Benarkah Garam Jadi Penyebab Tekanan Darah Tinggi?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019
Bagikan sekarang

Garam ternyata dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi adalah salah satu pemicu penyakit jantung dan bisa mengakibatkan penumpukan cairan di dalam tubuh. Lantas, benarkah garam menjadi penyebab tekanan darah tinggi? Apa hubungan antara darah tinggi dengan garam?

Bagaimana garam dapat menjadi penyebab tekanan darah tinggi?

Garam sebetulnya sangat penting untuk tubuh. Organ ginjal yang mengontrol jumlah garam di dalam tubuh, dengan cara dikeluarkan lewat urin. Namun, ketika tingkat asupan garam sangat tinggi, garam akan menarik  banyak cairan ke dalam darah.

Nah, karena pembuluh darah penuh dengan cairan, maka volume dan tekanan dalam pembuluh darah meningkat. Kondisi tersebut yang kemudian menyebabkan tekanan darah melonjak. 

Bagi Anda yang tubuhnya sensitif dengan garam, maka bisa jadi tekanan darah Anda mudah melonjak. Namun, sebagian lainnya mungkin tidak masalah mengonsumsi garam dalam jumlah tertentu dan tidak mengalami kenaikan tekanan darah. 

Sekitar setengah dari penduduk dunia sensitif pada garam. Keturunan Afrika, orang lanjut usia, dan orang-orang dengan diabetes lebih sering sensitif terhadap garam. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, alangkah lebih baik untuk mengurangi asupan garam Anda.

manfaat garam untuk kesehatan

Apa penyebab tekanan darah tinggi hanya karena asupan garam saja?

Tidak. Ada banyak faktor penyebab tekanan darah tinggi. Selain jumlah natrium yang ada di dalam garam, keseimbangan antara jumlah natrium, kalium, dan magnesium juga penting.

Jika Anda memiliki penyakit ginjal, Anda mungkin perlu berhati-hati terhadap berapa banyak natrium, kalium, dan magnesium yang Anda konsumsi setiap hari.

Asupan kalium dan magnesium mungkin harus dibatasi, dan dokter Anda mungkin akan memeriksa kadar kalium dan magnesium untuk memastikan bahwa kedua zat ini tetap dalam kisaran normal.

Bagaimana cara membatasi asupan garam?

Sebenarnya, kebutuhan natrium untuk orang dewasa yang sehat adalah sekitar  2000 miligram, atau setara dengan satu sendok teh garam dapur per harinya. Namun, kebanyakan orang mengonsumsi sekitar 10 kali dari jumlah tersebut setiap hari, entah itu dari penggunaan garam dapur yang berlebihan hingga terlalu sering makan makanan kemasan yang kandungan natriumnya tinggi.

Sedangkan jumlah garam yang disarankan untuk orang dengan tekanan darah tinggi adalah sekitar 1500 miligram per hari. Memang, makanan terasa tidak sedap dan enak jika tak menggunakan garam.

Namun, Anda bisa mengakalinya dengan menambahkan berbagai bumbu dapur alami dalam masakan, alih-alih menggunakan garam yang terlalu banyak.  Gunakan rempah-rempah seperti bawang putih, lada, kemiri dan jinten untuk menambah rasa pada masakan.

makanan kemasan

Hindari juga makan makanan olahan, dan mulai sekarang coba Anda masak makanan sehat untuk Anda sendiri. Perlu diketahui, makanan olahan biasanya menggunakan garam sebagai aditif.

Hampir 80 persen dari asupan garam harian rata-rata orang berasal dari makanan olahan. Jika kita hanya makan makanan alami dan membatasi penggunaan garam meja, kita akan mampu untuk menghilangkan kelebihan garam dalam diet kita.

Apa saja makanan yang harus dihindari?

Garam dapat tersembunyi dalam banyak makanan olahan. Cobalah untuk makan sebagian besar buah-buahan dan daging segar. Hindari bumbu-bumbu siap saji, asinan, acar, ham, bacon, salsa, keju, makanan olahan dingin, kaldu, makanan kaleng, dan makanan apa pun yang diproses.

Daftar ini sebenarnya lebih panjang lagi Anda perlu memeriksa kandungan sodium pada label makanan dan berpikir dua kali untuk makan makanan dengan lebih dari 100 mg garam per porsi. Beberapa makanan ini baik-baik saja jika dimakan setiap hari, tapi jangan terlalu banyak.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

Apa saja makanan, minuman, dan kebiasaan buruk yang harus menjadi pantangan bagi penderita darah tinggi? Simak penjelasan lengkapnya di Hello Sehat.

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah

Kenali Sirtfood Diet yang Bikin Berat Badan Adele Turun

Baru-baru ini masyarakat dikejutkan dengan foto Adele yang terlihat langsing di akun Instagramnya. Nyatanya, penyanyi terkenal ini menjalani sirtfood diet.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Resep Bola-Bola Cokelat untuk Buka Puasa yang Bisa Dibuat Bareng Si Kecil

Bingung mau bikin menu buka puasa seperti apa? Anda bisa membuat bola-bola cokelat bersama si kecil, ini resep mudah yang bisa diikuti.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Hari Raya, Ramadan 06/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

makan sayuran

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
diagnosis hiv

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26/05/2020
makanan lebaran sehat

3 Rumus Menjalani Lebaran Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maizan Khairun Nissa
Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020
senam hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020