Awas, Terlalu Sering Minum Obat Maag Jenis Ini Bisa Picu Penyakit Ginjal

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang punya penyakit asam lambung, pasti terbayang bukan betapa sengsaranya ketika gejala mulai kumat? Penyakit asam lambung yang kadang juga dikenal sebagai maag biasanya ditandai dengan dada terasa nyeri atau terbakar, batuk, dan sakit tenggorokan. Untuk meredakan gejala penyakit asam lambung, Anda mungkin jadi sering minum obat maag.

Akan tetapi, minum obat maag terlalu sering bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya buat kesehatan Anda. Sejumlah penelitian terbaru menguak bahwa orang-orang yang kerap mengonsumsi obat maag lebih rentan mengalami penyakit ginjal di kemudian hari. Bagaimana bisa, ya? Simak ulasannya berikut ini.

Mengenal obat maag jenis proton pump inhibitor (PPI)

Ada berbagai jenis obat maag yang tersedia di apotek dan dijual bebas di toko-toko. Salah satu jenisnya yang paling umum adalah obat maag proton pump inhibitor, disingkat PPI. Contoh obat maag PPI antara lain esomeprazole, omeprazole, dan lansoprazole.

Cara kerja obat ini adalah menghambat sel-sel yang bertanggung jawab untuk menghasilkan asam lambung. Orang yang punya penyakit lambung memang rentan mengalami asam lambung naik, yaitu ketika enzim dari lambung (asam lambung) naik menuju kerongkongan.

Dibandingkan dengan jenis obat-obatan untuk penyakit asam lambung lainnya, sejauh ini memang PPI jadi favorit banyak orang karena khasiatnya yang manjur dan cepat. Oleh sebab itu pula orang-orang jadi sering minum obat maag ini, bahkan untuk mencegah gejalanya sebelum muncul. Karena sudah terbiasa, orang-orang yang punya penyakit asam lambung akan mengonsumsi obat ini dalam jangka waktu yang lama, hingga bertahun-tahun.

Dampak terlalu sering minum obat maag PPI pada ginjal

Tanpa disadari, terlalu sering minum obat maag PPI ternyata berdampak negatif pada organ tubuh Anda yang lain, yaitu ginjal. Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal ilmiah BioMed Central Nephrology mencatat bahwa dari total 24.000 pasien penyakit ginjal kronis yang diteliti, satu dari setiap empat pasien pernah menjalani pengobatan dengan obat maag PPI.

Studi terpisah yang dimuat dalam Journal of the American Medical Association (JAMA) juga membuktikan hal yang serupa. Menurut penelitian ini, orang yang sering minum obat maag PPI memiliki risiko 20-50% lebih besar mengidap penyakit ginjal kronis.  

Para ahli penyakit dalam masih terus mempelajari bagaimana tepatnya obat maag jenis PPI menyebabkan penyakit ginjal kronis. Akan tetapi, salah satu teori yang banyak dipercaya adalah efek samping dari PPI itu sendiri dalam tubuh manusia. Obat maag PPI dicurigai dapat menurunkan kadar magnesium secara drastis. Padahal, magnesium sangat dibutuhkan oleh ginjal agar bisa berfungsi dengan baik.

Selain itu, lama-lama ginjal juga bisa rusak kalau Anda sering mengalami nefritis interstisial, yaitu peradangan jaringan nefron. Peradangan ini diketahui bisa terjadi sebagai efek samping dari konsumsi obat maag PPI.

Haruskah saya berhenti minum obat maag PPI?

Karena ada risiko penyakit ginjal, Anda mungkin jadi ragu untuk meneruskan pengobatan dengan obat maag PPI. Namun, sebelum menghentikan pengobatan Anda sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter penyakit dalam. Pasalnya, bila Anda mengidap penyakit asam lambung yang cukup parah, Anda mungkin tetap membutuhkan PPI dalam dosis yang wajar. Jadi, jangan melebihi dosis yang dianjurkan dokter dan apoteker Anda.

Tanyakan juga pada dokter kalau Anda boleh ganti obat maag lainnya. Obat penghambat reseptor H2 seperti ranitidin bisa membantu mengatasi masalah pencernaan Anda tanpa meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis dalam jangka panjang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 4 menit baca

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22/06/2020 . 5 menit baca

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Setelah melakukan pengobatan yang cukup panjang dan kanker dinyatakan sembuh, rasanya sangat melegakan. Namun, bagaimana kalau kanker kembali muncul?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Hidup Sehat, Tips Sehat 21/06/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . 4 menit baca
mengatasi mimpi buruk

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . 5 menit baca
mitos fakta cacingan

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/06/2020 . 5 menit baca
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca