home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jangan Asal Pakai! Pahami Dulu Aturan Pakai Retinol dalam Skin Care

Jangan Asal Pakai! Pahami Dulu Aturan Pakai Retinol dalam Skin Care

Pakai produk perawatan kulit (skin care) sebenarnya tidak bisa sembarangan. Ada aturan tertentu yang perlu Anda pahami sebelum menggunakan produk skin care pada kulit wajah. Retinol, misalnya, yang biasanya ada di dalam produk anti aging atau antipenuaan. Bagi Anda yang baru pertama kali akan memakainya, Anda perlu berhati-hati. Pasalnya, cara pakai retinol yang kurang tepat dapat berisiko membuat kulit menjadi kering dan iritasi.

Untuk mengoptimalkan kerja dari produk perawatan kulit (skin care) yang satu ini, kenali dulu aturan penting pakai retinol. Bagaimana seharusnya?

Begini cara pakai skin care yang mengandung retinol

Retinol merupakan turunan dari Vitamin A, khususnya berasal dari retinoid. Sebagai salah satu “aktor utama” di dalam produk antipenuaan, retinol disebut-sebut punya kemampuan dalam merangsang produksi kolagen.

Bukan itu saja, retinol juga berperan dalam mempercepat proses regenerasi (pembaruan) sel-sel kulit mati, serta membuat tekstur kulit menjadi lebih halus. Jangan asal pakai! Berikut beberapa cara yang perlu Anda perhatikan saat pakai produk skin care dengan kandungan retinol:

1. Gunakan retinol secukupnya

tanda skin care tidak cocok

Ketika menggunakan produk perawatan wajah, mungkin Anda beranggapan bahwa semakin banyak jumlah yang dipakai, akan semakin nyata hasilnya. Padahal, tidak semua produk itu sama.

Untuk retinol sendiri, Anda tidak perlu menggunakannya secara berlebihan hanya demi ingin mendapatkan hasil yang cepat dan tepat. Sejal Shah, M.D, seorang dermatologist di Amerika Serikat, menjelaskan bahwa ada beberapa kesalahan dalam cara pakai retinol yang umum dilakukan.

Entah itu terlalu menggunakannya dalam jumlah yang terlalu banyak, terlalu sering, atau menggunakan konsentrasi retinol yang terlalu tinggi. Sebaliknya, cara pakai retinol yang tepat harus dimulai dari konsentrasi yang rendah.

Terlebih bagi Anda yang baru pertama kali memakainya, atau memiliki jenis kulit sensitif. Jika kulit Anda sudah cukup terbiasa, baru tingkatkan konsentrasinya secara perlahan.

2. Pakai retinol pada kulit kering

pakai body lotion

Dalam tahapan menggunakan skin care, biasanya Anda dianjurkan untuk menyelipkan pemakaian pelembap atau moisturizer. Selain berguna untuk melembapkan kulit, moisturizer juga biasanya ditujukan untuk membantu proses penyerapan produk skin care lainnya agar lebih baik.

Sayangnya, khusus produk dengan kandungan retinol, cara pakai yang perlu Anda terapkan tidaklah demikian. Ini dikarenakan retinol merupakan kandungan yang sangat kuat.

Ketika dipakai bersama air yang notabene terkandung di dalam moisturizer, kemungkinan kulit berisiko mengalami iritasi dan cenderung mengering. Jadi, ada baiknya gunakan retinol dalam kondisi kulit yang masih kering.

Jika Anda ingin menggunakan pelembap sebelum pakai retinol, berikan jeda waktu terlebih dahulu. Begitu pula apabila pelembap ingin digunakan setelahnya, sebaiknya pakai saat produk dengan kandungan retinol sudah cukup terserap pada kulit.

Supaya lebih yakin, Anda bisa membaca aturan pakai retinol yang biasanya tertera di bagian kemasan produk.

3. Pakai retinol di malam hari

pelembap untuk kulit kering

Bila diperhatikan, produk yang mengandung retinol biasanya dikemas dalam botol berwarna gelap. Hal ini bukanlah kebetulan semata, bahkan sebenarnya memiliki tujuan tersendiri.

Kemasan berwarna gelap berguna untuk menjaga agar kualitas retinol tidak rusak, terlebih ketika terpapar sinar matahari. Pasalnya, kebanyakan retinol adalah photolabile. Artinya, kandungan ini bisa pecah atau rusak ketika terkena sinar matahari langsung.

Atas dasar ini juga, produk retinol lebih dianjurkan untuk digunakan di malam hari, dan sebaiknya tidak dipakai pada pagi hari. Sebenarnya Anda mungkin diperbolehkan untuk menggunakan retinol di pagi hari, asalkan mengoleskan sunscreen setelahnya.

Namun, cara pakai retinol alangkah lebih baiknya untuk diterapkan di malam hari agar tidak perlu khawatir dengan efek sampingnya.

4. Kandungan yang tidak boleh digunakan bersama retinol

essence dan serum

Cara pakai retinol selanjutnya yang perlu Anda perhatikan yakni ketika hendak mencampurkannya dengan bahan skin care lainnya. Produk yang mengandung retinol tidak dianjurkan untuk digunakan berbarengan dengan produk eksfoliasi, maupun produk yang mengandung benzoil peroksida.

Contoh kandungan di dalam produk eksfoliasi yaitu alpha hydroxy acid (AHA) dan beta hydroxy acid (BHA). Bukan tanpa alasan, ini karena campuran dari retinol dengan ketiga kandungan skin care tersebut berisiko membuat kulit menjadi kering, mengelupas, dan iritasi.

Solusinya, Anda bisa menggunakan retinol di waktu yang berbeda dengan AHA, BHA, dan benzoil peroksida guna meminimalkan kemungkinan efek sampingnya.

5. Hentikan penggunaan retinol selama masa kehamilan

asam salisilat untuk ibu hamil

Produk skin care sebelum Anda hamil biasanya akan berbeda dengan saat Anda sedang hamil. Ini dikarenakan tidak semua bahan perawatan wajah aman untuk dipakai selama masa kehamilan.

Salah satunya termasuk produk yang mengandung retinol untuk ibu hamil. Untuk sementara waktu, sebaiknya hentikan pemakaian retinol sampai Anda melahirkan.

Jika terus digunakan selama kehamilan, ditakutkan retinol berisiko menggangu tumbuh kembang janin di dalam kandungan. Bahkan, bayi bisa saja mengalami cacat apabila cara ibu pakai retinol tidak sesuai aturan alias terlalu banyak saat hamil.

health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

3 Skincare Products You Should Never Use With Retinol. https://www.health.com/skin-conditions/use-retinoid-products-safely Accessed on October 23rd, 2019.

Retinol Cream and Serum Tips Dermatologists Want You to Know. https://www.self.com/story/retinol-cream-and-serum-tips Accessed on October 23rd, 2019.

13 Facts to Know Before Adding Retinoids to Your Skin Care Routine. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/retinoid-benefits#1 Accessed on October 23rd, 2019.

What Is Retinol and Why Is It in Skin Care Products? https://www.webmd.com/beauty/qa/what-is-retinol-and-why-is-it-in-skin-care-products Accessed on October 23rd, 2019.

Safe Skin Care During Pregnancy. https://www.babycenter.com/0_safe-skin-care-during-pregnancy_1490031.bc Accessed on October 23rd, 2019.

Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri pada 07/12/2019
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
x