Kanker Payudara Stadium 1: Tahap, Harapan Hidup, dan Pengobatan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Mengidap kanker payudara stadium 1 bukanlah akhir dari segalanya. Di tahap ini, peluang Anda untuk sembuh justru masih sangat besar asalkan pengobatannya tidak ditunda-tunda. Yuk, cari tahu lebih jauh tentang kanker payudara stadium 1.

Apa artinya jika didiagnosis kanker payudara stadium 1?

Kanker payudara stadium 1 adalah kondisi saat sel kanker mulai muncul di jaringan payudara atau kelenjar getah bening di dekatnya. Ukuran benjolan biasanya masih sangat kecil. Ketika dideteksi di awal kemunculannya, kanker pada tahap ini masih sangat bisa untuk diobati dan disembuhkan.

Kanker payudara tahap ini dibagi menjadi dua, yaitu 1A dan 1B. Perbedaan di antara keduanya terletak pada ukuran tumor dan kelenjar getah bening yang terkena.

Kanker payudara stadium 1A

Pada tahap ini, ukuran tumor pada payudara biasanya berukuran kecil, yaitu sekitar 2 cm atau lebih. Tumor juga belum menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya.

Kanker payudara stadium 1B

Kanker payudara stadium 1B adalah salah satu dari tiga kondisi berikut:

  • Terdapat sel kanker pada kelenjar getah bening dengan ukuran sel sekitar 0,2-2 mm.
  • Ada sel kanker di kelenjar getah bening, tapi tidak ada tumor yang ditemukan di payudara.
  • Ada tumor di payudara berukuran 2 cm atau lebih kecil, serta terdapat sel kanker di kelenjar getah bening dekat payudara.

Angka harapan hidup kanker payudara stadium 1

Mirip dengan stadium 0 (stadium awal), kanker payudara stadium 1 masih sangat bisa disembuhkan. Ketika kanker payudara terdeteksi dini dan belum menyebar, angka harapan hidupnya selama 5 tahun sekitar 100 persen.

Pada tahap ini, pengidapnya juga masih dapat beraktivitas seperti biasa tanpa terganggu.

Secepat apa kanker payudara stadium 1 menyebar?

Pada stadium ini, kanker masih berada dalam tahap awal. Namun, seberapa cepat penyebarannya sampai bisa ke stadium 2 kanker payudara atau naik tidak dapat diketahui secara pasti. Pasalnya, penyakit ini menyerang tiap orang dengan cara berbeda.

Kanker muncul karena mutasi pada sel manusia. Mutasi tidak mengikuti pola pembelahan sel yang normal dan dapat diprediksi. Oleh karena itu, sulit untuk memperkirakan perkembangannya.

Meski begitu, pada umumnya, pertumbuhan dan penyebaran kanker payudara bergantung pada:

Kanker payudara invasif adalah jenis kanker yang bisa menyebar ke jaringan ikat di sekitarnya seperti kelenjar getah bening dan area lain tubuh.

Sementara kanker payudara non-invasif merupakan jenis kanker yang tidak akan menyebar di luar saluran susu atau lobulus.

Selain itu, dokter biasanya akan menilai kelas kanker berdasar pada seberapa banyak sel kanker terlihat seperti sel payudara normal. Ada dua kelas yang menunjukkan kondisi ini yaitu:

  • Kelas 1, sel kanker yang tumbuh lebih lambat
  • Kelas 3, sel kanker yang tumbuh lebih cepat

Pilihan pengobatan untuk kanker payudara stadium 1

Dilansir dari National Breast Cancer Foundation, kanker payudara stadium 1 sangat mungkin diobati asalkan segera dilakukan perawatan.

Pembedahan, radiasi, atau kombinasi keduanya sering kali jadi cara mengobati yang paling banyak digunakan.

Biasanya, pada tahap ini (dan stadium 0 atau awal, kemoterapi sering kali tidak diperlukan untuk kanker payudara.

Pembedahan

Agar sel kanker tidak menyebar luas, operasi menjadi salah satu cara efektif untuk menghilangkan sel kanker pada tahap ini karena masih memiliki tumor berukuran kecil. Operasi bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu lumpektomi dan mastektomi.

Lumpektomi

Lumpektomi adalah prosedur pengangkatan jaringan payudara yang terkena kanker dan sebagian jaringan lain di sekitarnya.

Lumpektomi juga disebut operasi konservasi payudara atau eksisi lokal yang luas karena hanya sebagian payudara yang diangkat.

Selama prosedur ini, sejumlah kecil jaringan normal di sekitar benjolan juga diambil untuk membantu memastikan bahwa semua kanker payudara stadium 1 dihilangkan.

Lumpektomi juga mungkin saja diikuti oleh terapi radiasi payudara untuk mengurangi kemungkinan kanker kambuh kembali.

Mastektomi

Mastektomi adalah prosedur pembedahan dengan mengangkat seluruh jaringan payudara. Ketika payudara diangkat seluruhnya, dokter akan menyarankan Anda untuk membuat payudara baru atau rekonstruksi payudara.

Dalam pembedahan, dokter akan mengangkat juga kelenjar getah bening di sekitar jaringan payudara jika terdapat sel kanker di dalamnya.

Mastektomi dapat menghilangkan salah satu atau kedua payudara Anda tanpa sisa. Maka, pastikan dulu untuk berkonsultasi ke dokter guna mempertimbangkan apakah mastektomi adalah jalan satu-satunya yang paling efektif buat Anda sembuh dari kanker, terutama untuk kanker payudara stadium 1.

Radiasi

Terapi radiasi dilakukan dengan menggunakan sinar X berenergi tinggi untuk membunuh sel kanker. Prosedur radiasi tidak akan menimbulkan rasa sakit. Ada dua jenis radiasi yang mungkin diberikan yaitu:

Radiasi eksternal

Radiasi eksternal paling sering digunakan untuk kanker payudara. Radioterapi untuk kanker ini dilakukan dengan mengirimkan radiasi dari luar tubuh ke payudara.

Pengobatan radioterapi eksternal untuk kanker payudara biasanya diberikan lima kali per minggu selama 5 sampai 7 minggu.

Dikutip American Cancer Society, radioterapi eksternal untuk kanker pasien payudara biasanya tidak akan dimulai sampai bekas luka operasi Anda sembuh. Biasanya, prosedur ini memakan waktu sebulan atau lebih lama.

Radiasi internal

Radiasi internal biasanya dilakukan dengan menempatkan sumber radiasi langsung di sekitar lokasi tumor.

Melalui prosedur ini, dokter akan memasukkan tabung sempit beringga ke dalam jaringan payudara yang sebelumnya telah diangkat.

Kabel radioaktif akan dimasukkan melalui tabung dan dibiarkan selama beberapa hari. Prosedur ini juga bisa dilakukan dengan memasukkan kabel dalam waktu tertentu setiap hari.

Prosedur ini dilakukan tergantung ukuran tumor, lokasi, dan berbagai faktor lain.

Kemoterapi

Kemoterapi sebenarnya jarang sekali digunakan untuk mengobati kanker payudara stadium 1. Terapi ini hanya digunakan setelah operasi jika hasil pemeriksaan sel kanker menyatakan bahwa tumor berisiko tinggi untuk kambuh kembali.

Terapi hormon

Terapi hormon adalah prosedur pengobatan yang juga sering direkomendasikan untuk kanker payudara stadium 1, untuk jenis reseptor hormon positif. Obat yang digunakan dalam terapi ini membantu menghambat produksi hormon yang memicu sel kanker sehingga tidak terus tumbuh.

Terapi target

Terapi target hanya dilakukan jika Anda menderita kanker payudara HER2 positif dan berisiko tinggi untuk kambuh kembali. BIasanya terapi ini diberikan hingga satu tahun setelah kemoterapi kanker payudara selesai.

Sumber foto: National Breast Cancer Foundation

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: September 11, 2019 | Terakhir Diedit: Februari 24, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca