Daftar Makanan Tinggi Vitamin C untuk Mencegah Gangguan Pendengaran

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Berbagai penelitian terbaru menunjukkan bahwa gangguan pendengaran lebih banyak dialami oleh anak-anak muda dan orang dewasa generasi sekarang karena penggunaan earphone untuk mendengarkan musik kencang-kencang. Kalau Anda sulit mendengar sejak muda, hal ini bisa merembet sampai masalah penurunan daya ingat dan kemampuan berpikir. Gangguan pendengaran yang tidak ditangani secepat mungkin dapat berujung pada hilang pendengaran total di usia tua. Namun tahukah Anda, makan buah vitamin C dapat membantu mencegah gangguan pendengaran? Bagaimana bisa? Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

Sekilas tentang penyebab gangguan pendengaran

Diperkirakan sebanyak 360 juta manusia di dunia mengalami gangguan pendengaran. Angka ini pun termasuk mereka yang masih berusia muda.

Gangguan pendengaran dapat disebabkan oleh infeksi, penggunaan obat-obatan yang bersifat ototoksik (beracun bagi telinga), paparan suara bising yang terjadi terus-menerus (misalnya, suara musik atau polusi suara yang melebihi 85 dB), dan efek penuaan.

Operasi implan koklea atau pemasangan alat bantu dengar dapat dijadikan solusi untuk memperbaiki pendengaran. Namun, tentu selalu lebih baik mencegah daripada mengobati.

Asupan vitamin C dapat membantu mencegah gangguan pendengaran

Sebelum kita dapat memahami bagaimana vitamin C dapat membantu mencegah gangguan pendengaran, kita perlu tahu dulu bagaimana kita bisa mendengar.

Suara yang kita dengar diawali oleh getaran gelombang suara. Gelombang suara ini masuk melalui saluran telinga menuju telinga bagian tengah tempat bermukimnya gendang telinga, dan selanjutnya diteruskan ke telinga dalam. Di area telinga dalam, gelombang suara ditangkap oleh sel-sel rambut yang terdapat di dalam koklea untuk diubah menjadi sinyal. Barulah kemudian sinyal suara ini dikirim ke otak melalui serabut saraf telinga.

Paparan suara bising yang berkelanjutan dapat memicu produksi radikal bebas, yang menyebabkan terjadinya kerusakan sel rambut telinga. Sel-sel rambut yang rusak. atau bahkan mati, tidak dapat mengirim sinyal ke otak untuk diubah menjadi suara yang bisa kita dengar.

Kandungan antioksidan dari asupan buah vitamin C dapat melindungi sel dan jaringan tubuh dari serangan radikal bebas, termasuk sel-sel rambut dalam telinga. Vitamin C juga memiliki kemampuan untuk mengubah zat radikal bebas menjadi antioksidan. Dengan demikian, asupan vitamin C dapat mencegah timbulnya kerusakan pada sel rambut telinga akibat radikal bebas.

Selain itu, vitamin C juga memiliki kemampuan untuk mempertahankan kadar vitamin E. Vitamin E juga bersifat antioksidan, yang sama-sama dapat menangkal radikal bebas. Kadar vitamin C dan vitamin E yang stabil dalam tubuh berarti Anda memiliki jumlah antioksidan tinggi untuk membantu sistem imun memerangi efek radikal bebas yang merusak tubuh.

Dengan demikian, selain memilki kemampuan sebagai penangkal radikal bebas yang dapat merusak sel rambut, vitamin C juga dapat meningkatkan jumlah antioksidan melalui kadar vitamin E. Karena memiliki kemampuan-kemampuan unik tersebut, maka vitamin C tentu sangat bagus untuk melindungi telinga dari gangguan pendengaran.

Daftar buah vitamin C yang dapat membantu menurunkan risiko gangguan pendengaran

Tubuh tidak bisa menghasilkan vitamin C sendiri. Oleh karena itu, Anda harus mendapatkan asupan vitamin C dari luar tubuh, seperti dari makanan, minuman, maupun suplemen.

Kebutuhan vitamin C pada setiap orang pun berbeda, tergantung pada usia dan tingkat aktivitas harian. Berikut panduan umumnya:

  • 0 – 6 bulan : 25 mg/hari
  • 7 bulan – 6 tahun: 30 mg/hari
  • 7 – 9 tahun : 35 mg/hari
  • 10 – 18 tahun : 40 mg/hari
  • ≥ 19 tahun : 45 mg/hari
  • Wanita hamil : 55 mg/hari
  • Wanita menyusui : 70 mg/hari

Lantas, apa saja sayuran dan buah vitamin C yang bisa Anda makan setiap hari untuk mencegah gangguan pendengaran semenjak dini?

  • Jeruk, 1 buah jeruk ukuran sedang mengandung 59-83 mg vitamin C
  • Jambu, mengandung 206 mg vitamin C
  • Paprika, 175 gram paprika mengandung 190 vitamin C – 3 kali lipat lebih tinggi dari jeruk
  • Pepaya, setengah buah pepaya terdapat 94 mg vitamin C
  • Kiwi, 1 buah kiwi berukuran besar mengandung 84 mg vitamin C
  • Leci, 10 buah leci mengandung 69 mg vitamin C
  • Brokoli, 40 gram brokoli mengandung 54 mg vitamin C
  • Stroberi, dalam 80 gram stroberi terkandung 52 mg vitamin C
  • Tauge, setiap 4 batang tauge mengandung 38-52 mg vitamin C
  • Kol, per 90 gram kol mengandung 30 mg vitamin C
  • Nanas, seporsi buah nanas diperkaya dengan kurang lebih 80 mg vitamin C

Tips menjaga pendengaran tetap sehat

Di samping memperbanyak asupan sayur dan buah vitamin C, berikut beberapa tips yang dapat Anda lakukan mulai hari ini untuk menjaga pendengaran tetap optimal sampai tua nanti:

  • Hindari terlalu lama mendengarkan musik lewat earphone dengan volume yang terlalu keras.
  • Periksa dengan dokter setiap obat yang Anda pakai untuk mencari tahu potensi efek samping ototoksik yang memiliki efek beracun bagi telinga. Gunakan obat dengan hati-hati dan sesuai anjuran dokter.
  • Deteksi dini dan pengobatan bila terjadi infeksi pada telinga, misalnya, otitis media.
  • Gunakanlah alat pelindung telinga saat bekerja di tempat yang bising, khususnya bagi pekerja pabrik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Zat aditif ada dalam setiap makanan kemasan. Biasanya sengaja ditambahkan untuk tujuan tertentu. Namun, apakah berbahaya bila dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit