Benarkah Alat KB IUD Bisa Menurunkan Gairah Bercinta?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mencari kontrasepsi yang paling cocok buat Anda memang bukan perkara mudah. Pasalnya, setiap pilihan pasti punya keunggulan dan efek sampingnya. Bila Anda sudah memutuskan untuk memasang alat KB IUD atau KB spiral, Anda mungkin pernah dengar efek sampingnya adalah gairah bercinta jadi surut. Atau Anda merasakan sendiri efek samping tersebut? Kok bisa, ya?

Nah, ini dia penjelasan lengkap yang bisa membantu Anda memahami pengaruh kontrasepsi IUD dan gairah bercinta wanita. Simak baik-baik, ya.

Mengenal alat KB IUD

Ada dua jenis kontrasepsi IUD atau KB spiral yang tersedia saat ini. Keduanya berperan untuk mematikan atau merusak sel sperma yang masuk. Jenis yang pertama adalah levonorgestrel. Levonorgestrel akan bekerja seperti hormon progestin dalam tubuh untuk mencegah kehamilan. Sedangkan jenis kedua yaitu IUD tembaga. Pasalnya, sel sperma akan mati jika terpapar elemen tembaga.

Bagaimana alat KB IUD mempengaruhi gairah bercinta

Karena tubuh setiap wanita berbeda-beda, maka efek samping kontrasepsi IUD terhadap hasrat seksual beragam pula. Ada yang mengaku kalau setelah pasang IUD jadi kurang bergairah, tapi banyak juga yang justru semakin bergairah.

Penelitian yang dilakukan tim ahli dari Medical University of Silesia di Polandia mencatat bahwa kebanyakan wanita yang menggunakan metode kontrasepsi ini tidak mengalami penurunan hasrat seksual. Survei lain yang dimuat dalam jurnal Perspectives on Sexual and Reproductive Health tahun 2015 juga menunjukkan hasil serupa. Metode kontrasepsi IUD justru berdampak sangat minim terhadap hasrat seks jika dibandingkan dengan metode kontrasepsi lainnya seperti pil KB.

Oleh karena itu bisa disimpulkan bahwa memang ada risiko penurunan gairah bercinta kalau Anda menggunakan kontrasepsi ini. Namun, dalam kebanyakan kasus IUD tidak mengganggu kehidupan seks Anda dengan pasangan.

Penyebab gairah bercinta menurun

Bila setelah pakai IUD Anda kehilangan hasrat bercinta, ada beberapa faktor yang mungkin jadi penyebabnya. Di antaranya yaitu faktor hormon, usia, atau bahkan kondisi psikologis Anda sendiri. Maka, rasanya sulit untuk menentukan faktor tunggal penyebab gairah bercinta menurun pada wanita.

Kalau Anda menggunakan IUD jenis levonorgestrel, Anda lebih rentan mengalami penurunan gairah seks. Ini karena Anda akan mengalami perubahan hormon yang lantas memengaruhi kesehatan vagina dan sistem saraf di otak. Contohnya vagina jadi terasa lebih kering sehingga seks tak terasa nikmat lagi.

Namun, gairah bercinta juga bisa menurun bila Anda memasuki masa menopause atau penuaan. Serangkaian proses alamiah ini akan menyebabkan banyak perubahan pada tubuh wanita. Akibatnya, Anda jadi malas berhubungan seks.

Kondisi psikologis pun berperan penting dalam membangkitkan libido atau hasrat Anda. Bila Anda sedang dilanda stres, depresi, atau kecemasan, Anda mungkin jadi tak minat bercinta. Mungkin juga Anda dan pasangan sedang ada masalah yang belum diselesaikan.

penularan hepatitis melalui seks

Jangan takut pasang kontrasepsi IUD

Bila Anda ingin memasang kontrasepsi ini tapi takut gairah seks menurun, bicarakan dengan dokter kandungan Anda. Dokter bisa memberikan masukan dan nasihat medis yang sesuai dengan kondisi fisik Anda saat ini. Mungkin dokter akan menyarankan untuk pakai IUD jenis tembaga yang tidak berpengaruh pada keseimbangan hormon Anda.

Kontrasepsi IUD adalah metode yang terbukti ampuh mencegah kehamilan. Jangan sampai Anda melewatkan ini hanya karena takut dengan efek samping yang belum tentu muncul. Bahkan seperti dijelaskan oleh seorang pakar kesehatan seksual dari University of Wisconsin, Jenny Higgins, Ph.D., MPH., karena keampuhannya kontrasepsi ini justru akan memberikan rasa aman bagi pasangan saat berhubungan intim. Seks pun jadi terasa lebih nikmat dan menyenangkan tanpa harus khawatir apakah nanti akan hamil.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Lemas habis makan mungkin masih wajar. Tapi kalau Anda gemetaran atau berkeringat, bisa jadi tanda gula darah turun. Hal ini disebut hipoglikemia reaktif.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Penyakit Diabetes, Gula Darah Normal 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Cacingan, toksoplasmosis, dan malaria adalah contoh penyakit infeksi parasit yang cukup umum di Indonesia. Bagaimana cara mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Badan Sakit Setelah Olahraga, Apakah Artinya Olahraga Anda Ampuh?

Badan sakit setelah olahraga sebenarnya pertanda apa? Apakah ini baik atau justru sebaliknya? Cari tahu jawabannya di sini, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Olahraga Lainnya, Kebugaran 26 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ketika demam menyerang, Anda pasti tidak enak badan. Mau istirahat atau makan jadi susah. Tenang saja, ini enam solusi yang tepat supaya Anda lebih nyaman.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
tremor bisa sembuh

Apakah Tremor Bisa Disembuhkan? Apa Saja Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
fakta tentang hati manusia

3 Fakta Tentang Hati (Liver) Manusia yang Ternyata Menakjubkan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
berhenti makan junk food

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit