home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kena Infeksi Jamur Vagina, Harus Periksa ke Dokter Atau Tidak, Ya?

Kena Infeksi Jamur Vagina, Harus Periksa ke Dokter Atau Tidak, Ya?

Infeksi jamur vagina bisa dimiliki oleh wanita dengan dua cara yaitu tertular lewat hubungan seks atau kurang menjaga kebersihan vagina. Infeksi jamur vagina bisa sembuh jika diobati dengan benar. Namun, bisakah melakukan pengobatan di rumah? Atau harus periksa ke dokter?

Sekilas tentang infeksi jamur vagina

Infeksi jamur vagina adalah infeksi yang sangat umum menyerang wanita. Kebanyakan wanita setidaknya pernah satu atau dua kali mengalami infeksi jamur pada dalam hidupnya. Meski tidak serius, gejalanya bisa bikin Anda tidak nyaman beraktivitas.

Infeksi jamur pada vagina umumnya disebabkan oleh pertumbuhan jamur Candida albicans yang berlebihan. Pertumbuhan jamur ini menyebabkan vagina gatal, terasa panas, sakit saat buang air kecil atau berhubungan seks, dan mengeluarkan keputihan yang berbau.

Kapan harus periksa ke dokter jika memiliki infeksi jamur vagina?

Jika salah satu dari ketiga kondisi ini terdengar seperti milik Anda, Anda perlu mengunjungi dokter:

  • Ini adalah infeksi jamur pertama yang pernah Anda miliki. Temui dokter untuk memastikan itu bukan masalah yang lebih serius yang memerlukan perawatan yang berbeda, seperti infeksi saluran kemih.
  • Anda sering mendapat infeksi jamur. Jika Anda sudah empat kali atau lebih mengalami infeksi jamur dalam setahun,atau disebut dengan kandidiasis vulvovaginal rekuren. Jika Anda memilikinya, Anda memerlukan pengobatan hingga enam bulan dengan obat antifungi. Sering infeksi jamur juga bisa menjadi tanda bahwa Anda memiliki diabetes atau kondisi medis lainnya.
  • Jika Anda khawatir tentang gejala Anda atau Anda mengalami gejala yang berbeda dari infeksi jamur sebelumnya yang Anda miliki, Anda mungkin perlu ke dokter Anda untuk memastikan penyebab dari gejala yang muncul. Karena gejalanya tidak nyaman, beberapa wanita akan meminta krim vagina yang diresepkan untuk mengurangi rasa gatal dan terbakar lebih cepat daripada obat-obatan yang dijual bebas.
  • Jika Anda sudah mencoba menggunakan obat infeksi jamur yang biasanya Anda gunakan namun gejala tidak membaik.
  • Jika Anda sedang hamil dan mengalami infeksi jamur, sebaiknya periksa ke dokter karena Anda tidak dapat menggunakan obat jamur bebas. Beberapa obat jamur dapat berpengaruh pada janin Anda sehingga harus dengan persetujuan dokter.

Tips mencegah infeksi jamur vagina

Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencegah infeksi jamur atau juga dapat mengobati infeksi jamur.

  • Acidophilus. Konsumsi yogurt yang mengandung kultur bakteri Lactobacillus acidophilus, bakteri baik alami yang dapat mencegah infeksi jamur. Mengonsumsi suplemen dengan Lactobacillus acidophilus juga dapat membantu mencegahnya.
  • Perhatikan celana yang Anda gunakan. Hindari menggunakan celana ketat dan kenakan celana dalam yang berbahan katun agar vagina Anda dapat bernapas dan tenang. Celana yang ketat dapat memerangkap keringat sehingga vagina Anda menjadi lembab dan hangat. Kondisi seperti itulah yang menjadi tempat hidup yang baik untuk jamur. Oleh karena itu, jaga vagina Anda tetap kering untuk mencegah infeksi jamur agar tidak kembali.
  • Perawatan tanpa resep. Jika Anda yakin Anda memiliki infeksi jamur berdasarkan gejala yang pernah Anda miliki sebelumnya, Anda dapat mencoba obat bebas untuk mengobati gejala Anda. Produk-produk ini biasanya krim, tablet yang dapat dilarutkan, atau supositoria (obat yang berbentuk oval) yang Anda masukkan ke dalam vagina.
Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Yeast Infections: Should You Treat Yourself, or See a Doctor? https://www.webmd.com/women/guide/yeast-infections-should-you-treat-yourself-or-see-a-doctor diakses 31 Agustus 2018.

Yeast infections: when to see a doctor http://www.womenshealthmatters.ca/feature-articles/feature-articles/yeast-infections-when-to-see-a-doctor diakses 31 Agustus 2018.

Yeast infection (vaginal) https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/yeast-infection/symptoms-causes/syc-20378999 diakses 31 Agustus 2018.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Andisa Shabrina Diperbarui 18/06/2019
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x