Bau Mulut Parah? Mungkin Diam-Diam Anda Punya Diabetes

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda memiliki bau mulut, itu bisa menjadi tanda ada yang bermasalah pada kondisi kesehatan Anda. Jika Anda memiliki diabetes, napas Anda bisa menjadi salah satu cara mengetahui kondisi diabetes Anda. Apa benar bau mulut bisa menjadi gejala diabetes?

Apa hubungan bau mulut dan diabetes?

Aroma napas manusia bisa digunakan sebagai  petunjuk adanya masalah kesehatan pada tubuh. Sama seperti gejala napas bau diabetes, bau amonia atau bau mulut yang busuk dapat berhubungan dengan penyakit ginjal atau tanda anoreksia nervosa. Penyakit lain seperti asma, fibrosis sistik, kanker paru-paru, dan penyakit hati juga dapat menyebabkan bau yang berbeda pada napas.

Dokter menggunakan bau mulut, atau juga disebut halitosis, untuk mengidentifikasi diabetes. Baru-baru ini, para peneliti telah menemukan bahwa memeriksa napas menggunakan alat infra merah secara efektif dapat mengidentifikasi apakah Anda memiliki gejala prediabetes atau bahkan diabetes stadium awal. Selain itu, para peneliti di Western New England University sedang menguji breathalyzer yang dapat mengukur kadar glukosa darah.

Mengapa diabetes bisa memicu bau mulut?

penyebab vagina bau

Halitosis atau bau mulut karena diabetes bisa disebabkan karena dua hal. Apa saja?  

1. Penyakit periodontitis

Diabetes dan penyakit periodontitis (penyakit gusi) saling berhubungan, bahkan bisa membuat kondisi keduanya semakin parah bila dibiarkan. Menurut sebuah laporan di IOSR Journal of Dental and Medical Sciences, diperkirakan 1 dari 3 orang dengan diabetes juga akan mengalami penyakit periodontitis. Penyakit jantung dan stroke, yang merupakan komplikasi dari diabetes, juga terkait dengan penyakit periodontitis.

Diabetes dapat mengurangi aliran darah ke seluruh tubuh Anda, termasuk gusi Anda. Jika gusi dan gigi tidak menerima asupan darah yang cukup, mereka bisa menjadi lemah dan lebih rentan terhadap infeksi.

Diabetes juga dapat meningkatkan kadar glukosa dalam mulut Anda, meningkatkan pertumbuhan bakteri, infeksi, dan bau mulut. Keadaan menjadi lebih buruk, ketika gula darah tinggi Anda menyebabkan tubuh sulit untuk melawan infeksi, yang membuat penyembuhan gusi menjadi sulit.

Penyakit periodontitis, juga disebut penyakit gusi, termasuk gingivitis, periodontitis ringan, dan periodontitis lanjut. Dalam penyakit ini, bakteri menyerang jaringan dan tulang yang menyokong gigi Anda. Hal ini dapat menyebabkan peradangan. Peradangan dapat mempengaruhi metabolisme dan meningkatkan gula darah Anda, yang memperburuk diabetes. Jika Anda mengalami penyakit periodontal, mungkin lebih susah dan makan waktu lebih lama untuk sembuh daripada orang tanpa diabetes.

Bau mulut adalah tanda umum dari penyakit periodontitis. Tanda-tandanya termasuk:

  • gusi merah atau pucat
  • gusi berdarah
  • gigi sensitif
  • gusi surut

2. Kadar keton dalam darah tinggi

Ketika tubuh Anda tidak dapat membuat insulin, sel-sel Anda tidak menerima glukosa yang mereka butuhkan untuk dijadikan energi. Untuk mengimbanginya, tubuh Anda beralih ke cadangan energi lain, yaitu dengan membakar lemak.

Membakar lemak dan bukan gula, menghasilkan keton yang menumpuk dalam darah dan urine Anda. Keton juga dapat dihasilkan ketika Anda berpuasa atau Anda sedang diet tinggi protein, dan rendah karbohidrat.

Tingkat keton yang tinggi sering menyebabkan bau mulut. Salah satu keton, aseton (zat kimia yang juga ditemukan dalam cat kuku) dapat menyebabkan bau seperti kuku pada napas Anda. Ketika kadar keton dalam tubuh melonjak melebihi batas normal, Anda berisiko mengalami kondisi berbahaya yang disebut ketoasidosis diabetik. Gejalanya berupa:

  • Bau busuk pada napas Anda
  • Lebih sering buang air kecil dari biasanya
  • Nyeri perut, mual, atau muntah
  • Kadar glukosa darah tinggi
  • Sesak napas
  • Hilang konsentrasi dan linglung

Ketoasidosis diabetik adalah kondisi yang berbahaya, sebagian besar terjadi hanya pada orang dengan diabetes tipe 1, yang gula darahnya tidak terkontrol. Jika Anda memiliki gejala-gejala ini, segera cari bantuan medis.

Apa yang dapat saya lakukan untuk mengatasi komplikasi diabetes ini?

penyebab bau mulut dari penyakit

Bersama dengan penyakit neuropati, penyakit jantung, dan penyakit lainnya, periodontitis merupakan komplikasi umum dari diabetes. Namun, Anda bisa mengambil langkah-langkah untuk mencegah penyakit gusi atau untuk mengurangi hal yang lebih parah. Kendalikan penyakit Anda dengan tips sehari-hari seperti:

  • Sikat gigi Anda setidaknya 2 kali sehari dan floss (pakai benang gigi) setiap hari.
  • Jangan lupa menyikat atau membersihkan lidah Anda, karena lidah merupakan tempat perkembangbiakan utama bakteri yang berbau busuk.
  • Minum air dan jaga mulut Anda tetap basah.
  • Gunakan permen bebas gula atau permen karet untuk merangsang air liur.
  • Kunjungi dokter gigi secara teratur dan ikuti rekomendasi pengobatan. Pastikan dokter gigi tahu Anda memiliki diabetes.
  • Dokter atau dokter gigi dapat meresepkan obat untuk merangsang produksi air liur.
  • Jika Anda memakai gigi palsu, pastikan ukurannya pas dan lepaskan saat malam hari.
  • Jangan merokok rokok.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Begini Trik Mudah untuk Mengurangi Konsumsi Gula

    Mengurangi gula tak semudah berhenti minum teh pakai gula atau menghindari makan cake. Ada banyak makanan sehari-hari yang ternyata mengandung gula tinggi.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Hidup Sehat, Tips Sehat 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

    Kanker Tiroid

    Kanker tiroid dapat terjadi baik dengan atau tanpa gejala. Supaya lebih mengenal gejala, penyebab, dan pengobatannya, simak ulasannya berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

    14 Cara Ampuh Mencegah dan Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

    Kabar baik, berbagai masalah jantung dapat Anda cegah. Cara mencegah penyakit jantung pun beragam. Apa saja tindakan pencegahan penyakit jantung?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 5 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

    Berbagai Perawatan untuk Menjaga Kesehatan Kulit

    Walaupun tidak punya masalah atau penyakit, sebaiknya kulit dirawat sejak dini. Intip ragam perawatan kulit agar lebih sehat.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
    Kesehatan Kulit 18 September 2020 . Waktu baca 8 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    daging ayam belum matang

    4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
    atrofi otot

    Informasi Lengkap Atrofi Otot, Mulai dari Gejala Hingga Pengobatan

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 18 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
    cara mengobati sakit gigi

    Berbagai Cara Mengobati Sakit Gigi yang Terbukti Ampuh

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
    penyakit pada lansia

    5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit