Tanda dan Gejala Stroke Ringan (TIA) yang Sering Diabaikan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 2 menit
Bagikan sekarang

Sekitar 70% orang yang mengalami stroke ringan atau mini stroke (transient ischemic attack) bisa tidak menyadari gejalanya sama sekali sehingga terlambat mendapat pengobatan. Agar tidak berakhir fatal, baca terus artikel ini untuk mewaspadai berbagai gejala stroke ringan yang mungkin muncul.

Stroke ringan sering salah didiagnosis sebagai masalah lain

Stroke ringan sering kali terlambat diobati karena gejalanya disalahpahami sebagai kejang ringan, migrain biasa, atau hipoglikemia (gula darah rendah).

Padahal, stroke ringan adalah tanda peringatan untuk Anda segera mendapatkan pertolongan medis. Dilansir dari laman WebMD, seorang spesialis stroke bernama Larry B. Goldstein, MD menjelaskan bahwa 1 dari 20 orang yang pernah mengalami mini stroke berpeluang terserang stroke yang lebih parah dalam beberapa hari atau tiga bulan setelahnya.

Gejala stroke ringan yang harus Anda waspadai

Gejala stroke ringan TIA umumnya sama dengan gejala stroke biasa (stroke iskemik atau hemoragik). Bedanya, serangan stroke mini hanya berlangsung 2-15 menit dalam 24 jam. Tingkat keparahan gejala yang muncul juga bisa berbeda-beda pada setiap orang, tergantung bagian otak mana yang bermasalah.

Tanda dan ejala mini stroke yang umumnya terjadi meliputi:

Sakit kepala parah

Mini stroke disebabkan oleh otak yang kekurangan pasukan oksigen. Maka, gejala khas yang mungkin paling pertama muncul adalah sakit kepala parah tanpa penyebab atau pemicu yang jelas.

Kelemahan pada anggota tubuh tertentu

Otak adalah sistem saraf pusat. Itu sebabnya jika stroke menyerang otak, kerja anggota tubuh jadi ikut terganggu. Stroke ringan TIA biasanya menyebabkan:

  • Kesulitan berbicara; bicara tak jelas atau pelo
  • Kesulitan untuk menelan.
  • Gangguan penglihatandi salah satu atau kedua mata; penglihatan kabur, penglihatan ganda, atau kehilangan penglihatan.
  • Sebelah sisi wajah terasa kaku atau lumpuh (turun ke bawah); senyum mencong.
  • Lengan terasa lemah atau mati rasa sehingga tidak dapat mengangkat atau menggerakkan tangan; Ketika mencoba, tangan malah terkulai lemas jatuh ke bawah.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut tanpa penyebab yang jelas, segera ke dokter untuk mendapatkan tes diagnosis dan pengobatannya. Semakin cepat gejala stroke ringan diobati, semakin tinggi peluang Anda untuk pulih sepenuhnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Stroke

Penyakit stroke adalah kondisi kronis. Terdapat dua jenis stroke yakni yang ringan dan hemoragik. Cari tahu obat, gejala, dan terapinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 22 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

Setelah mengalami stroke, Anda mungkin akan menderita atrofi atau kelemahan otot wajah, lengan, atau kaki. Ketahui cara mengatasi atrofi otot berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Myalgia (Nyeri Otot) 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Bagaimana COVID-19 Memicu Risiko Stroke pada Orang yang Lebih Muda?

Tidak hanya saluran pernapasan, ternyata virus COVID-19 juga dapat menyebabkan masalah pada otak dan pembuluh darah hingga meningkatkan risiko stroke.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
COVID-19, Penyakit Infeksi 11 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Setelah Terserang Stroke, Kapan Proses Pemulihannya Mulai Bisa Dilakukan?

Stroke identik dengan kondisi yang datang mendadak, sehingga harus ditangani sebelum terlambat. Nah, kapan pasien boleh melakukan proses penyembuhan stroke?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 6 Februari 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pencegahan stroke

7 Cara Jitu Mencegah Terjadinya Stroke, Apa Saja yang Bisa Dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 7 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
stroke ringan

Stroke Ringan (Transient Ischaemic Attack)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
Gejala stroke ringan

Gejala Stroke yang Penting Anda Kenali dan Cara Penanganan yang Tepat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 3 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
sindrom moyamoya

Stroke pada Anak, Apa Bedanya dengan Stroke pada Orang Dewasa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit