backup og meta

Kehilangan Nafsu Seks pada Pasangan? Normal atau Tidak?

Kehilangan Nafsu Seks pada Pasangan? Normal atau Tidak?

Ketika Anda kehilangan nafsu seks pada pasangan, hal itu memang akan membuat Anda bertanya-tanya: “Apakah ini artinya saya sudah tak cinta lagi?’ Pasangan pun mungkin akan mulai mempertanyakan diri, “Apakah saya sudah tak menarik lagi di matanya?’

Penyebab Anda bisa kehilangan nafsu seks pada pasangan sendiri

Hanya karena Anda tidak tertarik berhubungan seks dengan pasangan sendiri, bukan berarti Anda mengalami disfungsi seksual.

Banyak yang mengira, khususnya laki-laki, jika kehilangan nafsu seks menandakan bahwa ia mengalami impotensi, padahal tidak. 

Sesungguhnya, kehilangan nafsu seks tidak berarti juga kehilangan cinta dan rasa sayang juga terhadap pasangan.

Menurunnya gairah seksual normal adanya, dan dapat terjadi kepada pasangan manapun sewaktu-waktu.

Biasanya, berbeda alasan dan faktor penyebabnya, tergantung pasangan mana yang kehilangan nafsu seks, pria ataukah wanita.

Berikut penyebab seseorang bisa kehilangan nafsu seks pada pasangan yang paling sering terjadi:

1. Anda lebih berminat untuk masturbasi

Biasanya Anda akan mengalami hal ini ketika sedang tidak menginginkan negosiasi seksual dengan pasangan.

Hal ini sering terjadi pada pria, yang lebih memilih merangsang dirinya sendiri lalu bermasturbasi untuk memuaskan hasrat birahinya.

Bagi orang yang melakukan hal tersebut, mereka biasanya berpikir bahwa cara ini cepat dan efisien untuk memuaskan nafsu, bahkan Anda tak harus capek-capek memuaskan orang lain.

Jadi, akan ada kata “terserah dan suka-suka”, bagaimana mereka menggunakan tubuhnya untuk kepuasan pribadi.

Memuaskan diri sendiri, tidak harus memerlukan orang lain, begitu anggapan mereka.

Tak jarang ini membuat pasangan menyimpulkan bahwa Anda telah kehilangan nafsu seksual terhadap dirinya.

2. Hormon menghambat gairah seks untuk beberapa saat

Hormon dalam tubuh memiliki peranan dan kuncian penting terhadap sehari-hari, khususnya seks. Pada wanita, semakin bertambah usia, semakin berubah nafsu seksnya.

Mungkin akan menggebu-gebu di usia subur dan matang, tetapi menjelang masa menopause? Bisa sama sekali tidak nafsu melakukan seks dengan pasangannya.

Terlebih jika Anda sedang merasakan lelah pada perubahan tubuh. Biasanya, sehabis hamil dan melahirkan beberapa kali, tidak jarang nafsu bercinta pun akan hilang.

Anda pun akan lebih memilih tidur atau melakukan hal lain. Di masa ini, para wanita lebih memilih tidur dan mengistirahatkan tubuhnya daripada berhubungan seks.

3. Nafsu seks menurun akibat hubungan yang sudah berjalan lama

Beberapa penelitian telah menemukan, bahwa dorongan seks bisa hilang dan dialami seseorang yang memiliki hubungan jangka panjang.

Anda atau pasangan memang masih saling mencintai dan masih ingin bersama, tetapi tubuh Anda tidak membawa ke arah keintiman satu sama lain.

Jangan khawatir, itu normal, dan bisa diperbaiki jika Anda dan pasangan terus berusaha menemukan gairah keintiman seksual kembali.

Cara menumbuhkan kembali nafsu seksual pada pasangan

Jika masalahnya adalah karena Anda lebih suka bermasturbasi, tanamkan kepada diri Anda bahwa sebuah hubungan, khususnya pernikahan, diperlukan adanya hubungan dan gairah seks di dalamnya untuk menjadi bahagia.

Bila Anda lebih suka bermasturbasi sendirian, apa yang akan dicapai? Kebahagiaan sendiri dan kecewaan lain pihak?

Mungkin saat ini Anda masih menginginkan pernikahan yang bahagia. Jika ini yang Anda rasakan, coba hentikan kebiasaan tersebut.

Sepakati berdua dalam cara memperoleh frekuensi keintiman yang bisa bikin berdua bahagia.

Sementara jika penyebabnya adalah karena Anda jenuh akibat hubungan yang sudah berjalan lama, ubah pola pikir kalau seks cuma jadi penyalur birahi saja.

Seks adalah kewajiban bagi pasangan yang masih sama-sama sehat dan berencana bahagia selamanya. Mungkin, jika ditelisik kebelakang, nafsu seks yang hilang pada diri Anda hanyalah jenuh belaka.

Bicarakan baik-baik dengan pasangan, mulai atur suasana baru, posisi baru, permainan atau gaya seks yang baru, agar seks tidak monoton dan berujung hilangnya nafsu pada pasangan.

[embed-health-tool-ovulation]

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

When You Dont Want To Have Sex http://www.womenshealthmag.com/sex-and-love/when-you-dont-want-to-have-sex/slide/1 Diakses pada 31 April 2017

I Love You So Why Dont I Want Sex http://www.thesexmd.com/i-love-you-so-why-dont-i-want-sex/ Diakses pada 31 April 2017

Versi Terbaru

15/06/2021

Ditulis oleh Novita Joseph

Ditinjau secara medis oleh dr. Yusra Firdaus

Diperbarui oleh: Karinta Ariani Setiaputri


Artikel Terkait

5 Cara agar Hubungan Seks Tetap Bergairah di Usia Menopause

Benarkah Berhubungan Lewat Jalan Belakang Bisa Hamil?


Ditinjau secara medis oleh

dr. Yusra Firdaus


Ditulis oleh Novita Joseph · Tanggal diperbarui 15/06/2021

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan