuk, Lindungi Diri Dengan Cara Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
alat reproduksi wanita

Mengenal Alat Reproduksi Wanita dan Fungsinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
manfaat kulit manggis

5 Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan Tubuh

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 1 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit