Trikomoniasis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
Bagikan sekarang

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Definisi trikomoniasis

Trikomoniasis atau trichomoniasis adalah penyakit infeksi pada alat kelamin yang disebarkan melalui hubungan seksual. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi parasit bernama Trichomonas vaginalis.

Trikomoniasis adalah penyakit menular seksual yang bisa menyebabkan rasa gatal dan sakit saat buang air kecil pada wanita. Namun, kebanyakan pria yang terkena penyakit ini biasanya tidak akan mengalami gejala apa pun.

Infeksi ini biasanya tidak bersifat fatal. Namun, trikomoniasis berisiko memicu beberapa komplikasi, seperti ketidaksuburan pada wanita dan tersumbatnya uretra pada pria. Selain itu, penyakit ini juga berpotensi mengakibatkan gangguan kehamilan pada ibu hamil.

Seberapa umumkah trikomoniasis?

Penyakit ini merupakan salah satu yang paling umum dari kelompok penyakit infeksi menular seksual. Menurut WHO, pasien trikomoniasis wanita mencapai sekitar 5,3%, dan laki-laki sebanyak 0,6%. Selain itu, penyakit ini paling banyak terjadi pada wanita berusia 16 – 35 tahun.

Namun, kasus kejadian sesungguhnya kemungkinan bisa melebihi statistik di atas karena penyakit ini sulit dideteksi, terutama pada pasien laki-laki.

Di Amerika, diperkirakan terdapat 3,7 juta orang yang terinfeksi parasit Trichomonas vaginalis. Akan tetapi, hanya 30% di antaranya yang menunjukkan gejala-gejala.

Tanda-tanda dan gejala trikomoniasis

Mendeteksi tanda-tanda dan gejala trikomoniasis mungkin akan sulit pada kebanyakan orang. Pasalnya, sekitar 70% orang dengan penyakit ini tidak mengalami gejala sama sekali.

Jika gejala-gejala muncul, biasanya penyakit ini berarti sudah mengakibatkan iritasi dan peradangan yang bersifat sedang hingga parah. Gejala-gejala juga bisa datang dan pergi sewaktu-waktu.

Pada wanita, trikomoniasis akan menimbulkan gejala-gejala penyakit kelamin seperti:

  • Bau tidak sedap pada vagina
  • Cairan vagina berwarna aneh (hijau atau kekuningan) dan memiliki tekstur berbuih
  • Rasa gatal, bengkak, atau panas pada vagina
  • Sakit saat berhubungan seksual
  • Sakit saat buang air kecil

Sementara itu, lebih banyak pria yang tidak memiliki gejala saat terkena penyakit ini dibanding dengan wanita. Ketika gejala terjadi, gejala yang muncul adalah:

  • Kesulitan buang air kecil
  • Rasa sakit atau panas saat ejakulasi
  • Rasa gatal atau iritasi di penis
  • Keluar cairan dari penis

Terdapat kemungkinan beberapa tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika merasa khawatir akan adanya gejala tertentu yang tidak wajar, segera konsultasikan keadaan Anda dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Sebaiknya Anda segera periksa ke dokter jika mengalami tanda-tanda dan gejala berikut:

  • Terasa panas saat buang air kecil
  • Cairan vagina berbau tidak sedap
  • Rasa sakit ketika buang air kecil
  • Rasa sakit ketika berhubungan seksual
  • Memiliki efek samping obat-obatan

Setiap pasien trikomoniasis mungkin akan merasakan tanda-tanda dan gejala yang bervariasi. Oleh karena itu, selalu periksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang paling tepat dan sesuai.

Selain itu, meski belum ada gejala-gejala yang muncul, Anda juga bisa mencari saran tentang apa saja gejala yang perlu diwaspadai dan apa yang bisa dilakukan jika terkena penyakit ini.

Pelajari lebih banyak tentang diagnosis infeksi ini. Hindari berhubungan intim sampai Anda tidak lagi mengidap infeksi untuk mencegah menularnya penyakit ke orang lain.

Penyebab trikomoniasis

Trikomoniasis adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit protozoa dengan nama Trichomonas vaginalis. Parasit ini dapat ditemukan di mana saja, dan sifatnya sangat mudah menular.

Parasit Trichomonas vaginalis sering kali ditularkan selama berhubungan seksual, dari orang yang terinfeksi ke orang lain yang sehat. Pada wanita, bagian tubuh yang paling sering terinfeksi adalah:

  • Vulva
  • Vagina
  • Serviks (leher rahim)
  • Uretra (saluran kencing)

Sementara itu, pada pria, parasit paling sering menginfeksi bagian dalam penis atau uretra. Selama berhubungan seksual, parasit bisa menyebar ketika penis bersentuhan dengan vagina.

Selain alat reproduksi, trikomoniasis juga berisiko menginfeksi bagian tubuh lain, seperti tangan, mulut, atau anus. Namun, perlu diingat bahwa penyakit ini tidak dapat ditularkan melalui bersentuhan, berpelukan, atau berciuman.

Periode inkubasi dari parasit ini belum dapat ditetapkan secara pasti, tetapi biasanya sekitar 5 hingga 28 hari. Para ahli belum mengetahui apa yang menyebabkan kebanyakan kasus trikomoniasis tidak menunjukkan gejala-gejala pada penderitanya.

Faktor-faktor risiko trikomoniasis

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, trikomoniasis bisa menginfeksi baik pria maupun wanita. Namun terdapat beberapa faktor yang berperan dalam penularan penyakit ini.

Berikut adalah faktor-faktor yang meningkatkan risiko Anda untuk terkena penyakit ini:

  • Memiliki pasangan seksual lebih dari satu
  • Pernah terkena trikomoniasis sebelumnya
  • Pernah mengalami infeksi menular seksual sebelumnya
  • Tidak menggunakan kondom
  • Memiliki sistem imun tubuh yang buruk

Tidak memiliki faktor risiko tidak menandakan Anda terbebas dari penyakit ini. Tanda-tanda ini hanya sebagai referensi. Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk informasi selengkapnya.

Komplikasi trikomoniasis

Meski penyakit ini bisa diatasi dengan pengobatan, tidak menutup kemungkinan trikomoniasis bisa mengakibatkan masalah kesehatan lain yang lebih serius.

Berikut adalah beberapa komplikasi kesehatan yang bisa terjadi akibat infeksi parasit Trichomonas vaginalis yang tidak ditangani dengan tepat:

  • Gangguan kehamilan
    Pada ibu hamil yang terinfeksi penyakit ini, kehamilannya bisa jadi akan mengalami gangguan. Salah satunya adalah melahirkan lebih cepat atau prematur.
    Selain itu, bayi yang dilahirkan juga berisiko memiliki berat badan di bawah normal. Ditambah lagi, trikomoniasis yang ada pada ibu berpotensi ditularkan ke bayi selama proses persalinan.
  • Colpitis macularis
    Colpitis macularis atau yang juga diketahui dengan nama strawberry cervix adalah kondisi di mana terjadi peradangan dan muncul bintik-bintik merah di dalam leher rahim. Kondisi ini ditemukan pada hampir 50% pasien wanita yang terkena trikomoniasis.
  • Epididimitis
    Komplikasi lain dari penyakit ini adalah epididimitis, yaitu peradangan pada saluran epididimis. Saluran ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan penyaluran sperma pada pria.
  • HIV/AIDS
    Trikomoniasis juga menyebabkan Anda 2-3 kali lebih rentan untuk terkena penyakit menular seksual lainnya, terutama HIV/AIDS.

Diagnosis dan pengobatan trikomoniasis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Biasanya, penyakit ini terdeteksi saat sedang menjalani tes skrining atau pemeriksaan penyakit menular seksual. Tes skrining direkomendasikan untuk Anda yang:

Selain itu, Anda juga harus memeriksakan diri jika sudah mengalami gejala-gejala yang telah disebutkan sebelumnya.

Dalam proses diagnosis, dokter akan memeriksa alat kelamin untuk mengambil sampel cairan dari vagina atau penis. Hasil diagnosis akan dipastikan ketika parasit ditemukan pada sampel saat diperiksa dengan mikroskop di laboratorium.

Selain dengan memeriksa cairan, diagnosis juga bisa dilakukan dengan tes darah. Tes lain seperti nucleic acid amplification juga dapat menjadi alternatif lain untuk mendeteksi keberadaan parasit di dalam tubuh.

Apa saja pilihan pengobatan untuk trikomoniasis?

Pengobatan yang umum diberikan untuk mengatasi trikomoniasis adalah antibiotik. Antibiotik dapat membantu membasmi parasit Trichomonas vaginalis di dalam tubuh, serta mengurangi risiko penularan ke orang lain.

Berikut adalah jenis obat antibiotik yang direkomendasikan untuk penyakit ini, beserta dosisnya:

  • Metronidazole: 2 gram diminum 1 kali, atau 500 mg diminum 2 kali sehari selama 7 hari
  • Tinidazole: 2 gram diminum 1 kali

Jika Anda terkena trikomoniasis, Anda dan pasangan Anda sebaiknya mendapatkan pengobatan yang sama. Untuk mereka yang hamil, metronidazole tidak disarankan. Efek samping termasuk mual, muntah, diare, kram di daerah perut, rasa logam dalam mulut, dan neuropati perifer.

Pasien sebaiknya tidak mengonsumsi alkohol selama mendapat metronidazole, karena hal tersebut dapat mengakibatkan kulit memerah, sakit kepala, sakit di daerah perut, mual dan muntah.

Apakah trikomoniasis bisa muncul lagi setelah saya sembuh?

Menurut CDC, tidak menutup kemungkinan seseorang yang sudah sembuh dari penyakit ini bisa kembali terinfeksi T. vaginalis lagi di lain waktu. Pasalnya, kasus infeksi yang kembali muncul pada penyakit ini adalah sebanyak 17%, dalam waktu 3 bulan setelah selesai menjalani pengobatan.

Oleh karena itu, Anda diharuskan untuk menjalani pemeriksaan ulang setelah obat antibiotik yang dikonsumsi sudah habis. Pemeriksaan dilakukan untuk mengecek apakah masih ada parasit yang tersisa di dalam tubuh Anda.

Pengobatan di rumah dan pencegahan

Untuk membantu mempercepat proses penyembuhan, satu-satunya cara yang bisa Anda lakukan adalah mengikuti arahan dokter dan menghindari kontak seksual selama masa pengobatan.

Bagi Anda yang berniat mencegah terkena penyakit ini, tidak ada cara lain untuk mencegah trikomoniasis selain dengan berhenti berhubungan seks.

Namun, apabila Anda memutuskan untuk tetap aktif secara seksual, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti:

  • Pastikan melakukan hubungan seksual yang aman. Gunakan kondom lateks jika terdapat kemungkinan adanya penyakit menular seksual dari pasangan Anda.
  • Kurangi jumlah pasangan seksual Anda. Semakin banyak pasangan Anda, semakin besar risiko Anda tertular penyakit kelamin.
  • Setia kepada satu pasangan seksual saja, dan pastikan pasangan Anda sudah menjalani tes skrining dengan hasil negatif.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Pasangan Anda belum cukup luwes dan percaya diri saat berhubungan intim? Tenang, ini dia berbagai cara merangsang istri yang ampuh dan penuh kehangatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Hal yang Harus Langsung Dilakukan Wanita Setelah Seks

Tiap wanita mungkin punya kebiasaan yang berbeda. Namun, ada empat hal yang wajib wanita lakukan setelah seks, demi kesehatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Seksual, Tips Seks 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Gastritis (Radang Lambung)

Gastritis adalah istilah medis untuk radang lambung, berbeda dari maag. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 13 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Amenore

Amenore merupakan tanda adanya ketidakseimbangan fungsi tubuh wanita. Cari tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Wanita, Menstruasi 12 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

impotensi

Impotensi (Disfungsi Ereksi)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
buah zakar gatal

4 Penyebab Buah Zakar Anda Gatal dan Ingin Terus Digaruk

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
arti desahan wanita

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit