Sama-sama Penyakit Hati, Apa Bedanya Sirosis dan Kanker Hati?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28/05/2020
Bagikan sekarang

Baik sirosis maupun kanker hati tergolong sebagai penyakit hati kronis yang berbahaya dan perlu diwaspadai. Meski sama-sama menyebabkan organ hati meradang dan akhirnya rusak, selama ini masih banyak orang yang menganggap bahwa sirosis hati dan kanker hati itu sama. Eits, jangan salah. Sirosis dan kanker hati itu berbeda, lho! Yuk, cari tahu perbedaannya lewat ulasan berikut ini.

Apa itu sirosis hati?

komplikasi sirosis

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), sirosis hati adalah suatu kondisi ketika sel-sel hati rusak permanen hingga timbul jaringan parut. Tumbuhnya jaringan parut tersebut justru menyebabkan organ hati tidak lagi berfungsi dengan normal, entah itu dalam mencerna makanan hingga melawan infeksi.

Sirosis hati umumnya terjadi pada orang yang terinfeksi virus hepatitis B atau C, sering minum alkohol, makanan laut mentah, dan minum obat-obatan secara berlebihan. Saking banyaknya zat-zat berbahaya yang masuk ke tubuh, hati jadi kewalahan untuk menyaringnya. Akibatnya, hati malah jadi meradang dan rusak.

Seorang dosen kedokteran sekaligus pimpinan bidang hepatologi di University of Connecticut Medical Center di Amerika Serikat, George Y. Wu, MD, PhD, mengungkapkan bahwa orang yang mengalami sirosis hati berisiko 40 persen lebih tinggi terkena kanker hati di masa depan.

Ini artinya, sirosis hati merupakan salah satu kondisi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker hati. Terlebih bila sirosis hati tidak segera diobati semaksimal mungkin.

Apa itu kanker hati?

penyakit hati (liver) hepatitis sirosis

Kanker hati terjadi ketika sel yang tidak normal tumbuh dengan cepat di organ hati.  Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kanker hati adalah efek penyakit sirosis yang tidak ditangani dengan cepat dan telanjur parah.

Ketika sel-sel hati mulai digantikan oleh jaringan parut, organ hati secara otomatis akan mencoba menyembuhkan dirinya sendiri dengan menciptakan sel-sel baru. Meski tampak menguntungkan, hal ini justru meningkatkan risiko terjadinya kanker hati.

Semakin banyak sel-sel baru yang dibuat oleh hati, maka semakin besar pula kemungkinan terjadinya mutasi sel di hati. Lama-kelamaan, sel-sel tadi akan berubah jadi sel kanker yang menggerogoti hati.

Berbagai gejala kanker hati meliputi:

  • Nyeri perut bagian kanan
  • Hilang nafsu makan dan mual
  • Penurunan berat badan secara drastis
  • Mata dan kulit tampak menguning
  • Kaki dan perut membengkak

Sirosis hati dan kanker hati umumnya dapat diatasi dengan transplantasi hati. Namun yang terpenting, terapkan pola hidup sehat dan jauhi alkohol bila Anda tidak ingin terkena sirosis maupun kanker hati.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

5 Fungsi Antiseptik Cair Selain untuk Mandi

Antiseptik mampu memusnahkan atau menghambat perkembangan bakteri pada jaringan hidup. Yuk, baca 5 fungsi antiseptik cair untuk kesehatan Anda dan keluarga.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro

Kenapa Kita Sering Ngantuk Saat Puasa?

Penelitian menunjukkan bahwa pukul 14.00 sampai 16.00 adalah waktunya kantuk menyerang saat kita berpuasa. Kenapa sering ngantuk saat puasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Hari Raya, Ramadan 07/05/2020

Dua Vitamin dan Mineral yang Paling Diperlukan Tubuh Selama Puasa

Ketika bulan puasa, banyak orang yang mudah sakit dan merasa cepat lemas. Karena itu, Anda butuh minum vitamin C dan zinc untuk mengatasinya. Mengapa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hari Raya, Ramadan 01/05/2020

Yang Terjadi Dalam Tubuh Saat Kita Berpuasa

Saat puasa kita tidak boleh makan dan minum. Penasaran tidak, apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh saat kita berpuasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Hari Raya, Ramadan 28/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
mulut terasa pahit saat puasa

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020
minum madu saat sahur

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
diabetes dan kanker hati

Diabetes Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Hati, Ini Tips Mencegahnya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 16/05/2020