9 Penyebab Sakit Kepala Saat Bangun Pagi, dari yang Sepele Sampai Bahaya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Sakit kepala bisa terjadi kapan saja, termasuk saat Anda bangun tidur di pagi hari. Anda mungkin mengalaminya sesekali, tetapi kondisi ini juga bisa terjadi secara teratur setiap pagi. Untuk mengatasi sakit kepala pada pagi hari, Anda harus lebih dulu tahu apa yang menyebabkannya. Lantas, apa saja penyebab sakit kepala saat bangun tidur di pagi hari dan bagaimana cara menghilangkan kondisi ini?

Penyebab sakit kepala saat bangun tidur pagi

Sakit kepala memang sering terjadi saat Anda bangun tidur pada pagi hari, terutama jam 4-8 pagi. Pasalnya, dilansir dari National Headache Foundation, pada waktu ini tubuh cenderung memproduksi lebih sedikit endorfin dan enkefalin, yaitu hormon pereda nyeri alami, dibandingkan pada waktu lainnya dalam sehari.

Selain itu, sakit kepala setelah bangun tidur juga bisa terjadi akibat pelepasan adrenalin yang lebih besar pada waktu dini hari. Pelepasan hormon ini memengaruhi tekanan darah dan kontraksi pembuluh darah sementara sehingga seringkali berperan dalam terjadinya sakit kepala pada pagi hari.

Umumnya, penyebab sakit kepala saat bangun tidur tidaklah membahayakan. Namun, kondisi ini juga bisa jadi tanda dari penyakit yang serius bila sakit kepala terjadi hampir setiap pagi. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab terjadinya sakit kepala setelah bangun tidur di pagi hari:

1. Migrain

benarah migrain penyakit keturunan

Migrain adalah sakit kepala yang biasanya dimulai pada satu sisi kepala, tetapi dapat menjalar memengaruhi kedua belah sisi. Penyebab migrain belum diketahui pasti, tetapi kondisi ini dicurigai karena adanya gangguan neurologis dan perubahan aktivitas otak yang memengaruhi sinyal saraf, bahan kimia, dan pembuluh darah di otak.

Migrain adalah jenis sakit kepala yang bisa menyebabkan nyeri berulang atau kambuhan. Adapun salah satu pemicu dari kambuhnya sakit kepala migrain adalah kualitas tidur yang buruk, termasuk kurang tidur atau tidur yang berlebihan. Pada kondisi ini, serangan migrain memang sering terjadi pada pagi hari, terutama jam 8-9 pagi.

2. Insomnia

Insomnia adalah penyebab sakit kepala saat bangun tidur lainnya yang mungkin terjadi. Penderita insomnia biasanya mengalami kesulitan untuk tidur, tidak dapat tidur nyenyak, atau bangun pada dini hari dan tidak dapat tidur kembali. Dengan demikian, kualitas tidur Anda menjadi buruk dan waktu tidur pun menjadi berkurang.

Kurang tidur dan kualitas tidur yang buruk bisa mengganggu homeostasis dan ritme sirkadian yang membantu memastikan semua fungsi tubuh berjalan maksimal. Bila ini terjadi, Anda bisa mengalami sakit kepala tegang atau serangan migrain pada pagi hari setelah bangun tidur, atau hingga siang harinya.

Bahkan, bila kurang tidur terjadi secara terus menerus, Anda bisa mengalami sakit kepala kronis yang dapat menimbulkan nyeri parah hingga kerap membangunkan tidur malam Anda.

3. Sleep apnea

Sleep apnea menyebabkan seseorang berhenti bernapas untuk waktu yang singkat selama tidur pada malam hari. Adapun kondisi ini dapat mengganggu rutinitas tidur dan menurunkan kadar oksigen dalam otak, sehingga penderitanya kerap merasakan sakit kepala dan kelelahan saat bangun tidur di pagi hari.

Sleep apnea biasanya ditandai dengan dengkuran keras saat tidur. Namun, dengkuran tidak selalu menjadi tanda dari sleep apnea. Adapun kesulitan tidur (insomnia) juga merupakan gejala lainnya yang umum terjadi pada penderita kondisi ini.

4. Menggemeretak gigi

bruxism gemeretak gigi

Bruxism atau kebiasaan menggemeretak gigi saat tidur juga bisa menjadi penyebab sakit kepala saat bangun tidur di pagi hari. Aktivitas otot rahang yang berlebihan dianggap menjadi penyebab dari timbulnya sakit kepala tersebut.

Tak hanya itu, orang yang memiliki bruxism juga lebih cenderung mengalami gangguan tidur lainnya, seperti mendengkur dan berhenti bernapas (sleep apnea), yang juga bisa menjadi penyebab sakit kepala. Kebiasaan menggemeretak gigi ini bisa terjadi karena berbagai penyebab, seperti stres, gigi yang tidak sejajar, atau kondisi lainnya.

5. Depresi atau gangguan kecemasan

Depresi dan gangguan kecemasan merupakan penyebab sakit kepala setelah bangun tidur yang paling umum. Pasalnya, kedua kondisi ini kerap mengganggu tidur Anda pada malam hari, sehingga sakit kepala rentan terjadi keesokan harinya saat bangun tidur.

Gangguan kecemasan dan migrain pun saling terkait. Gangguan kecemasan disebut lima kali lebih sering terjadi pada penderita migrain, dan orang dengan migrain pun 2,5 kali lebih mungkin mengalami depresi dibandingkan dengan yang tidak.

6. Salah bantal

Salah bantal bisa menyebabkan sakit leher dan kaku seperti tidak bisa digerakkan ke kanan atau kiri. Rasa sakitnya bahkan bisa menjalar ke bahu.

Salah bantal bisa terjadi ketika otot Anda terlalu tegang akibat posisi tidur yang salah atau menggunakan bantal yang tidak tepat, seperti bantal yang terlalu tinggi. Selain itu, leher dan kepala yang kaku juga bisa terjadi karena Anda tertahan dalam posisi yang sama untuk waktu lama selama Anda tidur.

7. Mengonsumsi minuman beralkohol

Mengonsumsi alkohol pada malam hari bisa menjadi penyebab sakit kepala di pagi hari karena berbagai alasan. Selain terbukti menjadi salah satu pemicu migrain, mengonsumsi alkohol pada malam hari juga bisa menimbulkan gangguan tidur.

Bahkan, bila dikonsumsi berlebihan, alkohol dapat menyebabkan mabuk yang bisa menimbulkan berbagai gejala, seperti sakit kepala, pusing, mual, kelelahan, dan lainnya. Tak hanya itu, pelebaran pembuluh darah dan dehidrasi akibat sifat diuretik pada alkohol pun bisa menyebabkan sakit kepala.

Cek Kadar Alkohol Dalam Darah

8. Efek samping obat-obatan

Beberapa obat-obatan dan suplemen yang Anda konsumsi pada malam hari pun bisa menjadi penyebab sakit kepala saat Anda bangun tidur di pagi hari. Obat-obatan tersebut, yaitu acetaminophen, aspirin, atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), yang biasa digunakan untuk mengobati sakit kepala, atau obat pereda nyeri lain yang diresepkan oleh dokter.

Selain itu, penarikan dan penggunaan kafein yang berlebihan, baik dalam bentuk obat pereda nyeri maupun yang berasal dari minuman dan makanan, juga bisa menyebabkan sakit kepala.

9. Kondisi medis serius

Sakit kepala saat bangun tidur di pagi hari yang terjadi secara terus menerus dan tidak kunjung sembuh pun bisa menjadi tanda dari suatu kondisi medis yang lebih serius. Beberapa kondisi medis atau penyakit tertentu yang mungkin menjadi penyebab sakit kepala setiap pagi, seperti tumor otak, hipertensi yang parah dan tidak terkontrol, atau kelainan lainnya.

Cara menghilangkan sakit kepala saat bangun tidur di pagi hari

tidur berkualitas meningkatkan kekebalan tubuh covid-19

Cara mengatasi sakit kepala yang muncul di pagi hari bisa berbeda pada setiap orang, tergantung kondisi yang menyebabkannya. Misalnya, sakit kepala akibat salah bantal, bisa diatasi dengan menggunakan bantal yang tepat untuk mendukung posisi tidur Anda.

Adapun jika terjadi akibat penggunaan obat tertentu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menyesuaikan dosis atau mengganti dengan obat lainnya. Namun, sebaiknya jangan pernah mengganti atau menghentikan konsumsi obat tanpa seizin dokter untuk menghindari efek samping lain yang tidak diinginkan.

Gangguan tidur, seperti insomnia, sleep apnea, dan bruxism, serta kondisi medis lain, termasuk depresi atau gangguan kecemasan, pun perlu diatasi untuk dapat menghilangkan sakit kepala di pagi hari yang Anda alami. Biasanya, begitu masalah ini terselesaikan, sakit kepala pun cenderung akan menghilang.

Namun, selain dengan cara-cara di atas, Anda pun dapat mengatasi sakit kepala di pagi hari dengan cara atau tips di bawah ini. Berikut adalah beberapa cara untuk menghilangkan sakit kepala setelah bangun tidur di pagi hari yang dapat Anda coba:

  • Menerapkan jam tidur yang teratur untuk mendapat waktu tidur yang cukup serta kualitas tidur yang baik. Paling tidak tidur selama 7-8 jam setiap malamnya, termasuk saat akhir pekan.
  • Ciptakan suasana tidur yang kondusif, seperti tidur di ruangan yang tenang, gelap, sejuk, serta menghindari screen time di tempat tidur.
  • Menghindari tidur siang yang terlalu lama.
  • Rutin olahraga, paling tidak 5-6 jam sebelum waktu tidur selama 30 menit.
  • Mengontrol stres dengan melakukan kegiatan yang Anda sukai atau melakukan teknik relaksasi, seperti meditasi, yoga, atau sekadar mendengarkan musik.
  • Menghindari konsumsi kafein dan alkohol yang berlebihan.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, seperti buah-buahan, sayuran, gandum utuh, atau makanan mengandung protein tanpa lemak jenuh, seperti ikan.

Jika Anda sudah melakukan cara tersebut dan merasa sakit kepala saat bangun tidur masih terjadi, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan membantu mencari tahu penyebab pasti dan pengobatannya yang tepat.

8 Pilihan Obat yang Efektif Redakan Sakit Kepala

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Makanan Pedas Bisa Mengatasi Sakit Kepala Migrain?

Makanan pedas sering kali diandalkan untuk mengatasi rasa sakit kepala atau migrain. Tapi benarkah makanan itu dapat menyembuhkan sakit kepala Anda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Nutrisi 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Nyeri Kronis

Nyeri kronis adalah jenis penyakit yang menyebabkan kerusakan jaringan yang dapat berlangsung selama berbulan-bulan hingga menahun. Simak Info Selengkapnya Hanya di Hello Sehat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 29 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Sakit Kepala

Sakit kepala adalah keluhan nyeri yang umum. Cari tahu informasi tentang penyebab, gejala, pengobatan, serta cara pencegahannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 28 Desember 2020 . Waktu baca 13 menit

7 Penyebab Sakit Rahang yang Mungkin Anda Tidak Sadari, Apakah Berbahaya?

Nyeri rahang dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk makan dan berbicara. Penting untuk mengetahui apa penyebabnya untuk bisa menemukan cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 28 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengobati sakit kepala

5 Jenis Minyak Esensial untuk Meringankan Sakit Kepala dan Migrain

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
sakit kepala belakang

Sakit Kepala Belakang

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 16 menit
gegar otak adalah

Gegar Otak

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit