Jangan Sampai Tertukar, Ini Bedanya Penyakit Gondok dan Gondongan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Istilah gondok dan gondongan sering digunakan saat bagian leher membengkak. Namun, apakah kedua istilah ini sama dan dapat dipakai untuk setiap kondisi pembengkakan di leher? Sebenarnya banyak yang keliru menyebut pembengkakan di daerah leher sebagai gondokan atau gondongan. Kedua istilah ini memang sekilas terdengar mirip, tapi sebenarnya terdapat perbedaan mendasar antara gondok dan gondongan. 

Apa perbedaan gondok dan gondongan?

Gondok dan gondongan adalah dua penyakit yang berbeda. Gondok (goiter) adalah gangguan pada kelenjar tiroid. Kelenjar ini terletak di pangkal leher, tepatnya di bawah jakun.

Di dalam tubuh, kelenjar tiroid berfungsi memproduksi hormon yang berperan penting dalam mengatur proses metabolisme dan pertumbuhan jaringan tubuh. Apabila terjadi gangguan pada kelenjar tiroid, kondisi ini bisa memengaruhi kerja organ tubuh lain seperti jantung, sistem pencernaan, dan sistem saraf. 

American Thyroid Association menjelaskan bahwa gangguan penyebab gondok bisa berupa hipotiroid (aktivitas kelenjar tiroid menurun) atau hipertiroid (aktivitas kelenjar tiroid meningkat atau terlalu aktif). Berbagai faktor bisa menyebabkan gangguan tiroid seperti kurangnya asupan yodium, konsumsi rokok, kanker, dan hormon kehamilan. 

Sedangkan gondongan merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus. Infeksi virus paramyxovirus menyerang kelenjar parotis yang menghasilkan air liur sehingga penyakit ini dikenal juga dengan parotitis.

Virus ini bisa ditularkan melalui droplet atau percikan air liur saat penderita batuk, bersin atau berbicara.

Kelenjar parotis tentunya berbeda dengan kelenjar tiroid. Parotis memang terletak di leher, tapi di bawah ke dua rahang.

Jadi, perbedaan mendasar dari gondok dan gondongan adalah keduanya menyerang jaringan atau kelenjar yang berbeda. Oleh karena itu, letak pembengkakan, gejala, dan cara mengobatinya pun berbeda. 

Cara membedakan gondok dan gondongan

obat gondongan ampuh

Gondok dan gondongan memang sama-sama menimbulkan gejala berupa pembengkakan di daerah leher. Meski begitu, bengkak di leher yang disebabkan oleh kedua penyakit ini bisa dengan jelas dibedakan.

Pada gondongan, bagian leher yang membengkak adalah bagian atas di bawah pipi. Sementara saat Anda mengalami gangguan di kelenjar tiroid, bengkak terlihat pada bagian bawah leher.

Bengkak yang disebabkan oleh gondok lebih menyerupai benjolan dan terasa keras. Meski demikian, bengkak akibat gondok biasanya tidak nyeri.

Sebaliknya pada gondongan, bagian leher yang bengkak terasa lembut dan hangat disertai dengan rasa nyeri yang membuat Anda kesulitan berbicara atau sakit saat menelan.

Selain itu, ada pula perbedaan gejala lain antara gondok dan gondongan yang harus diperhatikan.

Tanda dan gejala gondok

Gejala lain yang menjadi perbedaan gondok dan gondongan tergantung dari gangguan tiroid yang menyebabkannya, apakah itu hipotiroid atau hipertiroid.

Pada kondisi hipotiroid, gejala dapat berupa:

  • Lemas
  • Kenaikan berat badan dengan nafsu makan yang menurun
  • Tidak tahan dingin
  • Kulit kering dan rambut rontok
  • Perasaan mengantuk terus menerus
  • Sembelit (susah buang air besar)
  • Emosi tidak stabil dan sering lupa
  • Fungsi penglihatan dan pendengaran menurun

Pada kondisi hipertiroid, gejala berkebalikan dengan hipotirod, yaitu:

  • Penurunan berat badan
  • Tidak tahan panas
  • Perasaan cemas
  • Sering merasa deg-degan
  • Tremor (getaran anggota tubuh tanpa disadari, biasanya paling jelas terlihat pada tangan)
  • Hiperaktif

Selain Gondok, Ini 6 Gejala yang Muncul Saat Tubuh Kekurangan Yodium

Tanda dan gejala gondongan

Pembengkakan pada leher akibat gondongan biasanya terasa nyeri karenan peradangan yang disebabkan oleh infeksi virus. 

Menurut National Foundation for Infectious Diseases, gejala gondongan lain yang dapat membedakan penyakit ini dengan gondok adalah:

  • Demam
  • Lemas
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada telinga yang tambah parah saat mengunyah atau bicara
  • Bengkak pada daerah sudut rahang

Perbedaan pengobatan gondok dan gondongan

Gejala gondongan biasanya akan menghilang sepenuhnya dan pulih kembali dalam waktu satu minggu. Penanganan medis tetap diperlukan, tapi hanya untuk membantu meredakan gejala.

Obat gondongan seperti paracetamol dan ibuprofen biasanya diberikan untuk mengatasi demam dan meredakan rasa nyeri di leher yang bengkak.  

Pada gondok, pengobatan harus disesuaikan dengan kondisi penyebabnya. Untuk mengetahui apakah ditemukan kondisi hipotiroid atau hipertiroid dibutuhkan pemeriksaan lanjutan guna mengetahui kadar hormon yang dihasilkan kelenjar tiroid.

Perbedaan lain gondok dan gondongan yaitu gondok tidak bisa pulih dengan sendirinya. Gondok membutuhkan penanganan medis, mulai dari minum obat sampai dengan tindakan operasi.

Penanangan medis yang dilakukan bisa berbeda-beda, tergantung dengan ukuran benjolan di leher dan keparahan gejala. Untuk hipotiroid, dokter akan memberikan obat levotiroksin. Obat seperti propylthiouracil atau methimazole diberikan jika hipertiroid menyebabkan gondok.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk mencukupi asupan yodium melalui konsumsi makanan laut dan garam.

Apakah leher bengkak pasti menandakan gondok atau gondongan?

Tidak semua kondisi yang menyebabkan leher bengkak merupakan gondok atau gondongan. Gondok dan gondongan hanyalah dua di antara sekian penyakit yang menyebabkan gejala serupa.

Banyak sekali kondisi-kondisi lain yang dapat menyebabkan pembengkakan atau benjolan di area leher, beberapa contoh adalah pembengkakan kelenjar getah bening, kista, tumor, atau abses (penumpukan nanah).

7 Penyebab Leher Bengkak yang Tak Boleh Diremehkan

Untuk mendapatkan diagnosis pastinya, segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan membantu Anda menangani kondisi dengan pengobatan dan anjuran perawatan diri tertentu. Termasuk mengenali perbedaan gondok dan gondongan dengan lebih pasti.

Semakin cepat penyakit dideteksi, kemungkinan sembuhnya pun lebih baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Botulisme

Botulisme adalah kondisi penyakit infeksi bakteri yang menyerang perut. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta pengobatan di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 6 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Labirinitis

DefinisiApa itu labirinitis? Labirinitis (infeksi telinga dalam) adalah radang telinga bagian dalam yang dapat menyebabkan gangguan keseimbangan. Kondisi ini dapat disebut juga dengan neuritis vestibular. Peradangan ...

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Zoonosis, Penyakit Infeksi dari Hewan yang Menular pada Manusia

Zoonosis adalah penyakit infeksi yang berasal dari hewan yang kemudian ditularkan pada manusia. Kenali jenis-jenisnya untuk mencegah penularan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Infeksi 4 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Sistiserkosis

Sistiserkosis adalah penyakit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta cara mengontrol dan mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gastritis adalah radang lambung

Gastritis (Radang Lambung)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit
meningioma adalah

Meningioma

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 9 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
penyakit pes

Penyakit Pes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
penyakit gondok

Gondok

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit