Makanan yang Bisa Menjadi Penyebab Darah Tinggi, Apa Saja?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19/12/2019
Bagikan sekarang

Garam merupakan salah satu hal utama yang dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Oleh karena itu, orang dengan tekanan darah tinggi atau hipertensi disarankan untuk membatasi asupan garamnya. Tidak hanya garam biasa atau garam meja yang biasa ditambahkan dalam masakan, tetapi makanan yang mengandung garam atau natrium dalam bentuk lain juga bisa jadi merupakan penyebab utama tekanan darah Anda tinggi. Lalu, apa saja makanan penyebab darah tinggi yang harus dihindari? Simak ulasannya di bawah ini.

Apa saja makanan penyebab atau pemicu tekanan darah menjadi tinggi?

American Heart Association dan U.S. Dietary Guidelines merekomendasikan agar Anda membatasi asupan natrium sebesar 2300 mg per hari dan untuk Anda yang menderita tekanan darah tinggi dibatasi hanya 1500 mg natrium per hari.

Selain garam, daftar makanan berikut ini sebaiknya juga Anda hindari karena berpotensi menjadi penyebab atau pemicu darah tinggi, terutama jika Anda mempunyai hipertensi.

1. Makanan olahan dan makanan kalengan

Makanan olahan dan makanan kalengan merupakan penyebab darah tinggi yang tidak boleh terlalu sering Anda konsumsi. Sebab, makanan tersebut mengandung garam dalam jumlah tinggi.

Garam yang mengandung natrium ini digunakan pada makanan olahan atau kalengan sebagai pengawet sehingga daya simpan makanan menjadi lebih lama. Namun sayangnya, terlalu banyak asupan garam dalam makanan olahan dapat menjadi penyebab utama tekanan darah Anda tinggi.

Oleh karena itu, penderita hipertensi disarankan untuk membatasi bahkan menghindari konsumsi makanan olahan dan makanan kalengan karena berpotensi menjadi pemicu darah tinggi. Konsumsilah makanan segar yang terbukti lebih sehat untuk Anda dan tidak termasuk dalam penyebab darah tinggi.

Jika pun Anda ingin mengonsumsi makanan olahan, makanan kemasan, atau pun makanan kalengan, sebaiknya perhatikan berapa kandungan garam atau natrium yang ada di dalamnya (baca informasi nilai gizi), sehingga Anda dapat mengontrol asupan garam Anda.

2. Acar mentimun

Pernah mencoba pickle atau acar mentimun? Ternyata kandungan garam atau natrium dalam pickle sangat tinggi, sehingga acar termasuk dalam makanan penyebab darah tinggi.

Mentimun sengaja dibiarkan dalam air garam, sehingga garam terserap ke dalamnya. Semakin lama mentimun atau sayuran lain di air garam, semakin banyak pula garam yang diserap. Akibatnya, acar mentimun pun menjadi makanan penyebab atau pemicu darah tinggi.

3. Fast food

Makanan fast food, seperti pizza, ayam goreng, hamburger, kentang goreng, dan lainnya, sangat tinggi akan garam atau natrium. Tidak mengherankan jika jenis-jenis makanan tersebut termasuk dalam penyebab utama darah tinggi.

Garam inilah yang membuat rasa makanan fast food tersebut menjadi enak. Belum lagi kandungan lemak yang juga tinggi dalam makanan fast food membuat makanan ini termasuk dalam penyebab atau pemicu utama darah tinggi.

4. Produk yang mengandung tomat

Produk seperti pasta tomat, saus tomat, makanan kalengan dengan bumbu tomat, atau produk yang mengandung tomat ternyata juga mengandung natrium yang sangat banyak, sehingga dapat menjadi penyebab dan pemicu darah tinggi.

Makanan siap saji ini mungkin memudahkan Anda dalam penyajian dan mempunyai rasa yang enak, namun di balik itu semua terkandung zat-zat penyebab darah tinggi yang berbahaya bagi kesehatan Anda. Jika Anda mempunyai tekanan darah tinggi, sebaiknya batasi konsumsi produk ini.

5. Kulit ayam

Siapa yang tidak suka dengan kulit ayam? Rasanya yang gurih dan kenyal membuat orang akan memakannya terlebih dulu atau menyisakannya untuk makan di akhir.

Namun, ternyata di balik rasanya yang sangat enak tersebut, kulit ayam sangat berbahaya dan merupakan makanan yang berpotensi menjadi penyebab darah tinggi. Mengapa?

Kulit ayam adalah makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans tinggi penyebab darah tinggi. Mengonsumsi terlalu banyak lemak jenuh dan lemak trans dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat Anda.

Kadar kolesterol LDL yang tinggi dalam darah dapat meningkatkan tekanan darah Anda, membuat hipertensi menjadi makin buruk, bahkan bisa menyebabkan penyakit jantung koroner.

6. Makanan atau minuman yang mengandung pemanis buatan

Jangan pikir hanya garam saja yang berbahaya untuk para penderita hipertensi, tapi ternyata gula juga berbahaya. Asupan gula berlebih, terutama yang diperoleh dari pemanis buatan dalam makanan olahan, dapat dihubungkan dengan peningkatan kenaikan berat badan dan obesitas. Nah, orang dengan obesitas ini dapat dengan mudah mengalami tekanan darah tinggi.

Selain itu, penelitian yang dipublikasikan oleh British Medical Journal (BMJ) tahun 2014 juga telah membuktikan bahwa asupan gula tambahan dari makanan olahan dapat meningkatkan risiko Anda mengalami tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke, daripada asupan garam tambahan. Oleh karena itu, makanan yang mengandung pemanis atau gula tambahan termasuk dalam penyebab darah tinggi yang harus Anda jauhi.

American Heart Association pun telah merekomendasikan untuk membatasi asupan gula tambahan, yaitu sebesar 6 sendok teh (sekitar 24 gram) per hari untuk wanita dan 9 sendok teh (sekitar 36 gram) untuk pria.

7. Kopi atau minuman yang berkafein

Kopi, minuman satu ini menjadi favorit banyak orang dari berbagai kalangan. Tapi, bagi Anda yang mempunyai hipertensi atau prehipertensi harap berhati-hati karena kafein dalam makanan dan minuman berpotensi menjadi penyebab darah tinggi.

Mungkin sekarang adalah waktunya untuk menghilangkan kebiasaan mengopi Anda. Terlalu banyak kopi yang Anda minum atau terkandung dalam makanan Anda dapat menjadi penyebab tekanan darah semakin tinggi. Bahkan, jika Anda tidak teratur mengonsumsi kopi, secangkir kopi di pagi hari sudah bisa membuat tekanan darah Anda naik.

Para ahli menduga bahwa kafein dalam kopi dapat menghambat pelepasan hormon adenosin, yaitu hormon yang menjaga pembuluh darah tetap melebar.

Selain itu, kafein juga dapat merangsang kelenjar adrenal untuk melepaskan hormon adrenalin dan kortisol lebih banyak, sehingga termasuk dalam makanan penyebab darah tinggi.

Tidak hanya kopi saja, namun teh, minuman soda, minuman berenergi, serta makanan dan minuman kafein lainnya dapat menjadi penyebab atau pemicu pada kondisi darah tinggi Anda.

Tips menghindari makanan penyebab atau pemicu tekanan darah tinggi

Setelah mengetahui apa saja daftar makanan yang berpotensi menjadi pemicu darah tinggi, lalu bagaimana tips yang tepat untuk menghindari makanan-makanan penyebab darah tinggi tersebut?

Untuk Anda yang menderita hipertensi, ada baiknya Anda mulai melakukan perubahan pada pola makan Anda dan menghindari makanan pemicu darah tinggi. Anda dapat mulai dengan mengurangi secara perlahan konsumsi garam, gula, serta makanan-makanan penyebab darah tinggi lainnya yang telah disebutkan di atas.

Selain itu, Anda juga dapat mencoba menjalani diet yang dikhususkan untuk penderita hipertensi, yaitu diet DASH. Diet ini berfokus pada pengurangan makanan yang mengandung natrium, lemak, dan kolesterol yang menjadi penyebab darah tinggi. Selain itu, diet ini juga terdiri dari makanan yang kaya akan protein, serat, vitamin, dan mineral.

Maka dari itu, Anda akan lebih banyak mengonsumsi makanan seperti buah-buahan, sayur mayur, gandum utuh, serta daging dalam diet ini, sehingga Anda dapat terhindar dari penyebab darah tinggi.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) Bisa Memicu Hipertensi?

Menurut penelitian di tahun 2018, keadaan post-traumatic stress disorder yang dimiliki seseorang bisa memicu naiknya risiko hipertensi.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Tidur Siang Baik untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Sebuah studi menyatakan bahwa tidur siang dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Simak selengkapnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

4 Tips Mudah Mengurangi Makan Garam Agar Tak Kena Hipertensi

Katanya, makanan tanpa garam tak sedap. Namun, jika makan garam terlalu banyak bikin tekanan darah naik. Lalu, bagaimana cara mengurangi makan garam?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M

Makan Crab Stick Setiap Hari, Apa Dampaknya bagi Tubuh?

Crab stick adalah produk olahan yang sering dikonsumsi sebagai alternatif kepiting segar. Namun, apakah makan crab stick setiap hari baik bagi kesehatan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 28/10/2019

Direkomendasikan untuk Anda

senam hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
pantangan darah tinggi

11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
tekanan darah tinggi saat puasa

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020
mengukur tekanan darah anak

Panduan Lengkap Mengukur Tekanan Darah Anak di Rumah

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020