Nyeri sendi mempengaruhi setiap orang setidaknya sekali dalam seumur hidup. Ini adalah masalah yang sangat umum dengan banyak penyebab. Secara umum, nyeri sendi adalah hasil dari gangguan sendi atau cedera sendi. Berikut ini adalah beberapa penyebab umum nyeri sendi:

Arthritis

Arthritis adalah penyebab paling umum dari nyeri sendi. Dua jenis utama dari arthritis adalah osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Arthritis menyebabkan kerusakan pada tulang rawan sendi, yang menyebabkan pembengkakan, peradangan, kekakuan dan ketidakmampuan untuk bergerak. Ini biasanya mempengaruhi pergelangan tangan, tangan, pinggul dan lutut. Tulang rawan pada sendi berfungsi sebagai bantalan dan penyerap syok pada sendi Anda.

Osteoarthritis biasanya merupakan proses bertahap di mana kerusakan tulang rawan memburuk dari waktu ke waktu. Obesitas dapat menyebabkan tekanan pada sendi Anda dan membuat Anda lebih berisiko terhadap jenis arthritis. Biasanya dengan tetap aktif dan menjaga berat badan yang sehat dapat memperlambat perkembangan tersebut.

Rheumatoid arthritis adalah gangguan sendi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan normal di sendi Anda. Hal ini menyebabkan peradangan, yang menyebabkan nyeri sendi dan kerusakan tulang rawan. Rheumatoid arthritis lebih sering mempengaruhi wanita daripada pria dan dapat merusak serta melemahkan sendi dari waktu ke waktu. Selain peradangan, penumpukan cairan dapat menambah nyeri sendi.

Radang sendi

Ada berbagai jenis kondisi yang dapat menyebabkan radang sendi. Ketika lapisan jaringan sendi meradang ini disebut sinovitis traumatis. Ketika bantalan-bantalan di sekitar sendi meradang, maka ini disebut bursitis. Kondisi ini umumnya akibat dari cedera sendi. Cara terbaik untuk mencegah cedera sendi adalah dengan menggunakan pakaian pelindung dan sepatu yang tepat saat bermain olahraga atau saat melakukan kegiatan lainnya.

Encok/gout atau pseudogout

Encok menyebabkan serangan sakit secara tiba-tiba, kemerahan dan nyeri pada sendi, yang biasanya terjadi pada jempol kaki. Encok disebabkan oleh penumpukan asam urat, yang merupakan produk sampingan dari pemecahan protein. Ginjal biasanya tidak dapat menghilangkan asam urat berlebih jika tidak berfungsi dengan baik atau ketika Anda mengonsumsi makanan tertentu dengan tingkat asam urat tinggi. Makanan ini termasuk daging merah, makanan laut, dan bir.

Ketika kadar asam urat menjadi tinggi, pembentukan kristal pada sendi menyebabkan peradangan dan sakit parah. Jika tingkat menjadi sangat tinggi, akan terjadi pembentukan kristal pada sendi. Kristal menyebabkan sendi menjadi meradang dan sangat menyakitkan. Anda dapat mengelola gout Anda dengan olahraga teratur dan diet yang sehat. Alih-alih meminum alkohol dan minuman manis, Anda harus minum banyak air mineral.

Pseudogout adalah kondisi yang mirip dengan gout, dimana kristal kalsium disimpan di dalam dan sekitar sendi. Namun, tidak seperti gout, pseudogout biasanya mempengaruhi sendi lutut. Penyebab pseudogout masih belum jelas. Usia tua dan riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko.

Kerusakan tempurung lutut

Pernahkah Anda mendengar tentang chondromalacia? Ini juga dikenal sebagai “lutut pelari” dan adalah suatu kondisi di mana tulang rawan di tempurung lutut Anda (patella) rusak. Hal ini dapat terjadi pada orang yang masih muda dan aktif serta pada dewasa tua yang memiliki arthritis. Chondromalacia paling sering disebabkan oleh cedera akibat olahraga berlebihan atau keselarasan lutut yang tidak benar, yang terlihat pada banyak pelari. Anda dapat mengobati masalah ini sendiri dengan anti-inflamasi, kantong es, dan istirahat.

Keseleo dan tegang

Nyeri sendi juga bisa disebabkan karena keseleo dan tegang. Kadang-kadang ketika Anda mengalami keseleo atau ketegangan, ligamen menjadi robek. Ligamen Anda adalah jaringan yang menghubungkan tulang di sendi. Keseleo dan tegang biasanya terjadi ketika Anda jatuh, atau terluka. Selain nyeri sendi, Anda mungkin mengalami pembengkakan dan kesulitan bergerak. Dalam beberapa kasus, kejang otot dapat terjadi. Pengobatan awal untuk keseleo dan tegang meliputi mengistirahatkan bagian yang terluka, terapi es dan perban untuk kompres dan menstabilkan sendi.

Ini adalah penyebab paling umum untuk nyeri sendi. Cara terbaik untuk mengendalikan risiko Anda adalah melalui olahraga yang tepat, diet sehat dan mengenakan pelindung selama aktivitas fisik.

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca