Kenali 5 Gejala Diabetes Ini Sebelum Terlambat

Oleh

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Federasi Diabetes Internasional, jumlah orang yang terkena diabetes tipe 2 berjumlah 330 juta di dunia pada tahun 2025. Sayangnya, sebanyak 50% orang dari jumlah ini tidak menyadari bahwa mereka mengidap diabetes. Deteksi awal gejala diabetes tipe 2 sangat diperlukan untuk mengurangi risiko penyakit komplikasi.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Michigan, deteksi awal pada pasien pengidap diabetes tipe 2 dapat mengurangi penyakit jantung bahkan kematian untuk 5 tahun mendatang, dibandingkan mereka yang tidak pernah melakukan deteksi awal penyakit ini. Lalu bagaimanakah cara untuk mendeteksi penyakit diabetes tipe 2? Simak ulasan artikel berikut untuk membantu Anda mengenali gejala diabetes tipe 2.

Mengenali penyakit diabetes tipe 2

Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas (kelenjar ludah perut) tidak memproduksi cukup insulin, atau ketika tubuh tidak secara efektif  menggunakan insulin. Diabetes biasa ditandai dengan kadar gula darah di atas normal.

Sedangkan diabetes tipe 2 adalah diabetes yang disebabkan tubuh tidak efektif menggunakan insulin atau kekurangan insulin yang relatif dibandingkan kadar gula darah. Insulin adalah hormon alami berupa hormon polipeptida yang diproduksi oleh organ pankreas, yang berfungsi dalam mengatur metabolisme karbohidrat dan tingkat gula darah (glukosa) dalam tubuh.

Pada tahun 2013, sekitar 12 juta penduduk Indonesia yang berusia di atas 15 tahun menderita diabetes tipe 2. Ini berarti 6,9 persen dari total penduduk usia di atas 15 tahun. Tapi hanya 26 persen saja yang sudah terdiagnosis, sedangkan sisanya tidak menyadari dirinya sebagai penderita diabetes tipe 2. Penelitian ini dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia.

Diabetes tipe 2 adalah penyakit progresif. Sampai itu didiagnosis dan diobati, maka akan terus memburuk dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, penyakit kardiovaskular atau jantung adalah salah satunya. Itu sebabnya deteksi dini sangat penting. Dan jika Anda didiagnosis dengan diabetes tipe 2, pemantauan dan perawatan rutin sangat penting.

Bagaimana gejala awal diabetes tipe 2?

Jika Anda mengidap penyakit diabetes tipe 2, tubuh Anda tidak menghasilkan atau menggunakan insulin dengan baik akibatnya kadar karbohidrat dan tingkat gula darah Anda tidak dapat dikendalikan. Lalu bagaimana melakukan deteksi awal untuk penyakit ini? Berikut 5 gejala diabetes tipe 2.

1. Cepat haus

Gejala seperti ini tidak berarti seseorang pasti menderita diabetes. Namun, waspadai jika Anda masih tetap haus bahkan setelah banyak minum. Gampang haus terjadi karena kadar gula berlebih dalam darah menyerap air terus menerus dari jaringan sehingga membuatnya dehidrasi.

2. Banyak buang air kecil

Banyak minum berarti juga sering buang air kecil. Orang dewasa normalnya mengekskresikan satu sampai dua liter air seni setiap harinya. Jangan remehkan kondisi selalu ingin buang air kecil, terutama di malam hari. Dehidrasi parah akibat sering kencing dapat memengaruhi fungsi ginjal.

3. Cepat lapar

Kurangnya insulin untuk memasukkan gula ke sel membuat otot dan organ melemah dan tubuh kehabisan energi. Otak akan mengira kurang energi itu karena kurang makan, sehingga tubuh berusaha meningkatkan asupan makanan dengan mengirimkan sinyal lapar.

4. Penurunan berat badan tiba-tiba

Walau nafsu makan meningkat, penderita diabetes dapat mengalami penurunan berat badan, bahkan sangat drastis.  Berhati-hatilah bila perubahannya sampai 5 persen dari berat badan. Karena kemampuan metabolisme glukosa terganggu, tubuh akan menggunakan apapun lain sebagai ‘bahan bakar’, misalnya otot dan lemak sehingga orang akan tampak kurus.

5. Rasa lelah dan lemah yang tidak biasa

Kekurangan gula akan menyebabkan kekurangan energi. Kerja tubuh akan melambat dan malah membakar otot atau lemak selama beraktivitas.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca