home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Penyakit yang Membuat Anda Sering Menguap

5 Penyakit yang Membuat Anda Sering Menguap

Apakah Anda sering menguap belakangan ini? Apakah Anda cukup tidur? Jika Anda merasa sudah cukup tidur, maka kenapa tetap saja sering menguap? Apa sih yang menyebabkan Anda menguap sebenarnya?

Apa yang menyebabkan kita menguap?

Menguap adalah kegiatan yang tidak Anda sadari, karena terjadi begitu saja atau disebut juga gerakan involuntary. Memangnya Anda pernah menguap karena memang berniat untuk menguap? Kegiatan ini langsung diatur dan dikontrol oleh otak tanpa kita sadari. Menurut penelitian, menguap merupakan kegiatan untuk ‘mendinginkan’ otak. Otak seperti mesin-mesin yang selalu beroperasi setiap saat dan ada kalanya otak kita merasa panas karena dipakai terus menerus. Ketika terjadi kondisi tersebut maka secara otomatis otak akan mendinginkan dirinya sendiri dengan cara merangsang Anda untuk menguap.

Sebenarnya, ketika Anda menguap, maka secara alami Anda akan meregangkan rahang serta meningkatkan aliran darah ke leher, wajah, dan kepala. Kemudian, saat menguap juga secara tidak sadar Anda akan menarik napas dalam-dalam dan membuat cairan tulang belakang serta darah mengalir dari otak ke tubuh bagian bawah. Hal ini membuat mulut terbuka lebar dan angin dari luar pun masuk untuk mendinginkan otak. Oleh karena itu, menurut sebuah penelitian ketika di udara dingin tubuh akan lebih sering menguap dibandingkan saat berada di tempat yang bersuhu panas.

Penyakit yang menyebabkan Anda menguap berlebihan

Menguap yang berlebihan yaitu jika menguap lebih dari sekali dalam satu menit dan biasanya disebabkan oleh kelelahan dan ngantuk yang sangat amat. Walaupun begitu ternyata sering menguap juga menunjukkan adanya gangguan pada kesehatan Anda. Apa saja gangguan tersebut?

1. Central Sleep Apnea

Kondisi ini merupakan masalah yang muncul ketika Anda tidur dan biasanya gejala yang muncul adalah kesulitan bernapas atau bahkan berhenti bernapas saat tertidur di malam hari. Gangguan pernapasan ini berkaitan dengan masalah pada otak yang ‘terlupa’ untuk memberikan otot-otot Anda untuk bernapas saat tertidur.

Central sleep apnea berbeda dengan obstructive sleep apnea yang merupakan gangguan pernapasan yang diakibatkan oleh tertutupnya saluran pernapasan. Orang yang mengalami central sleep apnea tidak mengalami penyumbatan pada saluran pernapasan, tetapi masalahnya adalah pada koneksi antara otak dengan otot-otot yang berperan dalam pengambilan napas. Jika Anda memiliki gangguan ini, Anda akan sering menguap karena tidur Anda terganggu sehingga menimbulkan kelelahan dan rasa kantuk yang berlebihan.

2. Serangan jantung

Serangan jantung atau juga disebut sebagai infark miokardium dalam bahasa medis adalah kondisi di mana fungsi jantung terganggu akibat jantung tidak mendapatkan aliran darah yang mengandung oksigen serta zat makanan yang digunakan untuk memompa darah. Aterosklerosis adalah penyebab utama dari serangan jantung, yaitu pembuluh darah yang tersumbat akibat plak-plak yang terbentuk dari lemak yang kemudian membuat aliran darah tidak lancar ke jantung.

Gejala yang ditimbulkan jika Anda mengalami serangan jantung adalah sakit pada bagian dada, berkeringat, mual, gangguan pernapasan, serta kelelahan. Oleh karena itu, menguap juga akan sering terjadi karena Anda akan merasa sangat lelah.

3. Multiple sclerosis

Multiple sclerosis adalah masalah kronis pada sistem saraf sentral, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang selubung jaringan saraf dan kemudian menyebabkan peradangan serta menimbulkan luka pada jaringan. Berbagai gejala ditimbulkan oleh multiple sclerosis ini, namun sekitar 80% penderita multiple sclerosis mengalami kelelahan serta keletihan yang berat dan juga akan menyebabkan Anda menguap lebih sering. Selain itu, orang yang menderita multiple sclerosis juga mengalami gangguan dalam mengatur suhu tubuh dan sering kali menguap untuk mempermudah mengatur suhu kembali normal.

4. Stroke

Stroke adalah penyakit yang disebabkan rusaknya jaringan otak akibat pembuluh darah pada otak tersumbat plak, yang kemudian menyebabkan aliran darah yang membawa oksigen serta makanan tidak sampai ke otak. Sel dan jaringan otak pun rusak dan menimbulkan penyakit stroke. Sebuah jurnal, yaitu Journal of Neurology, Neurosurgery, and Psychiatry menyebutkan bahwa penderita stroke juga akan sering menguap. Hal ini disebabkan karena luka yang terjadi pada otak menyebabkan iritasi pada sistem saraf yang kemudian meningkatkan suhu pada otak. Lalu akan muncul gerakan menguap sebagai respon untuk mendinginkan otak.

Sebuah penelitian pada pasien stroke menemukan bahwa pasien stroke menguap setidaknya lebih dari 3 kali dalam 15 menit.

5. Epilepsi

Epilepsi adalah masalah pada otak yang menimbulkan gejala kejang-kejang yang tidak terduga kapan terjadinya dan sering berulang. Kejang-kejang ini diakibatkan oleh perubahan kegiatan listrik otak yang disebabkan oleh berbagai hal seperti konsumsi obat-obatan terlarang, gangguan dan masalah otak sejak kecil, meningitis, stroke, dan trauma yang menimbulkan kerusakan otak. Beberapa studi menemukan bahwa orang yang sering kali menguap berlebihan mungkin saja memiliki masalah pada otak, salah satunya adalah epilepsi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Clinicaltrials.gov. (2016). Blinking and Yawning in Epilepsy: The Role of Dopamine – Full Text View – ClinicalTrials.gov. [online] Available at: https://clinicaltrials.gov/ct2/show/NCT01432821  [Accessed 5 Dec. 2016].

excessive, Y. (2016). Yawning – excessive: MedlinePlus Medical Encyclopedia. [online] Medlineplus.gov. Available at: https://medlineplus.gov/ency/article/003096.htm [Accessed 5 Dec. 2016].

Gabbey, A. (2016). Excessive Yawning and What You Can Do About It. [online] Healthline.com. Available at: http://www.healthline.com/symptom/excessive-yawning  [Accessed 5 Dec. 2016].

Gallup, A. (2014). Abnormal yawning in stroke patients: the role of brain thermoregulation. Frontiers in Neuroscience, 8.

Muchnik S, e. (2016). [Yawning and temporal lobe epilepsy]. – PubMed – NCBI. [online] Ncbi.nlm.nih.gov. Available at: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12793082  [Accessed 5 Dec. 2016].

Walusinski, O. (2009). Yawning in Diseases. European Neurology, 62(3), pp.180-187.

WebMD. (2016). Why We Yawn. [online] WebMD. Available at: http://www.webmd.com/brain/news/20110923/why-we-yawn  [Accessed 5 Dec. 2016].

Foto Penulis
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M pada 14/12/2016
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x