Waspadai Komplikasi yang Ditimbulkan Oleh Kanker Hati

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Bagi para penderita kanker hati, mengalami gejala-gejalanya saja sudah menyakitkan, apalagi terkena komplikasinya. Komplikasi yang disebabkan oleh kanker hati dapat terjadi sebelum dan sesudah operasi. Nah, agar Anda lebih waspada, berikut ini berbagai risiko yang bisa Anda alami ketika menderita kanker hati.

Kanker hati merusak sebagian besar organ tubuh

Kanker hati terjadi ketika pertumbuhan sel-sel pada hati menjadi tidak normal. Penyakit ini jelas berbahaya.

Mengapa? Organ hati memegang peranan penting dalam membersihkan darah dari racun dan zat berbahaya lainnya. Nah, jika sel kanker berhasil menguasai liver, tentu saja kondisi ini membuka peluang terjadinya komplikasi kanker hati karena fungsi pembersihan racun tidak berjalan dengan baik.

Komplikasi kanker hati yang mungkin timbul

Seperti beberapa penyakit lainnya, kanker hati juga dapat menyebabkan komplikasi. Beberapa di antaranya yang tak bisa Anda sepelekan, antara lain:

1. Anemia

anemia defisiensi vitamin adalah

Komplikasi yang paling umum terjadi akibat kanker hati adalah anemia. Sel darah merah yang menurun drastis pada penderita kanker hati terjadi akibat perdarahan karena kurangnya darah yang membeku.

Gejala awal yang ditimbulkan oleh anemia bisa berupa sulit bernapas, demam, nyeri di dada, hingga pembengkakan pada tangan dan kaki.

Jika Anda seorang penderita kanker hati dan mengalami gejala di atas, segera konsultasikan ke dokter Anda untuk perawatan lebih lanjut

2. Saluran empedu rusak

menjaga kesehatan empedu

Sebagai penghasil cairan empedu, sel kanker yang ada di hati tentu akan memengaruhi empedu pada tubuh Anda. Saluran empedu terletak dekat dengan hati, sehingga tidak menutup kemungkinan sel-sel jahat kanker juga turut merusak jalur empedu ke kantung empedu.

Berikut ini adalah gejala yang menandakan bahwa saluran empedu Anda rusak.

  • Mual dan muntah
  • Sering mengalami nyeri pada perut bagian kanan atas.
  • Penyakit kuning
  • Gatal-gatal

Berkonsultasilah ke dokter apabila Anda mengalami tanda-tanda di atas. Komplikasi akibat kanker hati yang stau ini juga perlu mendapatkan perhatian yang serius.

3. Hipertensi portal

mencegah hipertensi tekanan darah tinggi

Salah satu komplikasi dari kanker hati adalah hipertensi portal. Hipertensi portal terjadi ketika darah sulit mengalir melalui pembuluh darah kecil menuju pembuluh darah besar.

Kondisi ini menyebabkan adanya tekanan pada pembuluh vena dan pembuluh darah lainnya, seperti yang ada di kerongkongan.

Terkadang, hipertensi portal menyebabkan perdarahan hebat hingga membuat penderita kanker hati muntah darah atau darahnya mengalir lewat usus mereka.

Itu sebabnya, hipertensi portal memerlukan pengobatan yang cepat dan tepat.

4. Hiperkalsemia

Selain mengalami komplikasi berupa hipertensi, penderita kanker hati juga rentan kelebihan kalsium di dalam tubuh mereka (hiperkalsemia). Kondisi ini ternyata bisa disebabkan oleh beberapa hal yang terkait kanker, yaitu:

  • Sel kanker telah menyebar ke tulang dan membuatnya menjadi terurai sehingga terjadi peningkatan kalsium dalam darah.
  • Terpengaruhnya kerja ginjal yang terbiasa membuang kalsium yang berlebih di dalam darah.
  • Tumor memproduksi protein yang perannya hampir mirip dengan hormon paratiroid, yaitu hormon yang bertugas melepaskan kalsium ke dalam darah.

Gejala hiperkalsemia akibat komplikasi kanker hati yang mungkin Anda rasakan antara lain sering mual dan muntah, lemah otot, hingga kematian bila tidak ditangani dengan cepat.

5. Sindrom hepatorenal

Sindrom Hepatorenal adalah

Sindrom hepatorenal adalah penyakit yang disebabkan oleh gagal ginjal dan gangguan hati tingkat lanjut. Komplikasi yang dapat muncul dari kanker hati ini harus segera ditangani karena dapat membahayakan nyawa Anda.

Sindrom ini terjadi karena adanya perubahan pembuluh darah dan berkurangnya pasokan darah menuju ginjal. Sebanyak 40% orang yang menderita kanker hati biasanya juga mengalami sindrom hepatorenal.

6. Ensefalopati hepatik

Ensefalopati Hepatik adalah

Terjadinya perubahan kepribadian, psikologis, dan sistem saraf ternyata juga bisa muncul akibat komplikasi kanker hati. Kondisi yang disebut ensefalopati hepatik ini dipicu oleh tingginya kadar amonia yang ada di tubuh.

Kadar amonia yang tinggi disebabkan oleh hilangnya fungsi hati sebagai pemecah amonia, sehingga membuatnya masuk ke dalam darah menuju otak. Oleh karena itu, penderita kanker hati bisa menderita gangguan otak.

Gejala penyakit ini biasanya berupa bingung dan pikun, suasana hati berubah-ubah, bau mulut, pembengkakan pada kaki dan perut, hingga penurunan kesadaran.

Umumnya, penyakit ini bisa diobati, tetapi tingkat kesembuhannya tergantung pada seberapa jauh sel kanker menyebar.

Pengobatan kanker hati yang bisa menimbulkan komplikasi

Siapa yang tak ingin mendapatkan kesembuhan setelah divonis? Itu sebabnya, penderita kanker rela menjalani berbagai pengobatan dan operasi untuk mengangkat tumor dan sel kanker di hati.

Meski bertujuan untuk mengobati, tetap ada risiko yang membayangi ketika operasi atau pengobatan selesai dilakukan. Beberapa komplikasi yang mungkin muncul setelah pengobatan kanker hati dilakukan, yaitu:

  • Infeksi dan perdarahan saat operasi berlangsung
  • Darah menggumpal di kaki Anda atau biasa disebut Deep Vein Thrombosis/DVT
  • Cairan empedu bocor dari hati. Biasanya, hal ini membutuhkan operasi lainnya untuk menghentikan kebocoran tersebut.
  • Penyakit kuning
  • Fungsi hati Anda tidak kembali berjalan normal (gagal hati).

Untuk mencegah berbagai komplikasi yang mungkin muncul akibat kanker hati, memeriksakan diri ke dokter secara rutin adalah salah satu solusinya. Begitu juga dengan menuruti pengobatan yang dianjurkan.

Dengan begitu, peluang terjadinya komplikasi bisa diminimalisir.

Baca Juga:

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca