Apakah Penyakit Diabetes Insipidus Bisa Disembuhkan?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Anda mungkin mengira bahwa penyakit diabetes insipidus sama dengan diabetes mellitus. Faktanya, kedua penyakit ini berbeda satu sama lain, baik dari penyebab dan pengobatannya. Nah, jika diabetes mellitus tidak bisa disembuhkan, apakah diabetes insipidus bisa sembuh? Jangan asal mengira-ngira, yuk cari tahu jawaban validnya dalam ulasan berikut.

Apa itu penyakit diabetes insipidus?

Diabetes insipidus bukanlah penyakit yang berkaitan langsung dengan gula darah. 

Diabetes insipidus adalah kondisi langka yang terjadi ketika tubuh tidak dapat menyeimbangkan kadar cairannya. Hal ini menyebabkan Anda terus-terusan merasa haus meski sudah cukup banyak minum, serta buang air kecil lebih sering.

Penyakit diabetes insipidus disebabkan oleh gangguan pada bagian otak yang disebut hipotalamus. Penyakit ini menyebabkan hipotalams tidak menghasilkan cukup hormon antidiuretik (ADH), atau dikenal juga vasopresin. Padahal, ADH bertugas untuk mendukung fungsi ginjal dalam menyerap dan mengeluarkan cairan tubuh. Gangguan yang terjadi pada hormon ADH ini dapat menyebabkan ginjal tidak dapat menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh.

Mengalami cedera kepala, riwayat operasi di bagian otak, kelainan ginjal atau memiliki tumor yang tumbuh di kelenjar otak merupakan sejumlah hal lain yang juga bisa memicu gangguan produksi hormon ADH. Selain itu, kondisi ini juga dapat disebabkan kelainan pada ginjal yang memengaruhi produksi ADH.

Penyakit diabetes insipidus bisa dialami oleh siapa saja di semua kalangan usia, tapi lebih sering terjadi pada laki-laki dibanding perempuan.

Lantas, apakah diabetes insipidus bisa sembuh?

Pengidap diabetes insipidus tidak bisa sembuh. Artinya, penyakit ini bersifat permanen dan akan terus ada seumur hidup mereka.

Meski tidak bisa sembuh, diabetes insipidus dapat dikendalikan dengan pengobatan yang tepat guna meredakan gejalanya. Pengobatan penyakit ini pun beragam, disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya.

Jika disebabkan karena defisiensi hormon ADH, dokter mungkin akan meresepkan obat desmopressin yang mengandung ADH sintesis. Selama minum obat tersebut, dokter biasanya akan mewanti-wanti pasien untuk mengontrol asupan cairan yang masuk ke dalam tubuh. Anda mungkin tidak diperbolehkan minum terlalu banyak karena hal tersebut justru semakin menumpuk cairan dalam tubuh. Alhasil, kondisi Anda akan semakin buruk.

Sementara jika penyebabnya adalah tumor di hipotalamus atau kelenjar hipofisis, operasi pengangkatan tumor sering kali jadi pilihan terbaik. Dokter mungkin juga akan meresepkan obat diuretik seperti hydrochlorothiazide untuk membantu menyeimbangkan kadar garam dan air dalam tubuh, sehingga Anda tidak lagi merasa haus terus-terusan dan buang air kecil terlalu sering.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Pilihan Pengobatan Efektif untuk Kanker Ginjal

Pertumbuhan sel kanker dari ginjal tergolong cepat, pengobatan harus segera dilakukan jika sudah terdiagnosis. Simak berbagai pilihan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

6 Pilihan Makanan Sehat untuk Pasien Penyakit Ginjal

Berbagai bahan makanan ini aman dan tentunya sehat dikonsumsi untuk pasien penyakit ginjal. Yuk, ketahui selengkapnya di sini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Tips Panjang Umur Jika Anda Menderita Diabetes

Diabetes dulu disebut "penyakit orang tua" karena banyak menyerang orang-orang usia senja. Tapi sekarang lebih banyak penderita diabetes yang mati muda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Diabetes, Health Centers 14/11/2019 . 5 menit baca

Fakta Seputar Penyakit Diabetes Mellitus di Indonesia

Diabetes merupakan salah satu masalah kesehatan terbesar yang dihadapi seluruh masyarakat Indonesia. Berikut berbagai fakta seputar diabetes di Indonesia.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Diabetes, Health Centers 14/11/2019 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . 5 menit baca
fungsi air untuk ginjal

Fungsi Penting Air Putih untuk Menjaga Kesehatan Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 02/06/2020 . 3 menit baca
vaksin untuk pasien ginjal

Mengapa Pasien Ginjal Perlu Diberikan Vaksin Tertentu? Ini Penjelasannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 01/05/2020 . 4 menit baca
manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 26/04/2020 . 4 menit baca