home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mungkinkah Kita Orgasme Saat Tidur?

Mungkinkah Kita Orgasme Saat Tidur?

Orgasme erat kaitannya dengan pengalaman seks yang memuaskan. Namun nyatanya, beberapa orang bisa saja mengalami orgasme saat tidur nyenyak — padahal jelas-jelas tidak habis berhubungan seks sama sekali. Kenapa bisa begitu?

Siapa yang bisa mengalami orgasme saat tidur?

Dalam bahasa medis, orgasme yang terjadi selama tidur malam disebut emisi nokturnal atau yang dalam bahasa awamnya dikenal dengan mimpi basah. Orgasme saat tidur alias mimpi basah selalu dikaitkan dengan masa puber, tapi orang dewasa juga masih bisa mengalaminya.

Baik pria dan wanita, yang masih lajang maupun sudah menikah, sama-sama bisa mengalami orgasme saat tidur. Ya! Perempuan pun bisa mimpi basah. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wanita mengalami orgasme saat tidur pertama kali sebelum memasuki usia 21 tahun. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sex Research, 37 persen wanita di usia kuliah melaporkan pernah mengalami setidaknya satu kali orgasme selama tidur.

Orgasme saat tidur pada laki-laki ditandai dengan seprai dan pakaian dalam yang basah karena ejakulasi air mani, sementara orgasme wanita tidak selalu sampai mengeluarkan cairan vagina. Menurut International Society for Sexual Medicine, wanita yang pernah terbangun dan mencapai orgasme biasanya akan mengalami lagi hal tersebut sebanyak tiga sampai empat kali dalam setahun.

Apa penyebab orgasme saat tidur?

Mimpi basah terjadi ketika seseorang yang sedang tidur menerima rangsangan seksual lewat mimpi erotis. Orgasme terjadi begitu saja tanpa perlu memberikan rangsangan apapun pada penis maupun vagina.

Seperti halnya mimpi Anda yang lain, mimpi basah tidak disadari ataupun direncanakan oleh si empunya tubuh. Mimpi yang bersifat erotis atau mengandung unsur seksual juga tidak bisa Anda kendalikan atau cegah sebelumnya.

Ini karena selama tahap tidur REM (rapid eye movement), darah akan mengalir lebih deras menuju sekitar kemaluan. Sirkulasi darah ini bisa menyebabkan ejakulasi, baik pada laki-laki maupun wanita. Laki-laki akan mengeluarkan air mani lewat penis sementara wanita akan mengeluarkan cairan vagina.

Banyak orang yang melaporkan mereka bisa mengingat mimpi basahnya hingga merasakan dirinya mencapai klimaks, tapi hal ini tak selalu berarti ia benar-benar mengalami orgasme saat tidur. Orgasme dalam mimpi bukanlah tanda seseorang juga orgasme dalam kehidupan nyatanya.

Normalkah jika saya orgasme saat tidur?

Ini adalah fenomena wajar. Ahli psikologi dan kesehatan seksual, dr. Petra Boynton, menegaskan bahwa mimpi basah adalah bagian dari fungsi seksual yang normal.

Namun jika Anda sampai mimpi basah setiap hari, Anda perlu berkonsultasi ke dokter. Walaupun tidak ada batasan minimal dan maksimal dari mimpi basah itu sendiri, mimpi basah setiap hari tentu akan sangat mengganggu. Terlebih jika hal ini terus terjadi di usia dewasa yang seharusnya sudah tak lagi sering mimpi basah.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Novita Joseph
Tanggal diperbarui 27/05/2018
x