home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Benarkah Alat KB IUD Bisa Menurunkan Gairah Bercinta?

Benarkah Alat KB IUD Bisa Menurunkan Gairah Bercinta?

Mencari kontrasepsi yang paling cocok buat Anda memang bukan perkara mudah. Pasalnya, setiap pilihan pasti punya keunggulan dan efek sampingnya. Bila Anda sudah memutuskan untuk memasang alat KB IUD atau KB spiral, Anda mungkin pernah dengar efek sampingnya adalah gairah bercinta jadi surut. Atau Anda merasakan sendiri efek samping tersebut? Kok bisa, ya?

Nah, ini dia penjelasan lengkap yang bisa membantu Anda memahami pengaruh kontrasepsi IUD dan gairah bercinta wanita. Simak baik-baik, ya.

Mengenal alat KB IUD

Ada dua jenis kontrasepsi IUD atau KB spiral yang tersedia saat ini. Keduanya berperan untuk mematikan atau merusak sel sperma yang masuk. Jenis yang pertama adalah levonorgestrel. Levonorgestrel akan bekerja seperti hormon progestin dalam tubuh untuk mencegah kehamilan. Sedangkan jenis kedua yaitu IUD tembaga. Pasalnya, sel sperma akan mati jika terpapar elemen tembaga.

Bagaimana alat KB IUD mempengaruhi gairah bercinta

Karena tubuh setiap wanita berbeda-beda, maka efek samping kontrasepsi IUD terhadap hasrat seksual beragam pula. Ada yang mengaku kalau setelah pasang IUD jadi kurang bergairah, tapi banyak juga yang justru semakin bergairah.

Penelitian yang dilakukan tim ahli dari Medical University of Silesia di Polandia mencatat bahwa kebanyakan wanita yang menggunakan metode kontrasepsi ini tidak mengalami penurunan hasrat seksual. Survei lain yang dimuat dalam jurnal Perspectives on Sexual and Reproductive Health tahun 2015 juga menunjukkan hasil serupa. Metode kontrasepsi IUD justru berdampak sangat minim terhadap hasrat seks jika dibandingkan dengan metode kontrasepsi lainnya seperti pil KB.

Oleh karena itu bisa disimpulkan bahwa memang ada risiko penurunan gairah bercinta kalau Anda menggunakan kontrasepsi ini. Namun, dalam kebanyakan kasus IUD tidak mengganggu kehidupan seks Anda dengan pasangan.

Penyebab gairah bercinta menurun

Bila setelah pakai IUD Anda kehilangan hasrat bercinta, ada beberapa faktor yang mungkin jadi penyebabnya. Di antaranya yaitu faktor hormon, usia, atau bahkan kondisi psikologis Anda sendiri. Maka, rasanya sulit untuk menentukan faktor tunggal penyebab gairah bercinta menurun pada wanita.

Kalau Anda menggunakan IUD jenis levonorgestrel, Anda lebih rentan mengalami penurunan gairah seks. Ini karena Anda akan mengalami perubahan hormon yang lantas memengaruhi kesehatan vagina dan sistem saraf di otak. Contohnya vagina jadi terasa lebih kering sehingga seks tak terasa nikmat lagi.

Namun, gairah bercinta juga bisa menurun bila Anda memasuki masa menopause atau penuaan. Serangkaian proses alamiah ini akan menyebabkan banyak perubahan pada tubuh wanita. Akibatnya, Anda jadi malas berhubungan seks.

Kondisi psikologis pun berperan penting dalam membangkitkan libido atau hasrat Anda. Bila Anda sedang dilanda stres, depresi, atau kecemasan, Anda mungkin jadi tak minat bercinta. Mungkin juga Anda dan pasangan sedang ada masalah yang belum diselesaikan.

penularan hepatitis melalui seks

Jangan takut pasang kontrasepsi IUD

Bila Anda ingin memasang kontrasepsi ini tapi takut gairah seks menurun, bicarakan dengan dokter kandungan Anda. Dokter bisa memberikan masukan dan nasihat medis yang sesuai dengan kondisi fisik Anda saat ini. Mungkin dokter akan menyarankan untuk pakai IUD jenis tembaga yang tidak berpengaruh pada keseimbangan hormon Anda.

Kontrasepsi IUD adalah metode yang terbukti ampuh mencegah kehamilan. Jangan sampai Anda melewatkan ini hanya karena takut dengan efek samping yang belum tentu muncul. Bahkan seperti dijelaskan oleh seorang pakar kesehatan seksual dari University of Wisconsin, Jenny Higgins, Ph.D., MPH., karena keampuhannya kontrasepsi ini justru akan memberikan rasa aman bagi pasangan saat berhubungan intim. Seks pun jadi terasa lebih nikmat dan menyenangkan tanpa harus khawatir apakah nanti akan hamil.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Can an IUD Improve Your Sex Life? https://www.bedsider.org/features/879-can-an-iud-improve-your-sex-life Diakses pada 23 Mei 2017.

Intrauterine Device (IUD) for Birth Control. http://www.webmd.com/sex/birth-control/intrauterine-device-iud-for-birth-control Diakses pada 23 Mei 2017.

Evaluation of Quality of Life and Sexual Functioning of Women Using IUD. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/19149209 Diakses pada 23 Mei 2017.

Birth Control: Is Yours Diminishing Your Sex Life? http://www.huffingtonpost.com/ricki-pollycove-md/birth-control-can-your-birth-control_b_804257.html Diakses pada 23 Mei 2017.

Foto Penulis
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 18/12/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x